Maka’Dio Bengkayang: Dari Ritual Adat hingga Pesan Pembangunan Berakar Budaya

Maka’Dio Bengkayang: Dari Ritual Adat hingga Pesan Pembangunan Berakar Budaya
Bupati Bengkayang Sbastianus Darwis saat menyampaikan pengarahan membuka Gawai Dayak Bengkayang Maka'Dio. Foto: Diskominfo Bengkayang

Bengkayang - Spektroom - Suasana hangat menyelimuti Desa Cipta Karya, Kecamatan Sungai Betung, Selasa (28/4/2026), saat Gawai Dayak Bengkayang Maka’Dio ke-V digelar dengan penuh khidmat dan kebersamaan. Di tengah denyut tradisi yang kental, kehadiran Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, menjadi bagian dari rangkaian perayaan yang sarat makna.

Kedatangannya disambut melalui ritual adat Dayak yang penuh simbol, diiringi tarian tradisional dengan properti bambu kuning. Gerak tari yang ritmis tidak sekadar pertunjukan, melainkan narasi hidup tentang hubungan manusia dengan alam serta penghormatan kepada leluhur.

Warga dari berbagai usia tampak memadati lokasi kegiatan. Mereka berbaur tanpa sekat, menegaskan bahwa Maka’Dio bukan hanya perayaan seremonial, melainkan ruang kolektif untuk menjaga identitas budaya yang diwariskan lintas generasi.

Potong Bambu rintangan memasuki Areal Gawai Dayak Bengkayang Maka'Dio. Foto:Diskominfo Bengkayang

Suasana berubah khidmat ketika lagu Indonesia Raya berkumandang. Di tengah kesederhanaan desa, semangat kebangsaan terasa menguat, menunjukkan bahwa nilai-nilai lokal dan nasional berjalan seiring dalam satu harmoni.

Pembukaan Maka’Dio ditandai dengan pemukulan gong yang menggema, menandai dimulainya rangkaian kegiatan. Prosesi dilanjutkan dengan pemasangan caping dan peneduhan, sebagai simbol perlindungan, kerja keras, serta keseimbangan hidup antara manusia dan alam.

Dalam sambutannya, Sebastianus Darwis menegaskan bahwa Maka’Dio memiliki makna lebih dari sekadar agenda tahunan. Tradisi ini, menurutnya, menjadi ruang hidup bagi nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan kearifan lokal yang harus terus dijaga.

“Tradisi seperti ini adalah kekuatan kita. Dari sinilah pembangunan yang berakar bisa tumbuh,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan budaya sebagai fondasi dalam setiap langkah pembangunan daerah, agar kemajuan yang dicapai tidak tercerabut dari identitas masyarakat.

Kehadiran sejumlah pejabat daerah, termasuk wakil bupati dan unsur Forkopimda, turut menambah makna kegiatan. Namun yang paling terasa adalah kedekatan antara pemerintah dan masyarakat yang terjalin secara alami.

Dalam sesi ramah tamah di penghujung acara, suasana cair dan hangat. Percakapan sederhana, tawa ringan, serta interaksi tanpa sekat menjadi gambaran nyata bahwa Maka’Dio bukan hanya tentang masa lalu, tetapi juga tentang membangun masa depan bersama.

Bagi masyarakat Desa Cipta Karya, Maka’Dio adalah identitas. Ia menyimpan cerita tentang asal-usul, relasi dengan alam, serta nilai kebersamaan yang terus dijaga.

Di Bengkayang, Maka’Dio menjadi bukti bahwa tradisi tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu menjadi fondasi kuat bagi pembangunan yang berakar pada budaya.

Berita terkait

Kontingen Pramuka Kwarcab Batang Bersiap Unjuk Kebolehan pada Pesta Siaga se Jawa Tengah

Kontingen Pramuka Kwarcab Batang Bersiap Unjuk Kebolehan pada Pesta Siaga se Jawa Tengah

Batang-Spektroom: Kontingen Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Batang siap menampilkan berbagai keterampilan mulai dari pembuatan vlog hingga karnaval seni budaya dalam ajang Pesta Siaga Kwartir Daerah Jawa Tengah. Ajang tersebut akan berlangsung di Pusat Perkemahan Candra Bhirawa, Gunungpati, Semarang, pada 16–17 Mei 2026. Sebanyak 32 peserta yang tergabung dalam Barung

Sigit Budi Riyanto, Rafles
Pelatihan Menjahit Dorong Pengembangan SDM dan Peluang Usaha Mandiri di Banjarbaru

Pelatihan Menjahit Dorong Pengembangan SDM dan Peluang Usaha Mandiri di Banjarbaru

Junaidi, Agung Yunianto Banjarbaru-Spektroom : Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Kota Banjarbaru terus mendorong peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui berbagai program keterampilan, salah satunya pelatihan menjahit bekerjasama dengan LKP Yayasan Diandra Busana Mandiri. Informasi yang diterima Rabu (13/5/2026) menyebutkan, Pelatihan yang berlangsung dari 27 April

Junaidi, Rafles
Kejari Kuansing Perkuat Penagihan Pajak dan Retribusi Demi Optimalkan PAD 2026

Kejari Kuansing Perkuat Penagihan Pajak dan Retribusi Demi Optimalkan PAD 2026

Teluk Kuantan-Spektroom : Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi menegaskan komitmennya mendukung Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2026 melalui penguatan penagihan pajak dan retribusi daerah. Kepala Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi, M. Harun Sunadi, SE, SH, MH melalui Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara, Raden Muhamad Shandy,

Salman Nurmin, Rafles