Malam Tirakatan Hari Jadi ke-110 Sleman: Meneguhkan Semangat Nyawiji lan Golong Gilig demi Kesejahteraan Warga
Sleman-Spektroom: – Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar malam tirakatan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-110 Kabupaten Sleman, Kamis malam (14/5/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat di Pendopo Parasamya ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat.
Acara diawali dengan kirab pusaka tombak Kyai Turunsih dari Kantor Bupati Sleman menuju Pendopo Parasamya. Prosesi tersebut menjadi simbol penghormatan terhadap nilai-nilai sejarah dan perjuangan para leluhur dalam membangun Kabupaten Sleman.
Bupati Sleman Harda Kiswaya, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, menyampaikan bahwa malam tirakatan merupakan wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas perjalanan panjang Kabupaten Sleman yang kini genap berusia 110 tahun.
Menurutnya, meski dilaksanakan secara sederhana, tirakatan memiliki makna mendalam sebagai sarana mawas diri dan pengingat atas perjuangan para pendahulu.
“Tirakatan ini merupakan wujud laku prihatin, mawas diri, serta mengheningkan cipta, rasa, karsa, dan karya di hadapan Tuhan Yang Maha Agung,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mengolah batin agar kualitas ibadah, pekerjaan, dan hubungan sosial semakin baik dari waktu ke waktu.
Peringatan Hari Jadi ke-110 Kabupaten Sleman tahun ini mengusung tema “Nggendong Mikul Murih Rahayuning Sleman”. Tema tersebut mengandung pesan agar seluruh aparatur pemerintah dan masyarakat Sleman bersatu padu atau nyawiji, memiliki semangat tinggi, serta pantang menyerah demi mewujudkan keselamatan dan kesejahteraan bersama.
“Seluruh perangkat pemerintahan dan masyarakat harus bersama-sama, bersatu, serta memiliki semangat yang kuat demi keselamatan dan kesejahteraan hidup kita semua di masa mendatang,” tegasnya.
Melalui semangat tersebut, Pemerintah Kabupaten Sleman berkomitmen untuk mewujudkan daerah yang semakin maju, adil, dan makmur, sekaligus tetap menjaga kelestarian alam serta nilai-nilai keberadaban.
Malam tirakatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Sleman, jajaran DPRD, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman. (Fatmawaty)