Mammografi Gratis di Jaksel, Upaya Perkuat Deteksi Dini Kanker Payudara

Mammografi Gratis di Jaksel, Upaya Perkuat Deteksi Dini Kanker Payudara
Program pencegahan kanker payudara dan kanker leher rahim (serviks). Pemeriksaan dilakukan menggunakan mobil mammografi milik YKPI. (Foto: spektroom/ irvan Idris S).

Jakarta – Spektroom : Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini kanker payudara terus dilakukan. Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Selatan bersama Tim Penggerak PKK Jakarta Selatan dan Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) menggelar layanan pemeriksaan mammografi gratis di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan pada 15–16 Juli 2026.

Kepala Sudinkes Jakarta Selatan, Debi Intan Suri, mengatakan layanan tersebut merupakan bagian dari program pencegahan kanker payudara dan kanker leher rahim (serviks). Pemeriksaan dilakukan menggunakan mobil mammografi milik YKPI yang melayani masyarakat umum, anggota PKK, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Jakarta Selatan.

"Setiap hari kami menyiapkan kuota 50 peserta. Hari pertama diperuntukkan bagi masyarakat dan anggota PKK, sedangkan hari kedua difokuskan bagi ASN Pemkot Jakarta Selatan," ujar Debi, Rabu (15/7/2026).

Ia, menjelaskan, hasil skrining diharapkan dapat memberikan gambaran kondisi kesehatan payudara masyarakat sekaligus menjadi dasar penyusunan program pencegahan dan penanganan kanker yang lebih tepat sasaran. Deteksi dini menjadi langkah penting karena mampu menemukan potensi kanker sebelum memasuki stadium lanjut, sehingga peluang keberhasilan pengobatan menjadi lebih besar.

"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus diperluas agar semakin banyak perempuan, khususnya yang memiliki faktor risiko, bisa mendapatkan pemeriksaan sejak dini," katanya.

Ketua TP PKK Jakarta Selatan, Azizah Syafrin, mengapresiasi kolaborasi tersebut karena memberikan akses layanan kesehatan yang mudah dan gratis bagi masyarakat. Ia berharap seluruh peserta memperoleh hasil pemeriksaan yang baik.

"Hasil mammografi diperkirakan akan diterima peserta sekitar dua minggu setelah pemeriksaan. Semoga seluruh peserta mendapatkan hasil yang baik dan ke depan semakin banyak kegiatan deteksi dini maupun pengobatan gratis bagi masyarakat," tuturnya.

Berita terkait

Kemenkop Gunakan Anggaran 2025  1, 006 Trilyun Penyerapannya    Optimal

Kemenkop Gunakan Anggaran 2025  1, 006 Trilyun Penyerapannya    Optimal

Jakarta — Spektroom :  Kementerian Koperasi (Kemenkop) mencatatkan realisasi anggaran yang signifikan sepanjang Tahun Anggaran 2025. Dalam Laporan Keuangan yang disampaikan kepada Anggota Komisi VI DPR RI, serapan anggaran kementerian di bawah kepemimpinan Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono tersebut berhasil menembus angka Rp1.006,28 triliun hingga 31 Desember 2025. Angka realisasi

Nurana Diah Dhayanti