DKI Jakarta Kurang Pejabat Fungsional Untuk Perkuat Layanan Publik
Jakarta – Spektroom : DKI Jakarta kurang Pejabat Fungsional untuk perkuat layanan publik terutama guru. Untuk memenuhi kekurangan tersebut Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melantik dan mengambil sumpah 239 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di Balai Kota Jakarta, Rabu (15/7/2026). Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur sipil negara sekaligus meningkatkan pelayanan publik di berbagai sektor strategis.
Dari total pejabat yang dilantik, jabatan fungsional guru mendominasi dengan jumlah 150 orang. Selain itu, pelantikan juga mencakup tenaga profesional di bidang kesehatan, hukum, konstruksi, pemadam kebakaran, lingkungan hidup, ketenagakerjaan, perhubungan, hingga teknologi informasi.
Dalam sambutannya, Gubernur Pramono menegaskan bahwa sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial menjadi prioritas utama pemerintahannya. Karena itu, penguatan SDM pada bidang-bidang tersebut diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial merupakan prioritas pemerintahan yang saya pimpin. Saya berharap kualitas pendidikan di Jakarta yang selama ini sudah baik terus ditingkatkan, terutama oleh guru-guru yang baru saja dilantik," katanya.
Menurutnya, peran guru tidak hanya sebatas menjalankan proses belajar mengajar di sekolah, tetapi juga menjadi ujung tombak dalam mendukung berbagai program pendidikan yang tengah dijalankan Pemprov DKI Jakarta. Program tersebut meliputi Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), pengembangan Sekolah Rakyat, hingga persiapan peluncuran LPDP Jakarta yang direncanakan mulai berjalan pada 2027.
"Berbagai program tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat sekaligus memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Oleh karena itu, ia, meminta para guru yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab.
"Saya sungguh berharap Saudara-saudara bekerja dengan sungguh-sungguh untuk memperbaiki, menyempurnakan, dan meninggalkan legacy bagi kemajuan Jakarta sesuai bidang tugas masing-masing," ujarnya.
Selain memperkuat sektor pendidikan, Pemprov DKI Jakarta juga mengisi berbagai jabatan fungsional yang berperan penting dalam mendukung pelayanan publik. Di antaranya 16 analis hukum, 13 administrator kesehatan, 13 perawat, tujuh arsiparis, enam pembina jasa konstruksi, serta enam pengawas penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah.
Tak hanya itu, pelantikan juga mencakup pejabat fungsional di bidang pemadam kebakaran dan penyelamatan, ketenagakerjaan, lingkungan hidup, perhubungan, serta teknologi informasi.
Penguatan lintas sektor ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas birokrasi sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan pelayanan publik yang semakin cepat, profesional, dan berkualitas.
"Bekerjalah dengan sungguh-sungguh. Jagalah marwah yang diberikan kepada Saudara-saudara sekalian. Saya yakin Saudara-saudara mampu memberikan yang terbaik sehingga Jakarta sebagai kota global, kota inklusif, kota yang berbudaya, dan masih menyandang status sebagai ibu kota negara menjadi lebih baik, lebih tertata, dan lebih maju," pesannya.