Mandi di Pantai, Remaja asal Rembang ditemukan Meninggal diduga Terseret ombak

Mandi di Pantai, Remaja asal Rembang ditemukan Meninggal diduga Terseret ombak
Seorang remaja berinisial ST tenggelam di Pantai Jatisari, Desa Jatisari, Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, ditemukan warga pada Rabu (16/9/2026)(Foto:Mft/Sigit)

Rembang_Spektroom: Seorang remaja berinisial ST ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Pantai Jatisari, Desa Jatisari, Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang.

Korban ditemukan warga pada Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 06.30 WIB, setelah sebelumnya dilakukan pencarian oleh tim gabungan.

Kapolsek Sluke IPTU Rudiyanto mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Saat itu, korban yang merupakan siswa SMK Umar Fatah mandi di Pantai Jatisari bersama empat orang temannya.

“Mereka mandi di pantai, tepatnya di dekat Jeti,” kata Rudiyanto saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Menurut informasi yang diterima kepolisian, tiga teman korban telah lebih dulu naik ke daratan, sementara ST dan seorang rekannya bergerak ke sisi barat Jeti.

Rudiyanto mengatakan, korban diduga terbawa arus bawah hingga tenggelam. Korban diketahui tidak bisa berenang sehingga kesulitan menyelamatkan diri ketika terseret arus.

“Dia rencana itu PKL di Papua atau mana itu. Jadi dia mandi tapi tidak bisa berenang, terbawa arus bawah,” ujarnya.

Setelah kejadian, tim gabungan yang terdiri atas BPBD, Basarnas, TNI, Polri, pihak Kecamatan Sluke, dan masyarakat langsung melakukan pencarian.

Upaya pencarian dilakukan hingga sekitar pukul 22.00 WIB, namun korban belum ditemukan.

Pencarian kemudian direncanakan kembali dilanjutkan pada Rabu pagi sekitar pukul 07.00 WIB.

Namun, sebelum tim gabungan kembali melakukan pencarian, warga terlebih dahulu menemukan korban.

“Sebelum jam 7 tadi warga menemukan korban,” tutur Rudiyanto.

Korban ditemukan di sebelah barat Jeti, sekitar 50 meter dari sisi barat Jeti, dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Setelah dievakuasi dari lokasi penemuan, jenazah korban dibawa ke Puskesmas untuk penanganan lebih lanjut.

Atas permintaan keluarga, korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan di kampung halamannya, Desa Manggar, Kecamatan Sluke.

Berita terkait

Gubernur Maluku Dorong Penyelesaian Sengketa Aset Banda 3.700 Hektar dan Penataan Batas Taman Nasional Manusela

Gubernur Maluku Dorong Penyelesaian Sengketa Aset Banda 3.700 Hektar dan Penataan Batas Taman Nasional Manusela

Jakarta-Spektroom: Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, mendorong pemerintah pusat dan Komisi II DPR RI untuk segera menyelesaikan penataan aset perkebunan pala di Kepulauan Banda serta melakukan rekonstruksi ulang tata batas Taman Nasional Manusela. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Rapat Komisi II, Senayan, Jakarta,

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Sulawesi Tenggara Akan Memiliki Bendungan Terbesar Pesosika

Sulawesi Tenggara Akan Memiliki Bendungan Terbesar Pesosika

Jakarta – Spektroom :  Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan pembangunan Bendungan Pelosika di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), sebagai bagian dari target pembangunan infrastruktur baru bidang Sumber Daya Air tahun 2025–2029. Bendungan Pelosika diproyeksikan menjadi bendungan terbesar ketiga di Indonesia setelah Bendungan Jatiluhur dan Jatigede, sekaligus menjadi bendungan terbesar di Sultra.

Nurana Diah Dhayanti