Masalah Lahan Jadi Tantangan Penyediaan Gedung KDMP di Ponorogo

Masalah Lahan Jadi Tantangan Penyediaan Gedung KDMP di Ponorogo
Satgas KDMP Ponorogo menggelar Rakor Percepatan Pengembangan KDMP

Spektroom- Dari target sebanyak 307 gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Ponorogo, baru 150 gedung yang saat ini dalam pengerjaan yang diproyeksikan rampung awal Maret 2026 mendatang.

Tantangan terbesar penyediaan gedung KDMP adalah pemenuhan lahan. Dari total 307 desa dan kelurahan, baru sekitar 198 yang lahannya siap bangun. Sedangkan lebih dari 40 persen sisanya masih terkendala keterbatasan aset, status kepemilikan lahan, hingga persoalan perizinan bangunan gedung.

Asisten I Bidang Perekonomian Sekretariat Daerah Ponorogo, Harjono mengungkapkan, tidak semua desa atau kelurahan memiliki aset tanah yang sesuai. Ada yang lahannya tidak strategis, berada di kawasan Perhutani, atau masih berupa bekas aset. Dan permasalahan seperti ini hampir terjadi di semua kabupaten/kota di Indonesia dalam pendirian gedung KDMP.

“Pendirian Koperasi Merah Putih merupakan program strategis nasional yang wajib dilaksanakan di seluruh desa dan kelurahan tanpa terkecuali. Ini adalah amanat Presiden Prabowo,” tegasnya (1/1/2026). Disebutkan, seluruh desa dan kelurahan di Ponorogo sudah memiliki SK pendirian KDMP.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Ponorogo Ringga Dwi H membenarkan bahwa pendirian KMP bukan lagi masalah kelembagaan. Namun, soal ketersediaan lahan untuk gedung koperasi.

“Secara kelembagaan, KMP sudah 100 persen terbentuk di Ponorogo. Ketersediaan lahan untuk gedung yang harus kita pecahkan bersama melalui Satgas Kabupaten,” ungkap Ringga.

Sedangkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Ponorogo Tony Sumarsono, menekankan pentingnya kesamaan pemahaman terkait perizinan. Seluruh lahan yang akan digunakan, baik tanah kas desa, lahan sawah, aset daerah, maupun lahan Perhutani, wajib melalui mekanisme perizinan sesuai ketentuan.

“Secara fisik kegiatan bisa berjalan, tetapi secara administrasi tidak boleh diabaikan. Desa dan kecamatan harus aktif memfasilitasi kelengkapan administrasi sejak awal,” kata Tony.

Berita terkait

Pangdam XV/Pattimura Luncurkan Program Emas Hijau, Tanam Sejuta Pohon Sukun Perkuat Ketahanan Pangan

Pangdam XV/Pattimura Luncurkan Program Emas Hijau, Tanam Sejuta Pohon Sukun Perkuat Ketahanan Pangan

Ambon-Spektroom : Kodam XV/Pattimura kembali memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung ketahanan pangan melalui penanaman pohon sukun secara masif. Kegiatan Launching Penanaman Sejuta Pohon Sukun ini digelar di kawasan Bukit Paralayang, Ambon, pada Jumat (31/7/2026). Kegiatan penanaman ini dilaksanakan serentak di jajaran Kodam XV/Pattimura. Acara

Eva Moenandar, Julianto
Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Jayapura-Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM setempat membekali pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki kekerampilan mengusai teknologi digital untuk meningkatkan daya saing produk dalam dunia usaha. Asisten II Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jayapura Abdul Majid mengatakan peningkatan kesejahteraan

Anthonius Teniwut, Julianto
ссс