Maura Cantyqa Candra  dan Muhammad Davito, Dinobatkan Sebagai Muli dan Mekhanai Provinsi Lampung 2026

Maura Cantyqa Candra  dan Muhammad Davito, Dinobatkan Sebagai Muli dan Mekhanai Provinsi Lampung 2026
Para Finalis yang berhasil mendapat predikat diajang diajang Pemilihan Muli dan Mekhanai Provinsi Lampung 2026 (Foto Capture YouTube Pemerintah Provinsi Lampung).

Bandarlampung - Spektroom: Sebanyak 45 grand finalis , terdiri dari 22 Muli dan 22 Mekhanai, dengan 1 peserta Mekhanai mengundurkan diri karena alasan pribadi, bertarung kecerdasan, kepribadian dan wawasan pada Grand Final Pemilihan Muli Mekhanai Provinsi Lampung, di Bandarlampung Kamis (21/5/2026) malam.

Para peserta merupakan utusan dari kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, yang telah melewati proses seleksi yang ketat sejak masa pendaftaran yang dibuka pada 1 April 2026.


Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung Tony Ferdinansyah, selama masa karantina, seluruh finalis mendapatkan pembekalan komprehensif berupa materi kepariwisataan dan kebudayaan Lampung, public speaking, personal branding, entrepreneurship, etika kepribadian, hingga sosialisasi keamanan bahan kosmetik dan obat-obatan.

"Setelah melalui berbagai tahapan penilaian, gelar Muli Mekhanai Provinsi Lampung Tahun 2026 diraih oleh Maura Cantyqa Candra asal Lampung Selatan sebagai Muli, dan Muhammad Davito Winarta asal Lampung Timur sebagai Mekhanai." ujar Tony Ferdinansyah, usai acara.


Ditempat yang sama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djauzal dalam sambutan tertulisnya dibacakan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan rakyat M. Firsada menyampaikan para finalis muli mekhanai adalah calon duta wisata dan budaya yang aktif mempromosikan Lampung dengan cara-cara kreatif dan kekinian. Dengan memanfaatkan media sosial secara positif. Buat konten dan story yang menarik tentang Lampung.


Tunjukkan kepada dunia luar bahwa Lampung adalah tempat yang aman, nyaman, ramah dan penuh dengan peluang.


Gubernur Mirza juga mengajak pemerintah Kabupaten/Kota untuk terus mendukung kreativitas generasi muda Lampung khususnya para finalis Muli Mekhanai.


"Mari kita berikan kesempatan yang luas. untuk tumbuh berkarya dan mengambil peran nyata dalam pembangunan kita. Kepada seluruh finalis saya ucapkan selamat atas pencapaian kalian malam ini. Kalian semua adalah putra-putri terbaik dari daerah masing-masing. Menang atau belum terpilih,  adalah hal biasa dalam kompetisi. Bagi yang terpilih,  ini baru awal dari perjalanan panjang kalian" ujar Gubernur Mirza mengingatkan.

Adapun para finalis yang mendapat predikat runner-up kategori Muli adalah :

Runner-up 1: Ayu Rexy Dian (Pesawaran)

Runner-up 2: Ananda Kavoena Cleoputri (Bandar Lampung)

Runner-up 3: Nikita Sasikirana (Tulang Bawang)

Runner-up 4: Zahra Artha Mei Via (Bandar Lampung)

Sementara itu, runner-up kategori Mekhanai adalah :

Runner-up 1: Yoglendy Joshbert D.T (Bandar Lampung)

Runner-up 2: Rizky Nanda Febrio Adha (Lampung Selatan)

Runner-up 3: Firazh Abraham (Tulang Bawang)

Runner-up 4: Ahmad Fatih Fauzan (Lampung Utara).(@Ng).

Berita terkait

Pemkab Pekalongan Gaungkan Gerakan Peduli Lingkungan di Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026

Pemkab Pekalongan Gaungkan Gerakan Peduli Lingkungan di Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026

Pekalongan - Spektroom : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan menegaskan komitmennya dalam melestarikan alam melalui peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Rusunawa Kedungwuni. Momentum ini menjadi ajang konsolidasi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menghadapi tantangan perubahan iklim dan ancaman kerusakan lingkungan. Rangkaian peringatan ini diwarnai dengan berbagai kegiatan kolaboratif, yang meliputi:

Sigit Budi Riyanto