Mayoritas Korban Kecelakaan Kereta Api Perempuan dan KAI Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan dan Pemakaman
Jakarta - Spektroom : PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyatakan seluruh biaya pengobatan korban luka dan biaya pemakaman korban tewas dalam kecelakaan kereta Argo Bromo Anggrek dengan KRL ditanggung seluruhnya oleh KAI dan asuransi. Korban kebanyakan perempuan karena yang ditabrak kereta api Argo Bromo Anggrek adalah gerbong terakhir yang merupakan Gerbong khusus wanita.
VP Corporate Communication KAI Anne Purba memastikan seluruh korban dalam insiden tabrakan kereta tersebut mendapatkan penanganan maksimal.Pihak KAI menyampaikan duka cita dan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan."Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas kejadian ini serta permohonan maaf kepada seluruh pelanggan. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik dan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak agar proses penanganan berjalan dengan baik," ujar Anne dalam keterangan resmi, Selasa (28/4/2026)

Dalam kecelakaan kereta tersebut, sebanyak 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek selamat. Sementara itu, 14 penumpang KRL meninggal dunia. Kemudian, 80 orang mengalami luka-luka yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis.Penanganan korban dilakukan di beberapa fasilitas kesehatan, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.
KAI menyampaikan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh kepada para korban dan keluarga yang terdampak, termasuk memastikan proses penanganan berjalan dengan cepat, tepat, dan terkoordinasi dengan seluruh pihak terkait.Anne menjelaskan proses evakuasi berlangsung cukup lama karena terdapat korban yang masih hidup dan membutuhkan penanganan secara hati-hati.
Tim medis, Basarnas, serta tim KAI terus berupaya maksimal untuk memberikan pertolongan terbaik kepada seluruh korban

Info Data Terkini korban Kecelakaan kereta
Korban berada di RSUD Kota Bekasi, sbb :
1. Korban jiwa (MD) : 3 orang :
a. Nurhayati (sudah di bawa pulang keluarga di kemayoran)
b. Nurlaila (cikarang)
c. belum teridentifikasi
Observasi IGD : 37
1. Desvita/P
2. Shofi Salsabila/P
3. Anggita Rizca Utami/P
4. Ratri Intan Anggraeni/P
5. Sausan Sarifah/P
6. Ira Indira Putri/P
7. Amalia Khasanah Ulfa/P
8. Nuryati/P
9. Stevani Sofia/P
10. Dewi Sagita/P
11. Alija/P
12. Riki/L
13. Muchlis/L
14. Ahmad Nur Syahril/L
15. Siti Maryam/P
16. Hari Septiansah/L
17. Nuryani/P
18. Dinasti Kurusma Wardani/P
19. Hari Septiansyah/L
20. Vira Oktaviani Putri/P
21. Suebandi/L
22. Afna Regita/P
23. Yumita Endang PS/P
24. Purwanti/P
25. Subur Sagita/L
26. Eifan Mandhara/L
27. Dwi Apriliana/P
28. Andi Saputra/-
29. Yuliana/-
30. Ria Rustiati/P
31. Yuliana Nur Pratama/P
32. Nuriyah Indah Rahmawati/P
33. Fitria Husni/P
34. Anggita/P
35. Leni Julianti/P
36. Rifan Mandha/L
37. Suryani Sofia/P
B. RS Mitra Plumbon Cibitung Medika:
MD : -
Observasi IGD : 4
C. RS Primaya timur
MD : -
Observasi IGD : 8
1. Dinda aulia (P): Prami Anggrek
2. Siska (P) :Prami Anggrek
3. Sabrina (P); prami Anggrek
4. Jesika (P) : PramiAnggrek
5. Riski mardianto(L) : koki Anggrek)
6. Ahlana (P): Pnp Krl
7. Qonika (P) : pnp KRL
8. Febrian (L) : Pnp KRL
D. RS Siloam Timur
MD : -
Observasi UGD : 1
E. RS HERMINA BEKASI
MD : -
Observasi IGD : 2
1. Alvala (P) prami anggrek
2. Linda Poppy (P) OSC St bkst
F. RS Bella Bekasi
MD : 1 (belum ditemukan identitas)
4 observasi