Media Sosial Antara Madu Dan Racun

Spektroom.id Mendengarkan ceramah agama di mesjid merupakan ikhtiar untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Ketika seorang penceramah menyampaikan materi ceramahnya yang bersentuhan dengan pengetahuan umum adalah menarik untuk disimak, terlebih terkait dengan situasi masa kini, seperti masalah media Sosial atau internet. Misalnya seseorang menyiarkan berita secara "live" di samping Ka'bah, lalu berkata "dipersilakan pemirsa meminta do'a apa ?" ,tentunya hal itu positif saja dilakukan dengan ikhlas.
Adalah ustadz Fauzi Rahmani yang dalam hal ini bisa kita daulat sebagai pengamat sosial kemasyarakatan menirukan gaya bahasa media sosial : “hallo guys, saya disini (maksudnya disamping ka’bah), ayo ketik minta do’a apa?” , tentunya pada akhirnya bila gadget dipegang oleh seseorang tontonan itulah yang mempengaruhi tabiat atau akhlaqnya.
Dalam kapasitas sebagai pengamat sosial kemasyarakatan setelah selesai ceramah agama spektroom.id menyambangi Ustadz Fauzi Rahmani tentang keberadaan sosial media apakah madu atau racun?, beliau jawab “kedua-duanya, yaitu hal-hal positip seperti transformasi ilmu, namun perlu penguatan literasi di media sosial dengan validasi, check and rechek, tabayyun dan diverifikasi, apalagi generasi senior yang sudah terbiasa dapat informasi yang tervalidasi, seperti TVRI zaman dulu dan surat kabar semua informasinya valid.
Generasi tua sudah terbiasa informasi tervalidasi dan langsung percaya, sangat berbeda dengan yang akhir-akhir ini di media sosial, disini media sosial berbahaya, karena semua orang bisa menulis atau memproduksi audio atau tulisan atau video

Berita terkait

DKI Jakarta Kembali Menjadi Daerah Dengan Realisasi Investasi Terbesar di Indonesia

DKI Jakarta Kembali Menjadi Daerah Dengan Realisasi Investasi Terbesar di Indonesia

Jakarta – Spektroom : Provinsi DKI Jakarta kembali menegaskan posisinya sebagai tujuan investasi utama di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, realisasi investasi di Jakarta pada Triwulan II 2026 mencapai Rp94,9 triliun atau menyumbang 18,5 persen dari total investasi nasional. Capaian tersebut menempatkan

Irvan Idris Saleh, Nurana Diah Dhayanti
Pembangunan Jembatan gantung Saballang Masuki Tahap Pemasangan Tali Sling

Pembangunan Jembatan gantung Saballang Masuki Tahap Pemasangan Tali Sling

Jeneponto –Spektroom : Pembangunan Jembatan Gantung Sungai Saballang yang menghubungkan Kelurahan Benteng dan Kelurahan Pallengu, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Pemasangan tali sling mulai dikerjakan pada Jumat (17/7/2026), menandai dimulainya salah satu tahapan paling vital dalam pembangunan jembatan program Presiden Republik Indonesia melalui TNI AD

Yahya Patta, Nurana Diah Dhayanti
Capaian D3 Tehnik Kardiovascular Unimerz Makassar Buktikan Kualitas Menjawab Dunia Kerja

Capaian D3 Tehnik Kardiovascular Unimerz Makassar Buktikan Kualitas Menjawab Dunia Kerja

Makassar - Spektroom : 13 mahasiswa aktif Program Studi D3 Teknik Kardiovaskular (TKV) Universitas Megarezky (Unimerz) diterima kerja di Perusahaan Kesehatan di Pulau Jawa yang nantinya. bertugas di RS Jantung Hasna Medika Kuningan.Mereka dinyatakan lolos setelah mengikuti walk in interview dan penjaringan beasiswa mahasiswa diselenggarakan Unimerz bekerja sama dengan RS

Yahya Patta, Nurana Diah Dhayanti
ссс