Polinela Miliki Ekosistem Keilmuan, Yang Sangat Relevan dan Dibutuhkan Dalam Transformasi Ekonomi Lampung
Bandarlampung - Spektroom: Politeknik Negeri Lampung (Polinela) menggelar Sidang Senat Terbuka Dalam Rangka Wisuda Ke - 58 Lulusan Magister Terapan, Sarjana Terapan, Ahli Madya, Tahun Akademik 2025/2026, di Kampus setempat, Sabtu (26/9/2026).
Menurut Wakil Direktur Bidang Akademik Polinela Didik Kuswadi, prosesi wisuda diikuti oleh 735 wisudawan terdiri dari program magister ketahanan pangan, sarjana terapan dan ahli madya, berasal dari delapan jurusan dan 26 program studi.
Adapun rinciannya, program magister ketahanan pangan atau S2 terapan sebanyak 13 orang, kemudian program sarjana terapan sebanyak 419 orang dan program Diploma 3 sebanyak 33 orang.
"Dari 735 orang wisudawan ada yang sudah berwirausaha dan melanjutkan studi kemarin kami data kurang lebih ada 30 orang" terang Didik Kuswadi dalam laporannya.
Diforum yang sama Direktur Polinela Dr. Dwi Puji Hartono menyampaikan hari ini adalah awal dari perjalanan baru para wisudawan di masyarakat dan akan memasuki dunia yang sesungguhnya, bekerja atau berwirausaha juga ada yang melanjutkan pendidikannya di jenjang berikutnya.
Dr. Dwi Puji Hartono juga berpesan kepada para wisudawan Ilmu yang diperoleh jangan hanya disimpan dalam ijazah, namun harus hadir dalam kehidupan nyata, memberikan solusi menjawab persoalan-persoalan di masyarakat.
"Apapun pilihan saudara izinkan saya menitipkan pesan, bahwa Ilmu yang diperoleh jangan hanya disimpan dalam ijazah saudara saudara saja, Ilmu yang saudara peroleh harus hadir dalam kehidupan nyata, memberikan solusi menjawab persoalan-persoalan di masyarakat. Sehingga ketika saudara hadir di tengah masyarakat jadikan kehadiran saudara itu lebih berarti jadilah bagian dari solusi bukan bagian dari masalah di masyarakat" ujarnnya berpesan.
Dr. Dwi juga berpesan memperoleh ijazah bukan berarti berhenti belajar, karena kondisi berputar begitu cepat, Tehnologi berkembang seiring perkembangan kompetensi yang dibutuhkan.
"Meski telah mendapatkan ijazah tetapi bukan berarti bahwa proses belajar itu telah selesai, dunia berubah sangat cepat teknologi berkembang dan kompetensi yang dibutuhkan terus berkembang. Oleh karena itu jadikan proses belajar sepanjang hayat sebagai bagian dari kehidupan kita sehari-hari terus belajar, terus membuka wawasan dan terus meningkatkan kompetensi" pesan Puji Hartono lagi.
Sementara itu mewakili Gubernur, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Lampung Anang Risgiyanto menyampaikan Polinela memiliki 8 jurusan dan 36 program studi dibidang pertanian, peternakan, perikanan ekonomi dan bisnis lalu juga teknologi pertanian ada juga pariwisata dan perhotelan hingga teknologi informasi dan produksi media.
"Artinya apa bawa polinela memiliki ekosistem keilmuan, yang sangat relevan dan dibutuhkan dalam transformasi ekonomi Lampung" ujarnya membacakan sambutan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djauzal.
Menurutnya, perekonomian di Lampung tumbuh 5,28% dengan nilai Produk Regional Domestik Bruto (PDRB) harga berlaku mencapai Rp. 528 triliun.
Namun demikian lanjut Gubernur Mirza kita tidak hanya boleh berbicara tentang angka ekonomi dan pertumbuhannya saja, yang lebih penting adalah siapa yang akan menggerakkan pertumbuhan ekonomi tersebut, kalau bukan Sumber Daya Manusia (SDM) Lampung yang kompeten, SDM Lampung yang produktif dan mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi.
"Karena itu pemerintah provinsi Lampung membutuhkan perguruan tinggi vokasi seperti polinela untuk menjadi salah satu mesin utama dalam pembangunan sumber daya manusia" ujar Gubernur seperti disampaikan Anang Risgiyanto mengakhiri sambutannya.
Sekedar informasi pada wisuda kali ini Polinela juga memberikan apresiasi kepada Lulusan terbaik di masing-masing jenjang pendidikan seperti program magister terapan terbaik pertama, Reza Aldo Saputra, IPK 4,00 predikat kelulusan dengan pujian.
Sedangkan pada program sarjana terapan terbaik pertama Nurbaiti program studi akuntansi bisnis digital jurusan ekonomi dan bisnis IPK 3,99 Predikat kelulusan dengan pujian.
Selanjutnya pada program Ahli Madya terbaik pertama Senanda Amara Delisa program studi perjalanan wisata jurusan ekonomi dan bisnis IPK 3,91 predikat kelulusan dengan pujian.(@Ng).