Sekantong Darah Jaksa untuk Kebaikan dan Kemanusiaan

Sekantong Darah Jaksa untuk Kebaikan dan Kemanusiaan
Para Jaksa di Kejaksaan Negeri Sekadau laksanakan Donor Darah. (Foto: Dok Kejaksaan Sekadau)

Spektroom - Kejaksaan Negeri Sekadau punya cara berbeda dalam memperingati Hari Lahir (Harlah) Kejaksaan yang ke-80 tahun ini. Tidak hanya menggelar acara internal, Kejari Sekadau juga mengajak semua pihak untuk berbuat kebaikan nyata melalui kegiatan donor darah.

Acara donor darah ini berlangsung pada Kamis (28/8/2025) pagi di aula kantor Kejaksaan Sekadau. Mengusung tema “Transformasi Kejaksaan Menuju Indonesia Maju”, kegiatan ini terasa meriah namun penuh makna.

Kepala Kejaksaan Negeri Sekadau, Adyantana Maheru Herlambang, hadir langsung bersama jajarannya. Dari pihak pemerintah daerah, turut hadir Inspektur Pemkab Sekadau, Awan Yudha Setiawan, serta para petugas PMI Sekadau yang siap melayani para pendonor.

Dalam keterangannya, Kejari Adyantana menegaskan, bahwa donor darah ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Harlah Kejaksaan yang ke-80. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya sekadar simbol, tetapi juga bentuk nyata kepedulian terhadap sesama.

“Donor darah ini kita laksanakan bekerja sama dengan PMI Sekadau sebagai pelaksana teknis. Selain itu, masih ada beberapa kegiatan lain, baik untuk internal kejaksaan maupun melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat,” ujarnya.

Sebelum kegiatan donor darah dimulai, ada momen simbolis yang cukup menarik perhatian. Kejari Adyantana menyerahkan plakat penghargaan kepada perwakilan PMI Sekadau. Penyerahan ini juga disaksikan oleh Inspektur Pemda Sekadau, sebagai tanda kolaborasi erat antara kejaksaan, pemerintah, dan lembaga sosial.

Adyantana menambahkan, di usianya yang ke-80, Kejaksaan Negeri berkomitmen untuk terus bertransformasi, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam pelayanan kepada masyarakat. “Sesuai tema, kejaksaan saat ini tidak lagi sekadar penegak hukum, melainkan juga hadir memberikan pelayanan dan solusi hukum bagi pemerintah daerah dan masyarakat luas,” katanya.

Suasana di aula Kejaksaan pagi itu terasa cukup hangat. Satu per satu peserta, baik pegawai kejaksaan maupun masyarakat, dengan sukarela mendonorkan darahnya. Petugas PMI dengan sigap melayani, mulai dari pemeriksaan kesehatan, pengecekan tekanan darah, hingga proses pengambilan darah.

Kegiatan seperti ini tentu saja memberikan dampak positif, tidak hanya bagi kesehatan pendonor, tetapi juga bagi masyarakat yang membutuhkan darah. Dengan adanya kerja sama ini, stok darah di PMI Sekadau diharapkan bisa semakin aman dan cukup untuk kebutuhan pasien di rumah sakit.

Harlah ke-80 Kejaksaan Negeri Sekadau pun dirayakan dengan cara yang lebih membumi: berbagi kehidupan lewat setetes darah. (RRE/Apolowelly)

Berita terkait

Sri Lestari Poernomo: Koruptor Dipenjara, Uang Negara Jangan Ikut Hilang

Sri Lestari Poernomo: Koruptor Dipenjara, Uang Negara Jangan Ikut Hilang

Makassar - Spektroom : Memidanakan koruptor tidak otomatis menyelesaikan persoalan korupsi. Ketika pelaku telah dijebloskan ke penjara, negara masih menghadapi pekerjaan penting: memastikan uang dan aset yang dikorupsi kembali ke kas negara. Pandangan itu disampaikan Sri Lestari Poernomo, SH., MH., Dosen Hukum Perdata Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. Menurutnya,

Yahya Patta, Buang Supeno
Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Padang-Spektroom : Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) memperkuat upaya perlindungan anak melalui pengembangan mekanisme rujukan terpadu bagi Anak yang Membutuhkan Perlindungan Khusus (AMPK), termasuk anak yang terdampak atau terpapar jaringan kekerasan ekstremisme. Penguatan tersebut dibahas Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah bersama Deputi Deradikalisasi BNPT sekaligus Direktur Idensos Densus 88 AT, Irjen

Rafles
ссс