Melalui Gesit Data Presisi, Dinas P2KB Perkuat Validasi Data untuk Percepatan Penurunan Stunting di Jeneponto

Melalui Gesit Data Presisi, Dinas P2KB Perkuat Validasi Data untuk Percepatan Penurunan Stunting di Jeneponto
Foto : Kadis Pengendalian Penduduk dan KB Jeneponto pada rapat penurunan Stunting (Humas Kominfo Jeneponto )

Jeneponto-Spektroom : Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Jeneponto terus diperkuat melalui penguatan validasi data dan sinergi lintas sektor. Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting yang dipimpin langsung oleh Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, di Ruang Rapat Bupati Jeneponto, Jumat (5/6/2026).

Rapat tersebut dihadiri oleh Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto Dr. Aspa Muji, Kepala Bappeda Kabupaten Jeneponto Dr. Alfian Afandy Syam, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Jeneponto Dr. St. Meriam, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jeneponto Dr. Mustaufiq, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto, para camat, perwakilan kepala puskesmas, unsur TNI-Polri, serta unsur terkait lainnya.

Dalam arahannya, Bupati Paris Yasir menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting harus ditopang oleh data yang valid dan terintegrasi. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta memperkuat koordinasi dan memastikan data yang digunakan dalam penyusunan program benar-benar akurat sehingga intervensi yang dilakukan dapat tepat sasaran.

Salah satu poin penting yang mengemuka dalam rapat tersebut adalah penguatan validasi data keluarga risiko stunting (KRS) dan data stunting sebagai dasar perumusan kebijakan yang lebih presisi. Upaya tersebut sejalan dengan implementasi proyek perubahan yang diinisiasi oleh Kepala Dinas P2KB Kabupaten Jeneponto, Dr. St. Meriam, melalui GESIT DATA PRESISI (Gerakan Sistemik Integrasi Validasi Data Keluarga Risiko Stunting dan Stunting untuk Kebijakan Presisi).

Melalui inovasi tersebut, Dinas P2KB Kabupaten Jeneponto mendorong terwujudnya integrasi, sinkronisasi, dan validasi data lintas sektor guna menghadirkan satu data yang akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan dan pelaksanaan intervensi percepatan penurunan stunting.

Dr. St. Meriam menjelaskan bahwa keberhasilan program penanganan stunting sangat bergantung pada kualitas data yang digunakan. Menurutnya, data yang tidak valid berpotensi menyebabkan ketidaktepatan sasaran program, sehingga diperlukan langkah sistematis untuk memastikan seluruh data yang digunakan telah melalui proses verifikasi dan pemadanan.

“GESIT DATA PRESISI hadir sebagai upaya memperkuat kualitas data keluarga risiko stunting dan data stunting agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar berbasis fakta lapangan. Dengan data yang presisi, maka program dan intervensi yang dilakukan akan semakin efektif dan tepat sasaran,” ujar Dr. St. Meriam.

Dalam rapat tersebut juga disepakati pelaksanaan pengukuran serentak pada 17 Juni 2026 di seluruh wilayah Kabupaten Jeneponto. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses validasi dan pemutakhiran data stunting yang nantinya akan menjadi salah satu sumber data pendukung dalam implementasi GESIT DATA PRESISI.

Selain penguatan data, Dinas P2KB Kabupaten Jeneponto juga terus mengoptimalkan berbagai program percepatan penurunan stunting melalui pendampingan keluarga berisiko stunting, pembinaan calon pengantin, edukasi kesehatan reproduksi, penguatan pola asuh keluarga, serta pemberdayaan Tim Pendamping Keluarga (TPK) di tingkat desa dan kelurahan.

Melalui kolaborasi lintas sektor dan penguatan sistem data yang terintegrasi, Dinas P2KB Kabupaten Jeneponto optimistis target percepatan penurunan stunting dapat dicapai secara lebih efektif dan berkelanjutan. Implementasi GESIT DATA PRESISI diharapkan menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan kebijakan yang lebih tepat sasaran demi melahirkan generasi Jeneponto yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju Jeneponto Bahagia.

Berita terkait

DPRD Kalbar dan Relawan Damkar Perkuat Sinergi Hadapi Karhutla, Pelatihan Besar Disiapkan 2027

DPRD Kalbar dan Relawan Damkar Perkuat Sinergi Hadapi Karhutla, Pelatihan Besar Disiapkan 2027

Pontianak-Spektroom : Upaya memperkuat sistem penanggulangan kebakaran dan bencana di Kalimantan Barat memasuki babak baru. Komisi IV DPRD Kalbar, Asosiasi Pemadam Kebakaran Kalimantan Barat, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalbar sepakat memperkuat kolaborasi dalam menghadapi ancaman kebakaran permukiman, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), serta berbagai bencana lainnya. Kesepakatan itu mengemuka

Apolonius Welly, Julianto
Renovasi Mako Ditsamapta Diresmikan, Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi dengan Polri

Renovasi Mako Ditsamapta Diresmikan, Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi dengan Polri

Palangka Raya-Spektroom: Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan saat peresmian renovasi Markas Komando (Mako) Direktorat Samapta Polda Kalimantan Tengah di Jalan Tjilik Riwut Km 6 Palangka Raya, Jumat (5/6/2026). Mewakili

Polin, Julianto
Hari Pertama Menjabat, Wali Kota Jaksel Keluarkan 10 Maklumat untuk ASN dan PJLP

Hari Pertama Menjabat, Wali Kota Jaksel Keluarkan 10 Maklumat untuk ASN dan PJLP

Jakarta-Spektroom : Hari pertama menjabat sebagai Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Syafrin Liputo langsung mengeluarkan 10 maklumat yang menjadi pedoman bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan. Maklumat tersebut disampaikan usai mengikuti kegiatan senam bersama jajaran pejabat, ASN, PKK,

Irvan Idris Saleh, Julianto