Melalui Musrenbang, Para Pemangku Kepentingan Susun Perencanaan Pembangunan Yang Terarah
Lampung Timur – Spektroom : Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Kabupaten Lampung Timur tahun 2027.
Musrenbang yang mengusung tema “Akselerasi Pembangunan Infrastruktur, Pemenuhan Layanan Dasar dan Hilirisasi untuk Pertumbuhan Berkelanjutan Menuju Lampung Timur Makmur Lestari” berlangsung di Aula Rumah Dinas Bupati Lampung Timur, Senin (30/03/2026).
Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, dalam sambutannya menyampaikan bahwa sektor pertanian masih menjadi kontributor terbesar perekonomian dengan angka 24,98 persen.
Jihan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk terus mendukung program pembangunan di Lampung Timur, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan penurunan angka kemiskinan.

“Dengan kondisi fiskal dan berbagai capaian program yang ada, kami optimistis Lampung Timur mampu menurunkan angka kemiskinan lebih cepat ke depan,” ujarnya.
Wagub juga mengapresiasi capaian tingkat pengangguran terbuka Lampung Timur yang berada di angka 3,18 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata provinsi sebesar 4,21 persen. Selain itu, IPM Lampung Timur yang mencapai 73,92 dinilai sebagai salah satu yang tertinggi di Provinsi Lampung.
Wagub berharap sinergi antara pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pusat dapat terus diperkuat, terutama dalam pemanfaatan data sosial ekonomi untuk memastikan program bantuan tepat sasaran.
Melalui Musrenbang ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat menyusun perencanaan pembangunan yang lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan, sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Lampung Timur.
Sementara sebelumnya, ditempat yang sama Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, dalam sambutannya menyampaikan Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam merumuskan arah pembangunan daerah, khususnya dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027.
Bupati juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Gubernur Lampung beserta jajaran Pemerintah Provinsi Lampung, serta para narasumber dari kalangan akademisi yang turut memberikan masukan dalam forum tersebut.
Menurutnya, musrenbang bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan forum penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan.
"Tahun 2026–2027 menjadi fase krusial untuk memastikan perencanaan yang matang dan implementasi program yang dapat dipertanggungjawabkan" tandasnya.
Dalam paparannya, Bupati Ela menjelaskan bahwa sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian daerah dengan kontribusi sekitar 30 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).
"Kami juga terus didorong sebagai lumbung pangan, termasuk melalui rencana pembangunan kawasan hilirisasi pertanian di Kecamatan Pekalongan bekerja sama dengan pemerintah provinsi dan Bulog" ujarnnya lagi.
Dari sisi pertumbuhan ekonomi, Lampung Timur mencatat angka 7,25 persen tanpa migas, namun setelah dikombinasikan dengan sektor migas, pertumbuhan berada di angka 4,65 persen.
Sedangkan, angka kemiskinan mengalami penurunan dari 13,39 persen menjadi 12,15 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga menunjukkan peningkatan menjadi 73,98.(@Ng).