Mempercepat Layanan, Armada Derek Kini Disiagakan di Setiap Kecamatan
Jakarta - Spektroom : Ketika sebuah kendaraan tiba-tiba mogok di tengah jalan, persoalannya bukan sekadar membuat pengemudi panik. Dalam hitungan menit, kendaraan yang berhenti di lokasi yang tidak tepat menjadi sumber kemacetan.
Situasi seperti itu menjadi perhatian Pemerintah DKI Jakarta, melalui Dinas Perhubungan DKI Jakarta, resmi telah membuka layanan call center 1500813.
Merespon layanan tersebut, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, menyiagakan 1 unit kendaraan derek di setiap kecamatan. Dengan pola penempatan tersebut, petugas diharapkan dapat lebih cepat menjangkau lokasi ketika masyarakat membutuhkan bantuan.
Kepala Sudinhub Jakarta Selatan, Bernard Octavianus Pasaribu, mengatakan, armada akan dikerahkan sesuai kebutuhan dan permohonan masyarakat yang masuk melalui mekanisme layanan yang telah ditetapkan melalui call center.
"Kendali call center tetap berada di Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Ketika ada permohonan masyarakat, tentu wilayah yang merespons untuk tindak lanjutnya,” ujar Bernard kepada Spektroom.co.id, Sabtu, sore (14/8/2026).
Ia, mengungkapkan, selain kendaraan ditempatkan di setiap kecamatan, Sudinhub Jakarta Selatan masih memiliki sekitar 8 hingga 10 kendaraan derek yang disiagakan di kantor Sudinhub. Armada tambahan tersebut dapat dikerahkan untuk membantu penanganan di lapangan ketika kebutuhan meningkat.
Kendaraan Dinas Operasional (KDO) juga disiapkan untuk mendukung pengawalan ambulans pembawa jenazah. Ia, menyatakan, layanan derek untuk kondisi tertentu dan pengawalan ambulans pembawa jenazah dapat dimanfaatkan masyarakat Jakarta secara gratis dan selama 24 jam.
"Untuk kebutuhan pengawalan ambulans, petugas menyiapkan sepeda motor berkapasitas 250 CC. Apabila perjalanan ambulans membutuhkan pengawalan hingga masuk jalan tol, pengawalan akan dilanjutkan menggunakan sepeda motor berkapasitas lebih besar milik Dinas Perhubungan DKI Jakarta,” imbuhnya.
Setelah permohonan diterima, penanganan kemudian dikoordinasikan dengan wilayah yang paling memungkinkan untuk memberikan respons lebih cepat.
Kendaraan yang mengalami gangguan di tengah jalan dan keberadaannya berpotensi menimbulkan kemacetan atau mengganggu pengguna jalan lain dapat memperoleh layanan derek secara gratis.
Ia, menegaskan, kondisinya berbeda apabila derek diminta untuk kebutuhan pribadi.
Misalnya, pemilik kendaraan meminta mobil dipindahkan dari rumah atau garasi menuju bengkel. Layanan semacam itu merupakan permintaan pribadi dan dikenakan biaya sesuai ketentuan yang berlaku.
Di balik deretan kendaraan derek yang disiagakan, ada satu tujuan sederhana, ketika warga membutuhkan pertolongan, petugas dapat datang lebih cepat.
Karena itu, kesiapsiagaan armada dan personel menjadi bagian penting dari pelayanan transportasi perkotaan bukan hanya untuk memindahkan kendaraan, tetapi juga untuk menjaga agar mobilitas warga tetap berjalan.