Trending

Mendagri Lakukan Groundbreaking Pembangunan Museum dan Tugu Bahasa Pulau Penyengat

Mendagri Lakukan Groundbreaking Pembangunan Museum dan Tugu Bahasa Pulau Penyengat
Ilustrasi Pembangunan Museum dan Tugu Bahasa Penyengat. (Foto: Diskominfo)

Kepri–Spektroom : Momen peletakan batu pertama Pemangunan Museum dan Tugu Bahasa di Pulau Penyenat menjadi tonggak sejarah penting bertepatan dengan rangkaian Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) di pulau Penyengat, Kamis (24/9/2026).

Pemerintah Provinsi Kepri menggelontorkan anggaran sebesar Rp99,9 miliar (bersumber dari APBD/pinjaman daerah). Kontrak pembangunan telah ditandatangani bersama PT Humindo Cipta Mandiri dengan target penyelesaian pada Desember 2027.

Proyek ini dibangun sebagai symbol penghormatan atas sejarah lahirnya Bahasa Indonesia yang berakar dari Bahasa Melayu di Pulau Penyengat yang dipelopori oleh Pahlawan Nasional Raja Ali Haji (penulis Gurindam Dua Belas). Infrastruktur ini akan menjadi sarana edukasi, literasi, sekaligus ikon pariwisata budaya baru di Tanjungpinang.

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad mengatakan, pembangunan museum dan monumen Tugu Bahasa di Pulau Penyengat menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kembali posisi sejarah Melayu dalam perkembangan bahasa nasional.

Ansar menegaskan pembangunan museum dan monumen tersebut tidak boleh berhenti sebagai simbol fisik. Pemerintah akan mendorong pengembangan konten sejarah dan budaya yang dapat diterima generasi muda.

“Simbol-simbolnya sudah kita bangun. Konten-konten monumental itu yang harus kita perkaya, terutama agar generasi muda benar-benar mencintai budayanya sejalan dengan perkembangan teknologi,” ujarnya.

Menurut Ansar, pendekatan tersebut penting agar generasi muda tidak kehilangan identitas budaya Melayu di tengah perkembangan zaman.

“Kalau kalender kerja kita, InsyaAllah akan kita selesaikan pada akhir 2027. Awal 2028 bertepatan dengan 100 tahun Sumpah Pemuda,” kata Ansar.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad. (Foto: Diskominfo)

Kepada Spektroom Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepulauan Riau Dato’ Seri Setia Utama Raja Al-Hafiz  mengatakan LAM Kepri, mendukung upaya pemerintah melakukan pemerataan pembangunan di seluruh kabupaten dan kota.

Masyarakat Melayu memiliki keterbukaan terhadap pendatang dan investasi selama pembangunan memberikan manfaat bagi masyarakat serta tetap menghormati nilai adat dan budaya setempat.

“Cikal bakal bahasa nasional kita berasal daripada bahasa Melayu. Karena itu, melalui pendidikan dan muatan lokal, kita melakukan upaya-upaya untuk melestarikan bahasa Melayu,” ujarnya.

Ditakannya, pelestarian tersebut perlu dilakukan mulai dari tingkat pendidikan dasar hingga perguruan tinggi. Pembangunan museum dan monumen bahasa Melayu di Pulau Penyengat dinilai menjadi salah satu sarana untuk mengenalkan sejarah bahasa kepada masyarakat luas.

Berita terkait

Sleman Gandeng Lanud Adisutjipto Kembangkan Peternakan Domba dan Kebun Jeruk

Sleman Gandeng Lanud Adisutjipto Kembangkan Peternakan Domba dan Kebun Jeruk

SLEMAN – Spektroom : Pemanfaatan lahan kosong menjadi kawasan produktif menjadi salah satu upaya mendukung ketahanan pangan. Pemerintah Kabupaten Sleman mendorong langkah tersebut melalui kolaborasi dengan Lanud Adisutjipto yang mengembangkan peternakan domba dan kebun jeruk di kawasan Adisutjipto Shooting Range, Kamis (15/10/2026). Bupati Sleman Harda Kiswaya menghadiri peresmian peternakan domba

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Bupati Banyumas Jajaki Kerja Sama dengan Iran, dari Alat Kesehatan hingga Pertukaran Pelajar

Bupati Banyumas Jajaki Kerja Sama dengan Iran, dari Alat Kesehatan hingga Pertukaran Pelajar

Purwikerto-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Banyumas menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Republik Islam Iran di sejumlah sektor, mulai dari kesehatan, pendidikan, kebudayaan, hingga olahraga. Penjajakan ini juga mencakup rencana hibah alat kesehatan untuk mendukung pembangunan rumah sakit di Purwokerto serta pembangunan tempat ibadah. Dalam keterangan tertulisnya, Kamis, (15/10/2026), peluang

Bian Pamungkas
Pemprov DKI dan Polda Metro Jaya Perkuat Sinergi di Berbagai Aspek

Pemprov DKI dan Polda Metro Jaya Perkuat Sinergi di Berbagai Aspek

Jakarta-Spektroom : Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat kolaborasi dengan Polda Metro Jaya, untuk meningkatkan keamanan, mendukung kesejahteraan masyarakat, serta membuka peluang kerja. Sinergi tersebut juga diarahkan pada penataan kawasan yang membutuhkan perhatian khusus, termasuk wilayah rawan transaksi narkoba di Jakarta. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan dukungan pemerintah daerah terhadap

Irvan Idris Saleh, Julianto