Mengejar Waktu di Lintasan POPDA Banyumas

Mengejar Waktu di Lintasan POPDA Banyumas
Peserta lomba lari 1500 meter saling berpacu untuk merebut yang tercepat. (Foto: Bian Pamungkas)<

Purwokerto-Spektroom: Sorak sorai pelajar menggema di arena atletik saat satu per satu pelari memacu langkah di lintasan dan melempar peluru .

Matahari pagi belum terlalu tinggi, namun semangat ratusan peserta sudah terasa membakar suasana. Di tengah teriakan dukungan guru dan teman sekolah, Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) cabang atletik Kabupaten Banyumas 2026 menjadi lebih dari sekadar perlombaan. Ia berubah menjadi panggung harapan lahirnya atlet-atlet masa depan Banyumas.

Kamis, 7 Mei 2026, menjadi giliran jenjang SMP dan MTs bertanding. Sebanyak 360 atlet putra-putri dari 72 sekolah turun di lima nomor perlombaan, yakni lari 80 meter, 1.500 meter, lompat jauh, tolak peluru, dan estafet 4x100 meter. Arena pertandingan dipenuhi wajah-wajah muda yang datang membawa mimpi masing-masing.

Atlit-atlit Cilik, ikut beraksi dalam cabang lompat jauh. (Foto: Bian Pamungkas).

Ketua Panitia Cabang Atletik POPDA Banyumas, Fitriasari mengatakan, cabang atletik tahun ini berlangsung selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 Mei 2026. Setelah jenjang SMP dan MTs, perlombaan dilanjutkan untuk SD/MI serta SMA/SMK. Total peserta yang mendaftar hampir mencapai seribu atlet.

“Antusiasme tahun ini luar biasa. Total ada 989 atlet dari seluruh jenjang,” ujarnya.

Menurutnya, POPDA bukan sekadar mencari juara, melainkan menjadi bagian dari pembinaan olahraga pelajar secara berjenjang. Pemerintah Kabupaten Banyumas memberi ruang bagi sekolah untuk menggali potensi atlet masing-masing agar muncul bibit-bibit baru yang nantinya dapat berkembang ke level lebih tinggi.

Berbeda dengan cabang olahraga lain, atletik menggunakan sistem pencatatan waktu dan capaian terukur. Karena itu, atlet yang menjadi juara belum tentu otomatis diberangkatkan ke tingkat provinsi. Panitia akan melihat catatan waktu terbaik dan peluang atlet bersaing di level Jawa Tengah.

“Yang dicari adalah atlet yang punya peluang mendekati prestasi tingkat provinsi,” katanya.

Di antara ratusan peserta, semangat itu tampak pada diri Anindya Karunia, siswi MTs Ma’arif NU Kebasen kelas VIII berusia 14 tahun. Baginya, mengikuti POPDA bukan hanya soal menang dan kalah.

“Senang bisa ikut lomba, dapat pengalaman juga supaya ke depan bisa lebih baik lagi dan belajar dari pertandingan sebelumnya,” ujarnya singkat sambil tersenyum.

Nomer 80 meter putri menjadi favorite peserta dan nomer paling bergengsi. (Foto:Bian Pamungkas).

Sementara itu, Sekretaris PASI Kabupaten Banyumas, Prima Ghazali, menilai meningkatnya jumlah peserta menjadi pertanda positif bagi perkembangan atletik pelajar di Banyumas. Menurutnya, tingginya minat siswa menjadi modal penting untuk regenerasi atlet menuju ajang yang lebih besar, termasuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi beberapa tahun mendatang.

“Kalau mereka rajin dan serius berlatih, masa depan mereka sangat cerah,” katanya.

Di balik debu lintasan dan lelah yang terasa di kaki para pelajar itu, tersimpan mimpi besar yang sedang tumbuh pelan-pelan. Dari arena POPDA inilah Banyumas berharap menemukan pelari tercepat, pelompat terjauh, dan pejuang olahraga yang kelak membawa nama daerah lebih tinggi lagi.

Berita terkait

Sabet 14 Medali Emas, Kota Padang Juara Umum Kejurnaswil Shorinji Kempo se-Sumatera 2026

Sabet 14 Medali Emas, Kota Padang Juara Umum Kejurnaswil Shorinji Kempo se-Sumatera 2026

‎Sawahlunto - Spektroom : Unggul pada 14 nomor pertandingan, kontingen Kota Padang mengukuhkan dirinya sebagai juara umum gelaran Kejuaraan Nasional Wilayah Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Kejurnaswil Perkemi) se-Sumatera tahun 2026 di Kota Sawahlunto. ‎ ‎Bermodalkan jumlah kontingen terbanyak yakni 49 atlet, di antara 29 kabupaten dan kota peserta Kejurnaswil Perkemi se-Sumatera tahun

Diah Utami, Anggoro AP
Jasa Marga Siaga Operasional, Siap Hadapi Periode Libur Sekolah Juni-Juli 2026

Jasa Marga Siaga Operasional, Siap Hadapi Periode Libur Sekolah Juni-Juli 2026

Jakarta,  Spektroom :  Jasamarga  siap menyiagakan seluruh lini operasional di jaringan jalan tol Jasamarga Group dalam mengantisipasi potensi peningkatan mobilitas masyarakat pada periode libur sekolah Juni-Juli 2026. Jasamarga memastikan kesiapsiagaan personel, penguatan kapasitas transaksi di gerbang tol, pematangan skenario rekayasa lalu lintas, hingga optimalisasi fasilitas di _rest area_ untuk menjamin pelayanan

Nurana Diah Dhayanti