Trending

Menjahit Luka dengan Maaf: Pesan Hangat Kyai Ahmad Yani di Momen Halalbihalal RRI Surakarta

Menjahit Luka dengan Maaf: Pesan Hangat Kyai Ahmad Yani di Momen Halalbihalal RRI Surakarta
KH Ahmad Yani, Dai kondang dari Banyudono Boyolali dalam ceramah Halal Bihalal Persatuan Pensiunan RRI Surakarta

Surakarta -Spektroom: Suasana hangat penuh kekeluargaan terasa dalam kegiatan Halalbihalal Persatuan Pensiunan (PP) RRI Surakarta, Selasa (14/4/2026). Di tengah kebersamaan itu, dai kondang asal Banyudono, Boyolali, Ahmad Yani, menyampaikan pesan sederhana namun menyentuh: manusia tak pernah luput dari salah, dan maaf adalah jembatan untuk kembali saling mendekat.

Dalam tausyiahnya di kantor LPP RRI Surakarta, ia mengingatkan bahwa kesalahan kerap hadir dalam bentuk yang dianggap sepele, seperti ghibah terhadap tetangga, teman, bahkan pasangan. Padahal, luka dari kata-kata sering kali lebih sulit disembuhkan.

“Setiap manusia pernah salah. Yang terbaik adalah mereka yang mau mengakui dan meminta maaf,” tuturnya dengan nada teduh, diselingi humor yang mengundang senyum para hadirin.

Menurutnya, tradisi Halalbihalal bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan warisan budaya Indonesia yang sarat makna. Di situlah ruang dibuka untuk merendahkan hati, menghapus prasangka, dan memperbaiki hubungan yang mungkin sempat retak.

Para Pensiunan LPP RRI Surakarta ( foto : Ciptati) ( ( (

Ia juga mengajak jamaah untuk merenung, bahwa dalam kehidupan sosial, tidak ada manusia yang benar-benar bisa berdiri sendiri. Relasi antarindividu—baik dalam keluarga, pekerjaan, maupun masyarakat—adalah jalinan yang saling membutuhkan dan harus dirawat dengan empati.

“Guru butuh murid, pimpinan butuh bawahan, begitu juga sebaliknya. Jangan sampai ego merusak hubungan yang seharusnya dijaga,” ujarnya.

Lebih jauh, Kyai Ahmad Yani mengingatkan tentang penyakit hati seperti iri, dengki, sombong, hingga gemar mengadu domba. Sifat-sifat tersebut, katanya, menjadi penghalang terciptanya keharmonisan dalam kehidupan yang beragam.

Baginya, menjaga hubungan baik dengan sesama—terutama tetangga—adalah bagian penting dari ajaran agama. Bahkan, ia menegaskan bahwa memutus tali silaturahmi dapat menghambat seseorang meraih kebaikan yang lebih besar.

Menutup tausyiahnya, ia mengajak seluruh hadirin untuk tidak menunda meminta maaf dan memberi maaf. Sebab hidup yang singkat seharusnya diisi dengan kebaikan yang bermakna.

“Hidup ini tidak kekal. Maka isi dengan kebaikan, dengan memaafkan dan menjaga silaturahmi,” pesannya.

Sementara itu, Kepala LPP RRI Surakarta, Bambang Dwiana, menegaskan pentingnya silaturahmi sebagai fondasi kehidupan sosial. Ia menyebut, hubungan yang terjaga dengan baik akan memperkuat rasa persaudaraan dan menghadirkan keberkahan.

“Silaturahmi bukan hanya menjaga keharmonisan, tetapi juga diyakini membawa umur panjang dan rezeki yang melimpah,” ujarnya.

Di tengah dinamika kehidupan yang kian kompleks, pesan-pesan sederhana tentang maaf dan silaturahmi itu terasa semakin relevan—menjadi pengingat bahwa kedamaian sering kali dimulai dari hati yang lapang untuk memaafkan.. (Ciptati Handayani)

Berita terkait

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Padang-Spektroom : Sebanyak 118 pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Sumatera Barat mulai dikaji secara terperinci oleh Komisi V DPRD Sumbar bersama mitra kerja. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Pembahasan berlangsung alot melalui rapat kerja di Ruang

Rafles
Warga Galang Sampaikan Aspirasi Pelayanan kepada Pemko Batam

Warga Galang Sampaikan Aspirasi Pelayanan kepada Pemko Batam

Batam–Spektroom : Sejumlah Aspirasi masyarakat Kecamatan Gatang disamaikan kepada Walikota Batam terkait pemerataan layanan air bersih, perbaikan infranstruktur jalan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan melalui Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Galang, Nazaruddin, dalam kegiatan silaturahmi bersama RT, RW, LPM, dan tokoh masyarakat di halaman Kantor Camat Galang,

Desmawati, Rafles