Menjelang Idul Adha, Penjualan Sapi Kurban Mulai Ramai

Menjelang Idul Adha, Penjualan Sapi Kurban Mulai Ramai
Abas Komarudin, pedagang sapi kurban di Desa Rejosari Kecamatan Ngampel, Selasa 28 April 2026.(Foto: Sigit)

Kendal-Spektroom: Menjelang Idul Adha atau hari raya Qurban Penjualan sapi kurban di Kabupaten Kendal mulai ramai.

Para pedagang sapi mengaku mulai didatangi pembeli, meski harga hewan sapi mengalami kenaikan.

Abas Komarudin, pedagang sapi kurban di Desa Rejosari, Kecamatan Ngampel mengatakan, peningkatan jumlah pembeli mulai terasa dalam beberapa pekan terakhir.

Namun, dibandingkan tahun lalu, penjualan masih mengalami sedikit penurunan.

"Tahun ini memang ada penurunan pasokan dibanding tahun lalu dan harga naik sekitar 15 persen,” ujarnya, Selasa 28 April 2026.

Saat ini memiliki stok sekitar 50 ekor sapi dengan harga bervariasi, mulai Rp23 juta hingga Rp30 juta per ekor.

Kenaikan harga dipicu oleh terbatasnya pasokan sapi sehat di pasaran.

"Sapi yang dijual dipastikan dalam kondisi sehat dan dirawat secara alami, dengan pakan rumput tanpa campuran bahan tambahan seperti bekatul atau ampas tahu," katanya.

Seorang pembeli, Samiyo Puspito, warga Desa Brangsong mengatakan, atas nama panitia qurban di desanya sudah membeli tiga ekor sapi. Sapi yang rata-rata dengan harga sekitar Rp26,5 juta per ekor.

"Kami biasa beli di sini, dan sapinya selalu sehat,” ujarnya.

Samiyo mengatakan, untuk meringankan biaya, pembelian sapi dilakukan secara patungan oleh tujuh orang.

"Semoga tahun ini yang berqurban semakin banyak, sehingga lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” pungkasnya. (Fr)

Berita terkait

Solusi Kolaboratif Antar Stakeholder Terkait Penanganan Over Dimension Over Loading (ODOL) di Kalimantan Selatan

Solusi Kolaboratif Antar Stakeholder Terkait Penanganan Over Dimension Over Loading (ODOL) di Kalimantan Selatan

Junaidi, Agung Yunianto Banjarmasin-Spektroom : Praktik Over Dimension Over Loading (ODOL) di Kalimantan Selatan (Kalsel) merupakan masalah serius yang mendapat perhatian khusus dari berbagai pihak terkait, mulai dari pemerintah, kepolisian, hingga perwakilan rakyat. Secara umum, ODOL dinilai merusak infrastruktur jalan dan membahayakan keselamatan, meskipun di sisi lain, praktik ini masih marak

Junaidi
Wagub Maluku Guncang Festival Pendidikan: Keterbatasan Jadi Senjata Generasi Tangguh

Wagub Maluku Guncang Festival Pendidikan: Keterbatasan Jadi Senjata Generasi Tangguh

Ambon -Spektroom: Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath menegaskan bahwa keterbatasan yang dihadapi pelajar di daerah bukanlah penghalang, melainkan kekuatan yang membentuk ketangguhan generasi muda Maluku. Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri Festival Pendidikan Maluku 2026 di Gedung Taman Budaya Karang Panjang, Selasa (28/4/2026). Kegiatan tersebut diikuti pelajar dari berbagai

Eva Moenandar, Buang Supeno