Trending

Menkop Teken MoU Bersama SCO-ETEC Tingkatkan Potensi Ekonomi Perikanan dan Kelautan Melalui Koperasi

Menkop Teken MoU Bersama SCO-ETEC Tingkatkan Potensi Ekonomi Perikanan dan Kelautan Melalui Koperasi
Menkop lakukan MoU bersaa SCO -ETEC ( humas kemenkop)

Jakarta - Spektroom : Kementerian Koperasi (Kemenkop) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama strategis nasional dengan China-Shanghai Cooperation Organization Economic and Trade Exchange Center atau SCO-ETEC (Pusat Pertukaran Ekonomi dan Perdagangan Organisasi Kerja Sama China-Shanghai Organisasi Kerja Sama Shanghai) terkait penguatan ekosistem industri perikanan dan ekonomi rakyat berbasis koperasi di Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Terdapat enam jenis nota kesepahaman (MoU/ Memorandum of Understanding) yang dilakukan kedua belah pihak dimana semuanya terkait dengan upaya mengoptimalkan keberadaan koperasi dalam rangka meningkatkan potensi ekonomi di sektor perikanan dan kemaritiman.

Berfoto bersama usai MoU (humas kemenkop)

Keenam jenis MoU tersebut yaitu Mou Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Untuk Koperasi, MoU Proyek Pabrik Es dan Cold Storage Berbasis Koperasi, MoU pengembangan Gudang Ikan Modern, MoU Pemberdayaan Galangan Kapal Yang Dikelola Oleh Koperasi, MoU Pembentukan dan Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Serta Pengembangan Usaha Koperasi di Sektor Perikanan, kemudian MoU Sinergi Pengembangan dan Pemberdayaan Koperasi di Kawasan Perikanan.

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menjelaskan bahwa penandatangan kerja sama tersebut tindak lanjut dari kesepakatan di berbagai sektor khususnya di sektor ekonom antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Xi Jinping di tahun lalu. Kerja sama di sektor ekonomi tersebut fokus pada pengembangan sektor perikanan dan kemaritiman melalui koperasi.

“Kesepakatan yang kami lakukan adalah khususnya dalam rangka pengembangan potensi sektor perikanan dan kelautan, didalamnya termasuk pembangunan industri pendukung bagi sektor kelautan dan perikanan,” kata Menkop usai menghadiri acara tersebut.

Ia menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi kelautan dan perikanan yang sangat besar dengan lebih dari dua pertiga wilayah berupa lautan. Di sisi lain sektor perikanan memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung ketahanan pangan, memperkuat ekonomi nasional, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Namun demikian, Indonesia dihadapkan pada kondisi kemiskinan yang ekstrim terutama di wilayah-wilayah pesisir yang merupakan area lumbung pangan berbasis maritim. Oleh karena itu perlu ada upaya keberlanjutan untuk mengoptimalkan potensi sumber daya alam tersebut agar permasalahan kemiskinan dapat dihilangkan

"Melalui kerja sama ini kita mendorong adanya transfer pengetahuan, teknologi dan perluasan akses pasar untuk produk - produk yang dikembangkan oleh koperasi dan produk yang dikembangkan di luar koperasi," ucapnya.

"Kami atas nama Pemerintah Republik Indonesia merasa berterima kasih dan mengharapkan agar kerjasama ini bisa berlangsung dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Ketua Umum CO-ETEC, Yang Zijun mengatakan siap mendukung penguatan ekosistem industri perikanan dan perekonomian rakyat terutama di sektor kemaritiman. Ia juga mengapresiasi program strategis nasional dari Presiden Prabowo Subianto yang menggagas program Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih.

Yang menambahkan, melalui MoU yang telah dilakukan tersebut dipastikan akan memberikan manfaat bagi kedua negara dan turut memperkuat sinergi dan kerjasama yang selama ini dilakukan antar dua negara.

"Kami siap memahami lebih dalam mengenai iklim investasi dan kebutuhan pasar di Indonesia serta berdiskusi dengan berbagai pihak di Indonesia mengenai peluang kerjasama di bidang perikanan, kawasan industri, pertanian dan logistik," ucapnya.

Berita terkait

Beberapa Stasiun Televisi Luar Negeri akan Meliput Parade Surabaya Juang 2026

Beberapa Stasiun Televisi Luar Negeri akan Meliput Parade Surabaya Juang 2026

Surabaya-Spektroom : Parade Surabaya Juang 2026 tidak sekadar menghadirkan kembali suasana perjuangan mempertahankan kemerdekaan, tetapi juga menjadi upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat daya tarik wisata sejarah dan budaya. Tahun ini, Pemkot mengangkat kisah Soegiharto, pemain Persebaya era 1930-an yang turut terlibat dalam perjuangan melawan Sekutu. Sekretaris Dinas Kebudayaan,

Bian Pamungkas
Optimalkan Layanan Kesehatan, Bapenda Jember Bersama Puskesmas Jenggawah Evaluasi Capaian Home Care

Optimalkan Layanan Kesehatan, Bapenda Jember Bersama Puskesmas Jenggawah Evaluasi Capaian Home Care

Jember-Spektroom : Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jember terus memperkuat sinergi lintas sektor guna mendukung optimalisasi pelayanan dasar bagi masyarakat. Bapenda Kabupaten Jember bersama Puskesmas Jenggawah menggelar rapat evaluasi berkala, bertempat di kantor Puskesmas Jenggawah, kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat (30/10/2026). Rapat evaluasi digelar terkait pelaksanaan

Budi Sucahyono, Julianto
Minyak Jelantah Jadi Peluang Usaha, Empat Koperasi di Banyumas Jadi Percontohan

Minyak Jelantah Jadi Peluang Usaha, Empat Koperasi di Banyumas Jadi Percontohan

Banyumas-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Banyumas mendukung program percontohan (piloting) pengumpulan minyak jelantah melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Program ini diharapkan mampu mengubah limbah rumah tangga dan usaha kuliner menjadi sumber ekonomi baru sekaligus mendukung pengembangan energi ramah lingkungan. Program kerja sama Kementerian Koperasi dengan PT Pertamina (Persero) tersebut

Bian Pamungkas