Menteri Pendidikan Tinggi Buka Workshop Benchmarking Tendik 2026: Perkuat Kompetensi dan Profesionalisme SDM Perguruan Tinggi
Solo - Spektroom : Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, secara resmi membuka Workshop Benchmarking Tenaga Kependidikan Bidang Analis Sumber Daya Manusia Aparatur dalam Program Tendik Berdampak Tahun 2026. Pembukaan dilakukan secara daring pada Selasa (7/4/2026).
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menunjuk delapan perguruan tinggi sebagai lokasi penyelenggaraan workshop–benchmarking sesuai bidang kompetensi masing-masing. Delapan kampus tersebut yaitu:
- IPB University (Pranata Laboratorium Pendidikan),
- Universitas Gadjah Mada (Pranata Komputer),
- Universitas Indonesia (Pustakawan),
- Universitas Padjadjaran (Analisis Kebijakan),
- Universitas Airlangga (Arsiparis),
- Universitas Sebelas Maret/UNS (Analisis SDM Aparatur),
- Binus University (Pranata Humas),
- Universitas Terbuka (Fasilitas Pemanfaatan Modul Digital).
Untuk pelaksanaan di UNS Surakarta, kegiatan berlangsung di Hotel Alana Solo hingga 10 April 2026.
Dalam sambutan pembukaannya, Prof. Brian menegaskan bahwa program ini bukan sekadar pelatihan rutin, melainkan langkah strategis dalam memperkuat fondasi pendidikan tinggi yang berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya peran tenaga kependidikan (Tendik) dalam meningkatkan mutu dan daya saing perguruan tinggi.
“Peran Tendik mungkin terlihat kecil dan kerap tidak tampak di permukaan, namun sesungguhnya sangat strategis. Berbagai aktivitas yang dilakukan Tendik, meskipun tampak sederhana, memiliki kontribusi besar dalam memastikan agenda perguruan tinggi berjalan dengan baik dan semakin berkualitas,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya UNS Surakarta, Prof. E. Muhtar, menyampaikan bahwa Program Tendik Berdampak merupakan inisiatif strategis Kemdiktisaintek untuk meningkatkan kompetensi teknis, profesional, dan sosio-kultural tenaga kependidikan pada 2026.
UNS, kata Prof. Muhtar, dipercaya menjadi tuan rumah bidang analisis SDM Aparatur karena dinilai memiliki tata kelola sumber daya manusia yang baik serta kapasitas institusi yang mumpuni untuk mendukung peningkatan kualitas Tendik secara nasional.
“Penunjukan ini merupakan bentuk kepercayaan sekaligus kehormatan bagi UNS untuk berkontribusi dalam pengembangan kapasitas SDM Aparatur di lingkungan pendidikan tinggi,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa melalui peran ini UNS terus mendukung program strategis pemerintah guna menciptakan Tendik yang profesional, kompeten, dan berdampak bagi kemajuan pendidikan Indonesia.
Workshop–benchmarking tersebut dirancang dengan berbagai sesi pelatihan, diskusi, dan berbagi praktik guna memberikan penguatan kompetensi secara komprehensif kepada seluruh peserta. ( Dan )