Menteri PU Dorong Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ketahanan Nasional dan Lingkungan

Menteri PU Dorong Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ketahanan Nasional dan Lingkungan
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo saat menjadi Keynote Spech 5th International Conference on Sustainable Infrastructure and Built Environment (SIBE) di Institut Teknologi Bandung ( birkom pu)

Spektroom– Pembangunan infrastruktur berkelanjutan menjadi pondasi penting bagi ketahanan nasional dan kesejahteraan masyarakat. Infrastruktur bukan hanya sarana pembangunan ekonomi, tetapi juga wujud kehadiran negara dalam melindungi rakyatnya. Hal itu disampaikan Menteri Pekerjaan Umum, Doddy Hanggodo dalam sambutannya pada 5th International Conference on Sustainable Infrastructure and Built Environment (SIBE) di Institut Teknologi Bandung, Selasa (4/11/2025).

Menteri Dody menegaskan, infrastruktur memiliki peran strategis sebagai penopang utama kehidupan berbangsa. Termasuk dalam menjaga masyarakat dari risiko bencana alam, dinamika ekonomi, hingga perubahan iklim yang ekstrim. Menteri Dody menekankan bahwa kekuatan sebuah negara tidak hanya diukur dari aspek pertahanan militer, tetapi juga dari kemampuan menyediakan infrastruktur yang tangguh dan berkelanjutan bagi masyarakat.

"Infrastruktur adalah bentuk pertahanan sipil yang tidak kalah penting dari kekuatan militer. Infrastruktur menghubungkan antar wilayah, dan menjaga kesatuan masyarakat. Lebih dari sekadar efisiensi, infrastruktur merupakan perlindungan itu sendiri dan bukti nyata bahwa negara hadir untuk melindungi rakyatnya,”ujar Menteri Dody.

Menteri Dody menjelaskan, Kementerian PU memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan nasional melalui tiga pilar yaitu pangan, air, dan energi. Dalam bidang ketahanan pangan, Kementerian PU membangun dan memperkuat bendungan serta jaringan irigasi untuk memastikan ketersediaan air bagi pertanian secara berkelanjutan.

Menteri Dody saat menjawab media didampingi pars akademisi ITB ( Spektroom/ diah dayanti)

Dalam bidang air, dilakukan pembangunan sistem penyediaan air baku dan air minum yang merata, serta pengelolaan sanitasi yang lebih baik. Di bidang energi, Kementerian PU juga mendorong pemanfaatan sumber energi terbarukan, seperti bendungan multifungsi yang terintegrasi dengan pembangkit listrik tenaga air dan surya, hingga pengolahan limbah menjadi energi.

“Infrastruktur bukanlah suatu monumen kekuasaan, melainkan fondasi kepercayaan yang dibangun agar setiap warga negara dapat hidup dengan martabat, ketangguhan, dan harapan di tanah airnya sendiri. Setiap jembatan, jalan, dan bendungan yang kita bangun merupakan wujud janji pemerintah kepada rakyatnya, bahwa kemajuan harus melayani kemanusiaan, dan pembangunan sejati bukan diukur dari apa yang kita bangun, melainkan dari siapa yang kita angkat derajatnya,” ucap Menteri Dody.

Berita terkait

NU Kota Sumenep Tegaskan Kemandirian Organisasi, Dorong Pengembangan Ala Tariqoh Jami’iyah

NU Kota Sumenep Tegaskan Kemandirian Organisasi, Dorong Pengembangan Ala Tariqoh Jami’iyah

Sumenep -Spektroom : Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Kota Sumenep menegaskan komitmennya untuk membangun kemandirian organisasi melalui pengembangan berbasis kekuatan internal atau tariqoh jami’iyah. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Lailatul Ijtima’ yang dirangkai dengan dzikir dan doa Asyura di pelataran Masjid Nurul Muhlisin, Desa Marengan Daya,

Buang Supeno
Sat Polairud Polres Selayar dan Syahbandar Sosialisasikan Keselamatan Pelayaran dan Bagikan  Life Jacket Kepada Awak KLM

Sat Polairud Polres Selayar dan Syahbandar Sosialisasikan Keselamatan Pelayaran dan Bagikan Life Jacket Kepada Awak KLM

Kepulauan Selayar-Spektroom : Untuk meningkatkan kesadaran keselamatan pelayaran serta mencegah terjadinya kecelakaan laut, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Kepulauan Selayar bersama Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Benteng Selayar melaksanakan pengawasan kegiatan bongkar muat sekaligus sosialisasi keselamatan kepada awak Kapal Layar Motor (KLM) di Pelabuhan Rauf Rahman

Nur Jalil Sultan, Bian Pamungkas