Berkah Dari Pesparawi XIV Bagi Pelaku UMKM

Banyak peserta dari luar Papua yang membeli noken dan pernak-pernik sebagai oleh-oleh

Berkah Dari Pesparawi XIV Bagi Pelaku UMKM
Area pameran produk lokal ala papua diajang Pesparawi nasional ke XIV tahun 2026 di Manokwari.(foto: humas panpel pesparawi).

Manokwari-Spektroom : Penyelenggaraan Pesta Paduan Suara Gerejawi/Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, bukan saja tentang lomba atau ajang puji pujian semata, akan tetapi punya manfaat lain, sebut saja manfaat ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Salah satunya adalah para perajin dan penjual tas noken serta aneka pernak-pernik khas Papua yang memadati area pameran dan bazar UMKM di lingkungan Universitas Negeri Papua/UNIPA Amban Manokwari.

Sejak dibukanya pameran Pesparawi Nasional XIV, stan-stan UMKM ramai dikunjungi peserta, oficial, maupun masyarakat yang ingin membawa pulang cendera mata khas Papua.

Beragam produk ditawarkan, mulai dari tas noken berbagai ukuran, gelang dan kalung etnik, gantungan kunci, hingga ukiran khas Papua yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Maria Rumansara, sebagai salah satu pelaku UMKM yang ditemui Kamis, 25 Juni 2026 mengaku bersyukur, dapat berpartisipasi dalam kegiatan berskala nasional itu, apalagi diberi kesempatan pamer sekaligus berjualan hasil kerajinan tangan ala papua.

Kehadiran ribuan peserta dari berbagai daerah di seluruh Indonesia menurutnya, menjadi peluang berharga meraup rupiah, penuhi kebutuhan hidup keluarga.

"Puji Tuhan, selama Pesparawi ini penjualan kami meningkat cukup baik. Banyak peserta dari luar Papua yang membeli noken dan pernak-pernik sebagai oleh-oleh karena mereka tertarik dengan budaya Papua," ujar Maria.

Selain meningkatkan pendapatan, ajang Pesparawi baginya dan rekan rekan seprofesi dijadikan sebagai sarana promosi yang efektif bagi produk kerajinan lokal.

Iapun berharap ada lagi kegiatan besar di Manokwari agar memberi manfaat bagi para pelaku UMKM, sebab semakin banyak orang datang ke Papua Barat, khususnya Manokwari, semakin banyak pula rejeki yang diperoleh.

"yaa...semoga semakin banyak kegiatan besar disini karena dengan begitu kita punya bisa ramai dibeli," tambah Maria.

Sementara itu rangkaian kegiatan lomba 12 kategori pada Pesparawi Nasional ke XIV tahun 2026 di Manokwari Papua Barat, terlaksana mulai 22 hingga mencapai 28 Juni 2026 ditutup dengan lomba nomor bergengsi yakni untuk paduan suara anak, remaja dan paduan suara dewasa.

Berita terkait

Pemprov Papua Barat Canangkan Gerakan Penanaman Satu Juta Pohon Matoa

Pemprov Papua Barat Canangkan Gerakan Penanaman Satu Juta Pohon Matoa

Manokwari-Spektroom : Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan melakukan pencanangan gerakan penanaman satu juta pohon Matoa di seluruh wilayah Papua Barat. Pencanangan ditandai dengan penanaman pohon Matoa di kawasan Arboretum, halaman Kantor Gubernur Papua Barat di Arfai, Manokwari pada Jumat (14/8/2026). Dominggus Mandacan mengatakan, program tersebut akan dikoordinasikan bersama seluruh

Anthonius Teniwut, Julianto
Pemprov NTB bersama DPRD Sepakat APBD Harus Realistis dan Berdampak

Pemprov NTB bersama DPRD Sepakat APBD Harus Realistis dan Berdampak

Mataram-Spektroom : Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama DPRD Provinsi NTB menyepakati KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2027 dengan menempatkan pengelolaan fiskal yang realistis, sehat, dan berorientasi pada hasil sebagai pijakan pembangunan daerah. Kesepakatan tersebut sekaligus menegaskan komitmen bersama untuk mengarahkan anggaran pada agenda transformasi ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kesepakatan

Marsam Putrangga, Julianto
Promovendus: Keberhasilan Pelayanan Publik sangat Ditentukan oleh Kualitas Kinerja Aparat

Promovendus: Keberhasilan Pelayanan Publik sangat Ditentukan oleh Kualitas Kinerja Aparat

Makassar-Spektroom : Pelayanan publik merupakan salah satu fungsi utama pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus newujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif,transparan dan akuntabel. Bukan itu saja, keberhasilan pelayanan publik sangat ditentukan oleh kualitas kinerja aparatur, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya partisipasi publik aksesibilitas layanan, inovasi dan komitmen kerja pegawai.

Yahya Patta, Julianto
ссс