Pemprov Papua Barat Canangkan Gerakan Penanaman Satu Juta Pohon Matoa

Pemprov Papua Barat Canangkan Gerakan Penanaman Satu Juta Pohon Matoa
Gerakan Penanaman satu juta pohon matoa oleh Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan. (foto: humas pemprov.PB)

Manokwari-Spektroom : Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan melakukan pencanangan gerakan penanaman satu juta pohon Matoa di seluruh wilayah Papua Barat. Pencanangan ditandai dengan penanaman pohon Matoa di kawasan Arboretum, halaman Kantor Gubernur Papua Barat di Arfai, Manokwari pada Jumat (14/8/2026).

Dominggus Mandacan mengatakan, program tersebut akan dikoordinasikan bersama seluruh pemerintah kabupaten di Papua Barat dengan pembagian target penanaman sesuai potensi dan kemampuan masing-masing daerah.

“Kita akan koordinasi dengan semua kabupaten di seluruh Papua Barat sehingga kita canangkan satu juta. Tiap-tiap kabupaten kita tentukan berapa pohon, dan kalau ditotal semua bisa mencapai satu juta pohon,” ujar Dominggus Mandacan.

Menurutnya, pemerintah memiliki tanggung jawab menyiapkan bibit Matoa dengan melibatkan dukungan berbagai pihak, termasuk mitra pembangunan, tokoh lintas agama, masyarakat adat, serta organisasi sosial kemasyarakatan yang memiliki kepedulian terhadap kelestarian hutan.

Dominggus juga menyoroti keberadaan pohon Matoa yang belum banyak terlihat diperjualbelikan di Manokwari, berbeda dengan Jayapura yang menurutnya memiliki aktivitas perdagangan Matoa cukup tinggi.

“Hari ini kita pencanangan satu juta pohon Matoa. Tidak ada pohon lain, hanya Matoa. Kita ingin Matoa ini berkembang dan menjadi bagian dari upaya menjaga hutan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Ia berharap pemerintah kabupaten dapat mengalokasikan anggaran untuk mendukung penyediaan bibit dan penanaman Matoa di wilayah masing-masing.

Gerakan satu juta pohon Matoa tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dilanjutkan dengan pemeliharaan dan pengembangan tanaman secara berkelanjutan sehingga Matoa dapat menjadi salah satu tanaman endemik yang semakin berkembang di Papua Barat.

Berita terkait

Pedagang Musiman Di Jayapura Mengeluh, Atribut Merah Putih Sepi Pembeli

Pedagang Musiman Di Jayapura Mengeluh, Atribut Merah Putih Sepi Pembeli

Jayapura-Spektroom : Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun(HUT) KE 81 Kemerdekaan RI tahun 2026, para pedagang musiman atribut Merah Putih di Abepura Jayapura, mengeluhkan turunnya omset dan sepi pembeli akibat melemahnya daya beli masyarakat serta penggunaan kembali bendera dari tahun-tahun sebelumnya. Faktor Penyebab menurunnya daya beli, membuat masyarakat lebih memilih mengutamakan

Anthonius Teniwut, Julianto