Menuju Harapan Baru, 30 Warga Palangka Raya Asah Keterampilan Las demi Masa Depan
Sirajudinoor: Selain buka peluang kerja, peningkatan kompetensi ini dapat memicu tumbuhnya wirausaha baru jasa pengelasan.
Palangka Raya-Spektroom : Percikan api dari mesin las memenuhi ruang praktik di Aula Dinas Tenaga Kerja Kota Palangka Raya, Rabu (22/7/2026). Di balik cahaya terang itu, tersimpan harapan baru bagi 30 peserta yang mengikuti Pelatihan Peningkatan Keterampilan Las sebagai bekal meningkatkan taraf hidup dan membuka peluang kerja yang lebih luas.
Pelatihan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah bersama Dinas Tenaga Kerja Kota Palangka Raya dalam upaya meningkatkan kompetensi tenaga kerja melalui pendidikan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.
Instruktur pelatihan, Sirajudinoor, mengatakan keterampilan pengelasan masih menjadi salah satu kompetensi yang banyak dibutuhkan di berbagai sektor, mulai dari konstruksi, manufaktur hingga jasa perbengkelan. Karena itu, peserta tidak hanya diberikan teori, tetapi juga porsi praktik yang lebih besar agar benar-benar siap memasuki dunia kerja.
"Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan keterampilan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri," ujarnya.
Selama pelatihan, peserta mempelajari pengenalan peralatan kerja, karakteristik material, teknik dasar pengelasan, hingga penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Setelah memahami teori, mereka langsung mempraktikkan teknik pengelasan sesuai standar industri dengan pendampingan instruktur.
Menurut Sirajudinoor, kemampuan mengelas yang baik harus diiringi disiplin dalam menerapkan K3. Keduanya menjadi modal penting bagi tenaga kerja profesional agar mampu menghasilkan pekerjaan berkualitas sekaligus menjaga keselamatan saat bekerja.
"Pelatihan ini dirancang agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan teknik pengelasan dengan benar dan aman. Keterampilan ini menjadi bekal penting, baik untuk melamar pekerjaan di dunia industri maupun membuka usaha mandiri," katanya.
Lebih dari sekadar mengajarkan teknik mengelas, pelatihan ini diharapkan menjadi jalan bagi peserta untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Bekal keterampilan yang dimiliki dapat membuka kesempatan memperoleh pekerjaan yang lebih layak, bahkan mendorong lahirnya usaha jasa pengelasan baru yang mampu menciptakan lapangan kerja di lingkungan sekitarnya.
"Selain membuka peluang kerja, peningkatan kompetensi ini diharapkan dapat memicu tumbuhnya wirausaha baru di bidang jasa pengelasan. Dengan begitu, program ini turut mendukung pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja di Kota Palangka Raya," pungkas Sirajudinoor. (Polin-Gusti/ndk)