Menyalakan Semangat Kemerdekaan, Bagikan Bendera Merah putih
Landak-Spektroom : Pagi di Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, terasa berbeda pada Jumat (07/08/2026). Di halaman GOR Indoor Bujankang Nyangko, ratusan lembar Bendera Merah Putih tersusun rapi.
Warna merah dan putih yang mendominasi lokasi seakan menjadi penanda bahwa peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia semakin dekat.
Satu per satu masyarakat, aparatur pemerintah, hingga pengendara yang melintas menerima bendera yang dibagikan secara simbolis oleh Pemerintah Kabupaten Landak bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Di tengah semangat itu, bukan sekadar kain merah dan putih yang diserahkan, melainkan pesan tentang persatuan, nasionalisme, dan penghormatan terhadap perjuangan para pendiri bangsa.
Pemerintah Kabupaten Landak tahun ini menyiapkan 3.677 lembar Bendera Merah Putih untuk dibagikan kepada masyarakat.
Program tersebut menjadi bagian dari gerakan nasional menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus mengajak masyarakat mengibarkan bendera di rumah, sekolah, tempat usaha, dan ruang-ruang publik lainnya.
Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, menegaskan bahwa Bendera Merah Putih bukan hanya simbol negara yang dikibarkan setiap bulan Agustus. Lebih dari itu, bendera menjadi identitas bangsa sekaligus pengingat bahwa kemerdekaan lahir dari perjuangan panjang yang menuntut pengorbanan besar.
Menurut Karolin, pemasangan bendera secara serentak di berbagai sudut wilayah diharapkan mampu membangkitkan kembali rasa cinta tanah air, terutama di kalangan generasi muda yang akan menjadi penerus bangsa di masa depan.
“Merah Putih adalah alat pemersatu kita. Melalui gerakan ini, semangat kebangsaan dan rasa memiliki terhadap Indonesia harus terus dipelihara,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari jajaran kepolisian. Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari menilai momentum peringatan kemerdekaan bukan hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat persatuan di tengah masyarakat.
Ia mengajak warga untuk menjadikan pengibaran Bendera Merah Putih sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
“Semangat kemerdekaan harus hadir dalam kehidupan sehari-hari. Persatuan, gotong royong, dan kecintaan terhadap tanah air adalah nilai yang harus terus dijaga,” katanya.
Di tengah berbagai tantangan zaman, dari derasnya arus informasi hingga perubahan sosial yang cepat, selembar Merah Putih tetap memiliki makna yang sama: mengingatkan bahwa Indonesia berdiri karena persatuan.
Dari Landak, pesan itu kembali dikumandangkan. Bahwa kemerdekaan bukan hanya untuk dikenang setiap Agustus, tetapi juga dirawat setiap hari melalui semangat kebangsaan yang hidup di tengah masyarakat.