Merawat Lansia  Harus Secara Komperhensif, Agar Semua Masalah Bisa Tertangani

Merawat Lansia  Harus Secara Komperhensif, Agar Semua Masalah Bisa Tertangani
Kuncoro Harimurti - Sekjen Pergemi ( Foto Capture YouTube Kemendukbangga/BKKBN).

Spektroom - Perawatan Jangka Panjang (PJP) Lansia harus benar-benar disikapi, karena PBB mempunyai misi UN Decade of Healthy Aging (dekade penuaan yang sehat) dan PBB  mencanangkan tahun 2021-2030,  seluruh negara termasuk Indonesia bisa melakukan aksi-aksi yang targetnya adalah untuk mencapai usia lanjut yang sehat.

Hal itu dikemukakan Sekretaris Jenderal, Pengurus Pusat Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia (Pergemi) Kuncoro Harimurti, dalam paparannya  disampaikan pada Orientasi Pendampingan Perawatan Jangka Panjang Bagi Lansia Berbasis Keluarga,  Kemendukbangga/BKKBN, Jum'at (26/9/2025).


Konsep dasar PJP lansia dan pengenalan kondisi lansia, sindrom geriatrik dan penyakit degeneratf, yang dicanangkan PBB, menurut Kuncoro ada beberapa rencana aksi, seperti mengubah cara berpikir, merasa, dan perlakuan terhadap usia lanjut atau yang sering disebut sebagai Ageisme.

audio-thumbnail
Voice Kuncoro PJP
0:00
/129.687

Ageisme adalah prasangka, stereotip, dan diskriminasi yang ditujukan kepada seseorang atau kelompok berdasarkan usia, dalam hal ini kepada kaum lansia.


"Jadi kita sering berpikir atau melihat bahwa orang tua itu adalah orang-orang yang sudah lemah. yang sudah takdirnya menjadi tua. Sehingga kita secara tidak disengaja atau mungkin bahkan disengaja mempunyai pemikiran atau cara berpikir yang diskriminatif" ujarnya menjelaskan.

Kuncoro mencontohkan, jika seorang lansia dalam kondisi sakit tidak perlu dirawat di Rumah Sakit, karena tinggal menunggu waktu saja.


"Kita merasa bahwa lansia itu kalau sudah sakit ya sudah, sakit saja, di rumah saja, dirawat oleh keluarganya saja, tanpa ingin memberikan yang terbaik kepada mereka"


Kemudian memastikan bahwa masyarakat itu bisa mengembangkan kemampuan para lansianya. Nah ini yang tadi saya katakan, ini membutuhkan peran serta masyarakat secara luas.

"Tegasnya lansia membutuhkan perawatan yang individual, karena kebutuhannya berbeda-beda, namun perawatannya juga harus terpadu atau komprehensif atau saling berkaitan satu sama lain" tuturnya.


Kuncoro juga mengatakan, PJP Lansia tidak bisa dilakukan hanya oleh satu pihak saja,  karena permasalahan pada lansia sedemikian kompleks, kesehatan fisik dan atau pshikis,  gizi, serta ketergantungan terhadap sekitarnya.


"Sehingga lansia membutuhkan pihak berkompeten terhadap masing-masing masalah yang dialaminya, namun penanganannya juga harus secara bersama-sama atau terpadu" tutup dia.(@Ng).

Berita terkait

Mengais Rejeki  Dihari Kemerdekaan RI: Pedagang Musimam di Mimika Jual Atribut Merah Putih

Mengais Rejeki Dihari Kemerdekaan RI: Pedagang Musimam di Mimika Jual Atribut Merah Putih

Mimika-Spektroom : Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, para pedagang musiman atribut Merah Putih mulai bermunculan dan membuka lapak di pinggir jalan utama di berbagai kota untuk menawarkan bendera, umbul-umbul serta berbagai perhiasan lainnya. Gunawan salah satunya, pedagang pernak pernik hari kemerdekaan juga bendera Merah Putih,

Anthonius Teniwut, Julianto
Dari Kemudahan Izin Menuju Peluang Kerja, Kalteng Tembus 10 Besar Nasional Layanan Investasi

Dari Kemudahan Izin Menuju Peluang Kerja, Kalteng Tembus 10 Besar Nasional Layanan Investasi

Palangka Raya-Spektroom : Di balik proses perizinan yang semakin cepat dan mudah, terbuka harapan baru bagi tumbuhnya investasi, lahirnya lapangan kerja, dan bergeraknya roda perekonomian daerah. Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam membenahi pelayanan publik kini membuahkan pengakuan di tingkat nasional. Berdasarkan Keputusan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM RI Nomor

Polin, Julianto
Pramono Optimistis Transaksi Jakarta Sneaker Day 2026 Lampaui Rp30 Miliar, UMKM Ikut Terdongkrak

Pramono Optimistis Transaksi Jakarta Sneaker Day 2026 Lampaui Rp30 Miliar, UMKM Ikut Terdongkrak

Jakarta-Spektroom : Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, optimis nilai transaksi Jakarta Sneaker Day (JSD) Blok M Festival 2026 mampu melampaui capaian tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp30 miliar. Optimisme tersebut didorong tingginya antusiasme masyarakat yang memadati kawasan Blok M pada hari pertama penyelenggaraan. "Tahun lalu ketika diadakan di JCC, nilai

Irvan Idris Saleh, Julianto
ссс