Milad ke-4 Pondok Pesantren Jannatun Naim Bandarlampung Diwarnai dengan Tabligh Akbar Oleh Dai Kondang Ustadz Abdul Somad

Milad ke-4 Pondok Pesantren Jannatun Naim Bandarlampung Diwarnai dengan Tabligh Akbar Oleh Dai Kondang Ustadz Abdul Somad
Ustadz Abdul Somad (Foto Capture YouTube JaNala Channel)

Spektroom - Empat tahun mungkin terasa singkat. Tetapi bagi sebuah lembaga pendidikan, empat tahun adalah fondasi. Di situlah nilai ditanamkan, karakter dibentuk, dan arah masa depan ditentukan.

Pondok pesantren, bukan sekedar sebagai tempat belajar, tetapi sebagai ruang tumbuhnya generasi yang beriman, berilmu, dan beradab.

Hal itu disampaikan Kepala Biro Umum Sekretariat Provinsi Lampung Muhammad Yuliardi, pada Gebyar Milad ke-4 Pondok Pesantren Jannatun Naim Bandarlampung, Jum'at (13/2/2026).

Muhammad Yuliardi- Karo Umum Setprov Lampung (Foto Capture YouTube JaNala Channel)

Membacakan sambutan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djauzal, Karo Umum Muhammad Yuliardi, menyampaikan kalau kita bicara peradaban, jangan bayangkan sesuatu yang jauh dan besar dulu.

"Peradaban itu dimulai dari keluarga, dari sekolah, dari anak-anak yang hari ini kita didik dengan Al-Qur'an, dengan akhlak, dengan disiplin, dan dengan cinta ilmu" tandasnya.

Saat ini, lanjut Mirza, Indonesia, termasuk Provinsi Lampung, sedang berada di fase bonus demografi. Artinya, jumlah penduduk usia produktif kita jauh lebih besar dibanding usia non-produktif. Hal ini merupakan peluang emas, tetapi juga bisa menjadi tantangan yang besar.

"Bonus demografi tidak otomatis menjadi berkah. Dia hanya akan menjadi kekuatan jika generasi mudanya memiliki karakter, kompetensi, dan keimanan yang kokoh. Kalau tidak, justru bisa berubah menjadi beban sosial" lanjut Gubernur mengingatkan.

Milad ke-4 Pondok Pesantren Jannatun Naim yang dirangkai dengan Tabligh Akbar dengan tema “Pendidikan Islami Sebagai Fondasi Peradaban” tersebut diawali Sholat Jumat berjamaah yang dipimpin Khotib Jum’at oleh dai kondang Ustadz Abdul Somad (UAS).

Dalam tausiyahnya, UAS mengisahkan, pondok tahfidz Quran terbesar di dunia bukan di Mesir, Maroko atau bahkan Arab Saudi.

"Pondok tahfidz yang cabangnya terbanyak di dunia dari Eropa sampai Asia adalah Pondok Tahfidz Sulaimaniyah dari negerinya Ataturk, namanya Syekh Sulaiman Tanuhan." terang UAS berkisah.

Meskipun pemimpin politiknya Firaun, pemimpin politik yang jahat, menutup masjid, membubarkan tarekat, tapi kalau satu ini tetap ada, insya Allah tahfidz Qur'an akan tetap ada.

"Itulah pentingnya pondok pesantren tahfidz Quran, seperti pondok Jannatun Naim yang fokusnya di tahfidz Quran, dan saya tidak khawatir akan masa depan Indonesia dan Islam tetap tegak berdiri karena kita punya pondok pesantren tahfidz Qur'an." Ujar UAS meyakinkan jemaahnya.

Ustadz Abdul Somad Juga berharap agar para orang kaya di Lampung ini, kekayaanya tidak hanya dibelanjakan harta benda atau jalan-jalan ke luar negeri, namun untuk membeli tanah dan diwakafkan untuk mendirikan pondok pesantren tahfidz Qur'an.

"Kita doakan orang-orang kaya di Lampung mudah-mudahan duitnya jangan semua beli mobil mewah, beli emas atau untuk jalan ke luar negeri, tapi beli tanah dan tanahnya wakafkan buat masjid, buat asrama dan buka pesantren tahfidz" pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya Dalam Safari Dakwah sambut ramadhan di Lampung, UAS dijadwalkan hadir dalam kegiatan di Masjid Al-Bakrie, Bandar Lampung, dalam agenda HUT tvOne, Sabtu (14/2/2026).

Mengakhiri Safari Dakwah sambut ramadhan di Lampung, Minggu, 15 Februari 2026 UAS akan mengisi Kajian Subuh di Pondok Pesantren Darul A’mal, Bandar Lampung, dan safari dakwah ditutup dengan Tabligh Akbar di Masjid Sabilul Mustofa, Lampung Selatan. (@Ng).

Berita terkait

Mengais Rejeki  Dihari Kemerdekaan RI: Pedagang Musimam di Mimika Jual Atribut Merah Putih

Mengais Rejeki Dihari Kemerdekaan RI: Pedagang Musimam di Mimika Jual Atribut Merah Putih

Mimika-Spektroom : Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, para pedagang musiman atribut Merah Putih mulai bermunculan dan membuka lapak di pinggir jalan utama di berbagai kota untuk menawarkan bendera, umbul-umbul serta berbagai perhiasan lainnya. Gunawan salah satunya, pedagang pernak pernik hari kemerdekaan juga bendera Merah Putih,

Anthonius Teniwut, Julianto
Dari Kemudahan Izin Menuju Peluang Kerja, Kalteng Tembus 10 Besar Nasional Layanan Investasi

Dari Kemudahan Izin Menuju Peluang Kerja, Kalteng Tembus 10 Besar Nasional Layanan Investasi

Palangka Raya-Spektroom : Di balik proses perizinan yang semakin cepat dan mudah, terbuka harapan baru bagi tumbuhnya investasi, lahirnya lapangan kerja, dan bergeraknya roda perekonomian daerah. Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam membenahi pelayanan publik kini membuahkan pengakuan di tingkat nasional. Berdasarkan Keputusan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM RI Nomor

Polin, Julianto
Pramono Optimistis Transaksi Jakarta Sneaker Day 2026 Lampaui Rp30 Miliar, UMKM Ikut Terdongkrak

Pramono Optimistis Transaksi Jakarta Sneaker Day 2026 Lampaui Rp30 Miliar, UMKM Ikut Terdongkrak

Jakarta-Spektroom : Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, optimis nilai transaksi Jakarta Sneaker Day (JSD) Blok M Festival 2026 mampu melampaui capaian tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp30 miliar. Optimisme tersebut didorong tingginya antusiasme masyarakat yang memadati kawasan Blok M pada hari pertama penyelenggaraan. "Tahun lalu ketika diadakan di JCC, nilai

Irvan Idris Saleh, Julianto
ссс