Monumen Pers Nasional Solo, Jadi Destinasi Edu Tourism Dukung Literasi

Monumen Pers Nasional Solo, Jadi Destinasi Edu Tourism Dukung Literasi
Wakil Walikota Solo Astrid Widayani mengunjungi Monumen Pers Nasional , Dukung Literasi ( Senin 05/01/2026, Dan )

Spektroom - Monumen Pers Nasional Solo yang kini bertransformasi menjadi destinasi Edu Tourism favorit mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota, bahkan meski telah memiliki berbagai koleksi termasuk ribuan buku tetapi bacaan anak anak masih perlu ditambah guna mendukung literasi masyarakat.

Saat melakukan kunjungan ( Senin, 05/01/2026 ) Wakil walikota Solo Astrid Widayani mengatakan Monumen Pers memiliki nilai sejarah yang luar biasa mulai dari tempat berdirinya PWI pertama kali hingga menjadi pusat dekomentasi perjalanan pers di Indonesia.

Sehingga revitalisasi yang dilakukan dengan membuat area perpustakaan lebih nyaman untuk pengunjung anak dan umum merupakan langkah yang tepat apalagi penguatan literasi menjadi kunci utama bagi masyarakat agar mampu memilah informasi yang benar di tengah cepatnya perubahan teknologi digital.

" Kami sangat memperhatikan bagaimana penguatan literasi di Kota Solo tetap terjaga, ditengah perubahan gaya hidup dan cepatnya arus informasi.literasi yang cukup sangat diperlukan agar masyarakat bisa membedakan mana berita yang benar dan mana yang hoax " Tegas Astrid

Menanggapi tekad Pemkot, Kepala Monumen Pers Nasional Surakarta, Widodo Hastjaryo, mengakui koleksi perpustakaan anak saat ini masih terbatas sekitar 500 buku.

Pihaknya menyambut baik komitmen Wawali untuk memberikan bantuan koleksi buku tambahan guna meningkatkan minat baca sejak usia dini.

" Kami mengakui koleksi buku anak masih kurang.allhamdullilah bu Wawali tadi menyampaikan akan memberikan rambahan buku komik dan buku bacaan anak lainnya untuk menambah koleksi kami" Ungkap Widodo

Kolaborasi antara Pemerintah Kota Surakarta dan Monumen Pers diharapkan mampu meningkatkan angka kunjungan wisata edukasi sekaligus memperkuat indeks literasi daerah.

Monumen Pers yang berlokasi di Jalan Diponegoro Solo dan berdiri 9 Februari 2009 ini terus berupaya meng-upgrade layanan interaktif dan alat permainan di perpustakaan dari yang sekarang kokeksinya berupa ribuan buku yang terkait dengan pers, komunikasi, dan informasi , Surat Kabar dan Majalah sejak masa sebelum dan sesudah Revolusi Nasional Indonesia,Teknologi Komunikasi berupa Mesin ketik, pemancar, telepon, radio, kamera, dan kentongan besar, arsip Surat kabar dan majalah yang telah didigitalisasi, serta arsip lainnya yang terkait dengan sejarah pers Indonesia serta sekarang ini telah dilengkapi ruang baca yang nyaman, akses internet gratis, dan beberapa fasilitas yang mendukung kegiatan literasi. ( Dan )

Berita terkait

Sri Lestari Poernomo: Koruptor Dipenjara, Uang Negara Jangan Ikut Hilang

Sri Lestari Poernomo: Koruptor Dipenjara, Uang Negara Jangan Ikut Hilang

Makassar - Spektroom : Memidanakan koruptor tidak otomatis menyelesaikan persoalan korupsi. Ketika pelaku telah dijebloskan ke penjara, negara masih menghadapi pekerjaan penting: memastikan uang dan aset yang dikorupsi kembali ke kas negara. Pandangan itu disampaikan Sri Lestari Poernomo, SH., MH., Dosen Hukum Perdata Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. Menurutnya,

Yahya Patta, Buang Supeno
Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Padang-Spektroom : Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) memperkuat upaya perlindungan anak melalui pengembangan mekanisme rujukan terpadu bagi Anak yang Membutuhkan Perlindungan Khusus (AMPK), termasuk anak yang terdampak atau terpapar jaringan kekerasan ekstremisme. Penguatan tersebut dibahas Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah bersama Deputi Deradikalisasi BNPT sekaligus Direktur Idensos Densus 88 AT, Irjen

Rafles
ссс