Musrenbang Karau Kuala Fokuskan Anggaran pada Program Berdampak Nyata
Spektroom - Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menegaskan komitmen pembangunan yang berorientasi pada manfaat langsung bagi masyarakat melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Karau Kuala, Rabu, (04/02/2026). Forum ini menjadi ruang strategis dalam menyelaraskan kebutuhan riil masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah.
Bupati Barito Selatan Eddy Raya menekankan prinsip money follows program, yakni penganggaran yang memprioritaskan program-program yang memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, Musrenbang Kecamatan memiliki peran penting dalam menyaring dan menetapkan skala prioritas pembangunan yang terukur, realistis, serta dapat diimplementasikan secara efektif.
Selain sebagai forum perencanaan, Musrenbang juga menjadi sarana memperkuat sinergi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan, baik pemerintah, lembaga, maupun masyarakat, guna memastikan pembangunan berjalan searah dan berkelanjutan.
“Oleh karena itu, Musrenbang Kecamatan ini menjadi forum yang sangat strategis dalam menetapkan prioritas pembangunan yang terukur, realistis, dan berdampak langsung,” ujar Bupati Barito Selatan, Eddy Raya.
Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Barito Selatan. Eddy Raya berharap Musrenbang ini menghasilkan kesepakatan terbaik demi terwujudnya Barito Selatan yang sejahtera, berdaya saing, serta mampu menjadi penyangga pangan dan energi bagi Ibu Kota Nusantara (IKN).
Dalam forum itu, Camat Karau Kuala Adriansyah menyampaikan laporan sejumlah program yang telah dilaksanakan, diantaranya pasar murah sebanyak 100 paket yang masing-masing berisi beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter. Paket tersebut dijual seharga Rp120 ribu dan disubsidi menjadi Rp50 ribu per paket.
Selain itu, Gerakan Pangan Murah juga dilaksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Barito Selatan dengan paket yang berisi gula pasir, minyak goreng, bawang merah, dan bawang putih sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Musrenbang Kecamatan Karau Kuala diharapkan tidak hanya melahirkan daftar usulan, tetapi juga keputusan pembangunan yang benar-benar berpihak kepada masyarakat. Dengan perencanaan yang fokus, kolaboratif, dan berbasis kebutuhan, Barito Selatan ditargetkan tumbuh sebagai daerah yang kuat secara ekonomi, tangguh secara sosial, dan strategis dalam mendukung pembangunan nasional, termasuk juga IKN. (Polin-Gordon)