Mutasi Besar Polri Guncang Jawa Timur, Kapolresta Malang Kota hingga Kapolres Malang Berganti

Mutasi Besar Polri Guncang Jawa Timur, Kapolresta Malang Kota hingga Kapolres Malang Berganti
Mapolresta Malang siap menyambut Pimpinan Baru ( foto : dok Humas )

Malang - Spektroom : Peta kepemimpinan Kepolisian di Jawa Timur berubah menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Kapolri Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi besar-besaran terhadap puluhan perwira menengah, termasuk sejumlah kapolres di wilayah strategis Jawa Timur.

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1341/VI/KEP./2026 dan ST/1336/VI/KEP./2026 tertanggal 25 Juni 2026 yang ditandatangani Asisten SDM Kapolri, Anwar. Pergantian ini mencakup jabatan Kapolresta Malang Kota, Kapolres Malang, Kapolres Jember, Kapolres Lamongan, hingga sejumlah pimpinan Polres lainnya.

Sorotan utama tertuju pada Polresta Malang Kota. Kombes Pol Putu Kholis Aryana mendapat promosi sebagai Kapolres Metro Bekasi Kota di bawah Polda Metro Jaya. Posisi yang ditinggalkannya kini diisi AKBP Danang Setiyo Pambudi Sukarno, sebelumnya Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Perubahan kepemimpinan juga terjadi di Kabupaten Malang. AKBP Muhamad Taat Resdianto mendapat penugasan baru sebagai Sekretaris Pribadi Kapolri di Spripim Polri. Tongkat komando Polres Malang kemudian diserahkan kepada AKBP Rulian Syauri yang sebelumnya bertugas di Spripim Polri.

Di jajaran Polresta Malang Kota, posisi Wakapolresta juga berganti. AKBP Alex Sandy Siregar yang sebelumnya menjabat Kapolres Lumajang ditunjuk mengisi jabatan tersebut. Sementara kursi Kapolres Lumajang ditempati AKBP Riki Yariandi yang sebelumnya menjabat Kapolres Pekalongan Kota.

Mutasi serupa berlangsung di sejumlah daerah lain. AKBP Bobby Adimas Candra Putra yang sebelumnya menjabat Kapolres Jember ditarik ke Bareskrim Polri sebagai Kanit 3 Satresmob. Jabatan Kapolres Jember kini diisi AKBP Alaiddin, yang sebelumnya memimpin Polres Tuban.

Di Lamongan, AKBP Arif Fazlurrahman dipromosikan menjadi Wadirlantas Polda Metro Jaya. Posisinya digantikan AKBP Adhytiawarman Gautama Putra dari Bidpropam Polda Jawa Timur.

Sementara itu, AKBP Ariek Indra Sentanu yang sebelumnya menjabat Wadirlantas Polda Metro Jaya dipercaya memimpin Polres Sumenep. Pergantian juga terjadi di Blitar, Kediri, Probolinggo, Tulungagung, Madiun, Bojonegoro, Pamekasan, hingga Pelabuhan Tanjung Perak.

Rotasi kali ini memperlihatkan pola promosi dan penyegaran yang menyentuh hampir seluruh wilayah strategis di Jawa Timur. Sejumlah pejabat mendapat promosi ke tingkat Polda maupun Mabes Polri, sementara posisi yang ditinggalkan diisi perwira dengan pengalaman di bidang operasional, reserse, intelijen, maupun sumber daya manusia.

Pergantian tersebut menjadi bagian dari strategi pembinaan karier di lingkungan Polri sekaligus memperkuat kepemimpinan di tingkat kewilayahan. Dengan susunan baru ini, jajaran kepolisian di Jawa Timur diharapkan mampu menjaga stabilitas keamanan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Mutasi yang diumumkan melalui surat telegram Kapolri itu dijadwalkan segera ditindaklanjuti dengan prosesi serah terima jabatan di masing-masing kesatuan dalam waktu dekat.

Berita terkait

Bupati Pasaman Barat Yulianto Tinjau Lahan Sekolah Rakyat

Bupati Pasaman Barat Yulianto Tinjau Lahan Sekolah Rakyat

Pasaman Barat-Spektroom : Bupati Pasaman Barat (Pasbar) Yulianto meninjau kesiapan lahan pembangunan Sekolah Rakyat sekaligus rencana pembangunan jembatan penghubung Kampung Cubadak-Kampung Sipirok, Senin (14/9/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi serta mematangkan perencanaan teknis kedua program pembangunan tersebut. Bupati Yulianto didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

Rafles
Galian C Poka Disorot, Bodewin: Jangan Tunggu Lingkungan Rusak Baru Bertindak

Galian C Poka Disorot, Bodewin: Jangan Tunggu Lingkungan Rusak Baru Bertindak

Ambon-Spektroom : Aktivitas Galian C di Desa Poka, Kota Ambon, mendapat perhatian serius dari Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena. Ia meminta DPRD dan Pemerintah Kota Ambon tidak sekadar membicarakan persoalan tersebut, tetapi segera memastikan dampaknya terhadap lingkungan melalui kajian teknis yang dapat dipertanggungjawabkan. Bodewin menyampaikan hal itu usai Rapat Paripurna ke-5

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
ссс