Nelayan Desa Margorejo Siap Menggunakan Petasol Untuk Melaut

Nelayan Desa Margorejo Siap Menggunakan Petasol Untuk Melaut
TPS 3R Desa Margorejo mulai mengoperasikan alat mesin pirolisis yang memproduksi petasol, bahan bakar setara solar. (Foto : Humas Pemkab Kendal ).

Kendal- Spektroom: Desa Margorejo Kecamatsn Cepiring, Kendal dipilih sebagai percontohan penggunaan mesin pirolisis bantuan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Pada bulan Juni ini TPS 3R Desa Margorejo mulai mengoperasikan alat mesin pirolisis yang memproduksi petasol, bahan bakar setara solar.

Para nelayan dan petani di Desa Margorejo, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal siap membeli bahan bakar petasol yang diproduksi di desanya.

Ketua BPD Margorejo, Widodo mengatakan, petasol akan dijual Rp 10 ribu per liter, meskipun lebih tinggi dari harga solar subsidi (biosolar) yang hanya Rp 6.800 per liter. Namun, tidak dipermasalahkan bagi para nelayan maupun petani, karena stok solar subsidi sangat terbatas dan sering sulit dicari.

"Stok solar subsidi kan dibatasi, dan kalau beli di SPBU itu ribet, harus pakai surat-surat," jelasnya.

Tri Mumpuni, Anggota Dewan Pengarah BRIN mengatakan, keberlanjutan produksi petasol ini sangat bergantung dari kesadaran masyarakat untuk peduli terhadap sampah.

Mengumpulkan sampah, memilah sampah dan mengolah sampah menjadi petasol akan mendapatkan keuntungan, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Petasol itu bahan dasarnya dari sampah plastik, sehingga kesadaran masyarakat peduli sampah harus menjadi budaya," ujarnya.

Pemda harus mendampingi, agar peduli sampah betul-betul bisa menyatu dengan kehidupan masyarakat.

Kepala Desa bersama tokoh masyarakat pun sangat berperan untuk memberikan penyadaran kepada masyarakat. (Fr)

Berita terkait

DKI Perkuat Pengelolaan Sampah dari Sumber, Pilot Project Digelar di Jagakarsa

DKI Perkuat Pengelolaan Sampah dari Sumber, Pilot Project Digelar di Jagakarsa

Jakarta - Spektroom : Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat pengelolaan sampah dari sumber melalui sistem pilah, angkut, dan olah. Kebijakan ini diarahkan agar sampah tidak sekadar dikumpulkan dan dibuang, tetapi dipilah sejak dari rumah untuk kemudian dikelola sesuai jenisnya. Langkah tersebut diwujudkan melalui Pilot Project Pengelolaan Sampah Kolaboratif di RW 06,

Irvan Idris Saleh, Bian Pamungkas
Bazar Green Tourism Festival Raup Omzet Rp191,8 Juta, UMKM Jakarta Timur Ketiban Berkah

Bazar Green Tourism Festival Raup Omzet Rp191,8 Juta, UMKM Jakarta Timur Ketiban Berkah

Jakarta-Spektroom : Gelaran Bazar Green Tourism Festival 2026 tidak hanya menghadirkan hiburan dan kampanye wisata berkelanjutan. Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Timur pada 26-27 September 2026 itu juga menjadi ruang promosi dan transaksi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hasilnya cukup menggembirakan. Bazar yang melibatkan

Irvan Idris Saleh, Bian Pamungkas
ссс