Nusamba Jadi Benteng Perdamaian, Gubernur Maluku Ajak Warga Perkuat Persaudaraan di Tengah Tekanan Zaman

Nusamba Jadi Benteng Perdamaian, Gubernur Maluku Ajak Warga Perkuat Persaudaraan di Tengah Tekanan Zaman
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa berpose bersama Ketua - Ketua Nusa Laut - Ambalau se - Maluku di Gedung Islamic Center Ambon Selasa (14/04/2026) (Foto :Eva M)

Ambon -Spektroom : Komitmen menjaga harmoni sosial kembali ditegaskan Hendrik Lewerissa yang menyebut ikatan Nusamba (Nusalaut–Ambalau) sebagai benteng nyata perdamaian umat di Maluku yang harus terus dirawat di tengah berbagai tekanan zaman.

Pernyataan itu disampaikan dalam kegiatan Halal Bihalal Keluarga Besar Nusamba Provinsi Maluku yang digelar di Gedung Islamic Center Ambon, Selasa (14/4/2026), dihadiri tokoh agama serta masyarakat lintas latar belakang.

“Ini bukan sekadar acara. Ini energi persaudaraan yang nyata. Nusamba adalah bukti bahwa perbedaan bukan alasan untuk terpecah,” tegas Lewerissa.

Ia menekankan, tradisi halal bihalal sebagai warisan Islam Nusantara memiliki kekuatan besar sebagai perekat sosial. Dalam konteks Maluku, nilai tersebut hidup dalam ikatan pela gandong yang menghubungkan masyarakat Nusalaut dan Ambalau lintas generasi.

Menurutnya, kekuatan itu bukan sekadar simbol seremonial, melainkan praktik nyata toleransi yang telah teruji oleh waktu.

“Ini bukan rekayasa, bukan pencitraan. Ini fakta sosial yang diwariskan leluhur dan harus kita jaga,” ujarnya.

Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, Lewerissa juga mengingatkan masyarakat agar tidak larut dalam keluhan. Ia meminta warga tetap kuat dan adaptif menghadapi dinamika global yang berdampak hingga ke daerah.

“Situasi sulit ini nyata. Tapi kita tidak boleh kalah. Kita harus bertahan dan melewatinya bersama,” katanya.

Selain itu, ia menyoroti masih adanya kesenjangan pembangunan antarwilayah, termasuk di kawasan Nusalaut dan Ambalau. Pemerintah Provinsi Maluku, lanjutnya, terus berupaya mempercepat pembangunan meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran.

Sejumlah program prioritas tetap berjalan, mulai dari pembangunan rumah layak huni, fasilitas pendidikan, hingga layanan kesehatan. Pemerataan pembangunan menjadi fokus agar tidak ada wilayah yang tertinggal.

Dalam kesempatan itu, Lewerissa juga memberi peringatan sekaligus dorongan kepada generasi muda Maluku untuk tidak hanya mengandalkan pendidikan formal, tetapi juga membekali diri dengan keterampilan.

Ia menyinggung peluang besar dari proyek strategis seperti Blok Masela dan pengembangan Maluku Integrated Port yang diperkirakan akan menyerap ribuan tenaga kerja.

“Jangan sampai peluang besar datang, tapi kita tidak siap. Keterampilan itu kunci,” tegasnya.

Sekjen Nusamba Provinsi Maluku, Janny Parinussaa, ( Foto : Eva )

Sementara itu, Sekjen Nusamba Provinsi Maluku, Janny Parinussa menilai halal bihalal menjadi momentum penting untuk meruntuhkan sekat dan memperkuat hubungan persaudaraan.

“Kadang yang memisahkan kita itu hal kecil. Di sini kita belajar saling memaafkan dan kembali dengan hati yang bersih,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan sejarah panjang solidaritas antara Nusalaut dan Ambalau, termasuk kerja sama di bidang pendidikan sejak puluhan tahun lalu sebagai bukti kuat hubungan adik-kakak yang tidak terpisahkan.

Kegiatan ini menjadi penegasan bahwa di tengah berbagai tantangan, Maluku masih memiliki modal sosial yang kokoh berupa persaudaraan lintas agama dan budaya. Pemerintah berharap, semangat Nusamba tidak hanya dijaga sebagai tradisi, tetapi juga diperkuat sebagai fondasi membangun Maluku yang damai dan tangguh di masa depan. (EM)

Berita terkait

Warga Kapuas Hadapi Kemarau Panjang, Gubernur Agustiar Datang Membawa Bantuan dan Air Bersih

Warga Kapuas Hadapi Kemarau Panjang, Gubernur Agustiar Datang Membawa Bantuan dan Air Bersih

Palangka Raya–Spektroom : Ketika kemarau berlangsung panjang dan kebakaran lahan terus membayangi, kebutuhan warga bukan hanya soal menjaga lingkungan, tetapi juga memastikan kebutuhan sehari-hari tetap terpenuhi. Di tengah kondisi tersebut, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran datang langsung membawa bantuan bagi masyarakat Kabupaten Kapuas. Bantuan disalurkan di sejumlah titik di Kabupaten

Polin, Julianto
Jembatan Baru, Harapan Baru Warga Lipat Gunting di Pedalaman Ketapang

Jembatan Baru, Harapan Baru Warga Lipat Gunting di Pedalaman Ketapang

Ketapang-Spektroom: Bagi warga Dusun Lipat Gunting, Desa Suak Burung, Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, sebuah jembatan bukan sekadar bangunan yang menghubungkan dua sisi wilayah. Jembatan Gantung Lipat Gunting kini menjadi penghubung aktivitas sehari-hari sekaligus membuka harapan baru bagi masyarakat yang selama ini membutuhkan akses lebih mudah untuk menjalankan

Apolonius Welly, Rafles
Wawako Jeffry: Sawahlunto Punya Hektaran Lahan Nganggur Siap Jadi Kampus Raksasa Operator Excavator Bersertifikat!

Wawako Jeffry: Sawahlunto Punya Hektaran Lahan Nganggur Siap Jadi Kampus Raksasa Operator Excavator Bersertifikat!

Sawahlunto-Spektroom : Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah mendampingi Menteri Ketenagakerjaan RI Prof. Yassierly meninjau Satuan Pelayanan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Satpel PVP) Sawahlunto di Parambahan, Kecamatan Talawi, Sabtu (26/9/2026). Kunjungan tersebut fokus pada penguatan fasilitas pelatihan vokasi untuk menyiapkan tenaga kerja terampil dan bersertifikat yang siap bersaing di

Riswan Idris, Rafles
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad: Penguasaan Kelas dan Materi adalah Kunci dalam Mengajar

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad: Penguasaan Kelas dan Materi adalah Kunci dalam Mengajar

Batam–Spektroom : Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mendorong guru Al-Qur’an terus meningkatkan kompetensi dan kreativitas dalam mengajar agar mampu mengikuti perkembangan zaman. Menurutnya, penguasaan kelas, pemahaman psikologi peserta didik, serta kemampuan memanfaatkan teknologi menjadi bagian penting dalam menciptakan pembelajaran yang menarik dan inklusif. Hal itu ditegaskan Amsakar ketika membuka

Desmawati, Rafles
ссс