Trending

OJK Optimalkan SLIK untuk Perluas Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah

OJK Optimalkan SLIK untuk Perluas Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait usai peluncuran optimalisasi SLIK di Kantor OJK Jakarta.(Foto : Dok.Ojk).

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengoptimalkan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) guna memperkuat infrastruktur informasi perkreditan nasional sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat, terutama pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta mendukung Program 3 Juta Rumah.

Peluncuran optimalisasi SLIK dilakukan Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, di Kantor OJK, Jakarta, Senin (6/7/2026).

Dalam keterangan tertulisnya Selasa (7/7/2026), Friderica mengatakan, penyempurnaan SLIK merupakan bagian dari komitmen OJK untuk meningkatkan penyaluran kredit dan pembiayaan yang berkualitas, tepat sasaran, serta mendorong inklusi keuangan di Indonesia.

"Optimalisasi SLIK diharapkan mampu mendorong perluasan akses kredit dan pembiayaan bagi masyarakat yang memenuhi kriteria, termasuk masyarakat berpenghasilan rendah, pelaku UMKM, serta kelompok masyarakat yang masih memiliki keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal," ujarnya.

Optimalisasi SLIK mulai berlaku 1 Juli 2026 dengan sejumlah pembaruan. Salah satunya, percepatan pembaruan informasi kredit atau pembiayaan oleh Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) menjadi paling lambat tiga hari kerja setelah pelunasan.

OJK juga menetapkan ambang batas (threshold) informasi debitur untuk nominal di atas Rp1 juta agar informasi yang tersaji tetap proporsional dan relevan dalam proses analisis kredit.

Menurut Friderica, data debitur yang lebih mutakhir dan akurat akan membantu lembaga jasa keuangan mempercepat penyaluran pembiayaan, termasuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi, tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, mengapresiasi langkah OJK. Menurutnya, penyempurnaan SLIK akan mendukung percepatan pembiayaan sektor perumahan sehingga masyarakat lebih mudah memperoleh akses pembiayaan.

Hingga Juli 2026, SLIK telah dimanfaatkan oleh 2.169 pelapor yang terdiri atas perbankan, perusahaan pembiayaan, perusahaan modal ventura, lembaga keuangan mikro, pergadaian, koperasi simpan pinjam, hingga lembaga jasa keuangan lainnya.

Tingginya pemanfaatan SLIK tercermin dari rata-rata permintaan Informasi Debitur (iDeb) yang mencapai sekitar 31 juta permintaan setiap bulan. Bahkan, pada April 2026 jumlah inquiry SLIK tercatat mencapai 35,3 juta permintaan.

OJK menyebut optimalisasi SLIK bertujuan mendukung pembangunan ekonomi nasional melalui perluasan akses pembiayaan, mempercepat pembaruan data debitur, mengurangi potensi pengaduan masyarakat akibat data kredit yang belum diperbarui setelah pelunasan, serta memperkuat sistem pelaporan kredit yang kredibel.

Penguatan SLIK dilakukan di tengah pertumbuhan positif sektor jasa keuangan. Hingga Mei 2026, kredit perbankan tercatat tumbuh 11,51 persen secara tahunan menjadi Rp8.918 triliun.

Sementara itu, kredit UMKM mencapai Rp1.500 triliun dan kredit perumahan tumbuh 4,99 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. OJK berharap optimalisasi SLIK dapat memperkuat inklusi keuangan sekaligus menjaga kualitas kredit dan stabilitas sistem keuangan nasional.

Berita terkait

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Padang-Spektroom : Sebanyak 118 pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Sumatera Barat mulai dikaji secara terperinci oleh Komisi V DPRD Sumbar bersama mitra kerja. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Pembahasan berlangsung alot melalui rapat kerja di Ruang

Rafles
Warga Galang Sampaikan Aspirasi Pelayanan kepada Pemko Batam

Warga Galang Sampaikan Aspirasi Pelayanan kepada Pemko Batam

Batam–Spektroom : Sejumlah Aspirasi masyarakat Kecamatan Gatang disamaikan kepada Walikota Batam terkait pemerataan layanan air bersih, perbaikan infranstruktur jalan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan melalui Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Galang, Nazaruddin, dalam kegiatan silaturahmi bersama RT, RW, LPM, dan tokoh masyarakat di halaman Kantor Camat Galang,

Desmawati, Rafles