Pemkab Sleman Pelajari Sistem Rujukan BPJS PBPU di RSUD Kajen Pekalongan

Pemkab Sleman Pelajari Sistem Rujukan BPJS PBPU di RSUD Kajen Pekalongan
Foto bersama jajaran Pemkab Sleman dan Rombongan lintas instansi eksekutif dan legislatif yang berfokus pada tata kelola jaminan kesehatan daerah Pekalongan di RSUD Kajen Pekalongan, Selasa(7/7/26), Foto Humas Pemkab Sleman

Pekalongan–Spektroom
Pemerintah Kabupaten Sleman melakukan studi tiru ke RSUD Kajen, Kabupaten Pekalongan, Selasa (7/7/2026), guna mempelajari tata kelola jaminan kesehatan daerah dan sistem rujukan pelayanan medis bagi peserta BPJS Kesehatan, khususnya Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang dibiayai pemerintah daerah.

Kunjungan tersebut dipimpin Bupati Sleman Harda Kiswaya bersama Wakil Ketua DPRD Sleman Hasto Karyantoro. Rombongan juga diikuti anggota Komisi B DPRD Sleman, Kepala Dinas Kesehatan, jajaran direksi RSUD Sleman dan RSUD Prambanan, kepala puskesmas, serta perwakilan BPJS Kesehatan Kabupaten Sleman.

Rombongan diterima Pelaksana Tugas Bupati Pekalongan Sukirman beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Pertemuan dimanfaatkan sebagai forum berbagi pengalaman mengenai pengelolaan sistem rujukan kesehatan yang efektif dan berjenjang.

Dalam diskusi, Pemkab Sleman mendalami sejumlah aspek penting, mulai dari kebijakan rujukan peserta BPJS PBPU ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL), integrasi alur pelayanan dari puskesmas ke rumah sakit daerah, hingga penguatan peran puskesmas sebagai layanan kesehatan tingkat pertama.

Selain itu, dibahas pula mekanisme konsultasi dan rujukan internal di lingkungan rumah sakit sesuai regulasi BPJS Kesehatan.
Plt. Bupati Pekalongan Sukirman menjelaskan bahwa daerahnya sempat menghadapi tantangan dalam mempertahankan cakupan Universal Health Coverage (UHC) akibat perubahan regulasi dan penyesuaian anggaran dari pemerintah pusat.

Untuk menjaga keberlanjutan layanan kesehatan gratis berbasis KTP, Pemkab Pekalongan menerapkan pengelolaan anggaran secara rasional melalui mekanisme verifikasi yang ketat.

Menurut Sukirman, koordinasi yang transparan dengan BPJS Kesehatan menjadi kunci agar program jaminan kesehatan tetap berjalan tanpa mengganggu prioritas pembangunan daerah lainnya.

Sementara itu, Bupati Sleman Harda Kiswaya menilai sistem yang diterapkan di RSUD Kajen dapat menjadi referensi penting bagi daerahnya. Ia menegaskan perlunya efisiensi belanja kesehatan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Seluruh pendapatan daerah harus diimbangi dengan pengelolaan belanja yang efisien. Pelayanan kesehatan perlu dioptimalkan melalui sistem rujukan berjenjang dengan memaksimalkan fasilitas kesehatan dan rumah sakit milik pemerintah," ujarnya.

Hasil studi tiru ini akan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi antara Dinas Kesehatan Sleman, RSUD Sleman, RSUD Prambanan, serta jaringan puskesmas untuk menyusun sistem rujukan internal yang lebih efektif, adaptif, dan selaras dengan ketentuan BPJS Kesehatan.

Berita terkait

Dorong Budaya Literasi di Ibu Kota, Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang Diresmikan

Dorong Budaya Literasi di Ibu Kota, Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang Diresmikan

Jakarta – Spektroom: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menghadirkan ruang literasi bagi masyarakat dengan meresmikan layanan perdana Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang di Gedung Nyi Ageng Serang, Jakarta Selatan, Selasa (7/7/2026). Peresmian ini menandai beroperasinya kembali perpustakaan yang sempat berhenti melayani masyarakat sejak 2020 akibat kendala operasional dan

Irvan Idris Saleh, Nurana Diah Dhayanti
BRI dan Akpol Hadirkan Laboratorium Social Sains Kepolisian, Perkuat Pendidikan Berbasis Riset

BRI dan Akpol Hadirkan Laboratorium Social Sains Kepolisian, Perkuat Pendidikan Berbasis Riset

Semarang – Spektroom: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bersama Akademi Kepolisian (Akpol) menghadirkan Laboratorium Social Sains Kepolisian sebagai sarana pembelajaran dan penelitian bagi para taruna. Fasilitas yang dibangun melalui Program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini diharapkan mampu memperkuat pendidikan berbasis riset guna mencetak calon perwira Polri

Karindra, Bian Pamungkas
OJK Optimalkan SLIK untuk Perluas Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah

OJK Optimalkan SLIK untuk Perluas Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengoptimalkan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) guna memperkuat infrastruktur informasi perkreditan nasional sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat, terutama pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta mendukung Program 3 Juta Rumah. Peluncuran optimalisasi SLIK dilakukan Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, bersama Menteri

Karindra, Bian Pamungkas
Polda Kalbar Ingatkan Modus Penipuan Catut Nama Pejabat Polisi Saat Pergantian Pimpinan

Polda Kalbar Ingatkan Modus Penipuan Catut Nama Pejabat Polisi Saat Pergantian Pimpinan

Pontianak-Spektroom : Polda Kalimantan Barat mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan pejabat kepolisian. Peringatan itu disampaikan menyusul adanya potensi penyalahgunaan momentum pergantian pejabat dilingkungan kepolisian oleh oknum yang mencoba meraup keuntungan dengan cara menipu masyarakat. Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bambang Suharyono, mengatakan pelaku penipuan

Apolonius Welly, Rafles