Polda Kalbar Ingatkan Modus Penipuan Catut Nama Pejabat Polisi Saat Pergantian Pimpinan

Polda Kalbar Ingatkan Modus Penipuan Catut Nama Pejabat Polisi Saat Pergantian Pimpinan
Kabid Humas Polda Kalbar Kombes pol Bambang Suharyono. (Foto: Bid Humas Polda Kalbar)

Pontianak-Spektroom : Polda Kalimantan Barat mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan pejabat kepolisian.

Peringatan itu disampaikan menyusul adanya potensi penyalahgunaan momentum pergantian pejabat dilingkungan kepolisian oleh oknum yang mencoba meraup keuntungan dengan cara menipu masyarakat.

Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bambang Suharyono, mengatakan pelaku penipuan umumnya memanfaatkan nama pejabat atau institusi kepolisian untuk meyakinkan calon korbannya.

Modus yang kerap digunakan antara lain menghubungi masyarakat melalui telepon, pesan singkat, hingga aplikasi perpesanan dengan dalih meminta bantuan dana, fasilitas tertentu, maupun kepentingan pribadi lainnya.

Menurut Bambang, masyarakat perlu lebih berhati-hati apabila menerima komunikasi dari pihak yang mengaku sebagai pejabat kepolisian atau orang yang mengatasnamakan pejabat Polda Kalbar.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat Kalimantan Barat agar tidak mudah percaya apabila ada pihak yang menghubungi dan mengatasnamakan pejabat Polda Kalbar untuk meminta uang, bantuan, atau fasilitas apa pun.

Pastikan terlebih dahulu kebenaran informasi tersebut sebelum mengambil tindakan," kata Bambang, Selasa (7/7/2026).

Ia menegaskan bahwa institusi Polri tidak pernah meminta sejumlah uang atau bantuan pribadi kepada masyarakat melalui saluran komunikasi yang tidak resmi.

Karena itu, setiap permintaan yang mencurigakan harus terlebih dahulu diverifikasi agar tidak menjadi korban kejahatan.

Bambang menjelaskan, salah satu cara paling efektif untuk menghindari penipuan adalah tidak terburu-buru merespons telepon atau pesan yang datang dari nomor tidak dikenal.

Masyarakat juga diminta untuk tidak langsung mentransfer uang ataupun memberikan data pribadi sebelum memastikan identitas pihak yang menghubungi.

"Jangan sampai lengah dan menjadi korban penipuan. Apabila menerima telepon atau pesan yang mencurigakan, segera konfirmasi ke kantor polisi terdekat atau hubungi Call Center 110," ujarnya.

Layanan Call Center 110 milik Polri, lanjut Bambang, dapat diakses selama 24 jam oleh masyarakat untuk memperoleh informasi maupun menyampaikan laporan terkait dugaan tindak pidana, termasuk penipuan yang mencatut nama aparat kepolisian.

Selain meningkatkan kewaspadaan individu, Polda Kalbar juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan digital dengan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Warga yang menemukan atau mengetahui adanya dugaan penipuan yang mengatasnamakan Polri maupun pejabat Polda Kalbar diminta segera melaporkannya kepada aparat berwenang.

Polda Kalbar berharap langkah antisipatif tersebut dapat mencegah munculnya korban baru sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan yang memanfaatkan nama institusi kepolisian untuk menjalankan aksinya.

Berita terkait

Dorong Budaya Literasi di Ibu Kota, Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang Diresmikan

Dorong Budaya Literasi di Ibu Kota, Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang Diresmikan

Jakarta – Spektroom: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menghadirkan ruang literasi bagi masyarakat dengan meresmikan layanan perdana Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang di Gedung Nyi Ageng Serang, Jakarta Selatan, Selasa (7/7/2026). Peresmian ini menandai beroperasinya kembali perpustakaan yang sempat berhenti melayani masyarakat sejak 2020 akibat kendala operasional dan

Irvan Idris Saleh, Nurana Diah Dhayanti
BRI dan Akpol Hadirkan Laboratorium Social Sains Kepolisian, Perkuat Pendidikan Berbasis Riset

BRI dan Akpol Hadirkan Laboratorium Social Sains Kepolisian, Perkuat Pendidikan Berbasis Riset

Semarang – Spektroom: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bersama Akademi Kepolisian (Akpol) menghadirkan Laboratorium Social Sains Kepolisian sebagai sarana pembelajaran dan penelitian bagi para taruna. Fasilitas yang dibangun melalui Program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini diharapkan mampu memperkuat pendidikan berbasis riset guna mencetak calon perwira Polri

Karindra, Bian Pamungkas
OJK Optimalkan SLIK untuk Perluas Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah

OJK Optimalkan SLIK untuk Perluas Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengoptimalkan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) guna memperkuat infrastruktur informasi perkreditan nasional sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat, terutama pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta mendukung Program 3 Juta Rumah. Peluncuran optimalisasi SLIK dilakukan Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, bersama Menteri

Karindra, Bian Pamungkas