Orang Tua Antusias Daftarkan Anak ke Pesantren Ramadan di MAJT

Orang Tua Antusias Daftarkan Anak ke Pesantren Ramadan di MAJT
Suasana pesantren Ramadhan di Masjid Agung Jawa Tengah (Foto ; Sigit).

Semarang-Spektroom: Bulan Ramadan menjadi momen bagi banyak orang tua untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada anak sejak dini. Salah satu cara yang dipilih adalah dengan mengikutkan mereka dalam kegiatan Pesantren Ramadan yang digelar di Masjid Agung Jawa Tengah.

Kegiatan ini ternyata cukup diminati masyarakat. Sejumlah orang tua mengaku rutin mendaftarkan anak mereka setiap tahun karena menilai program tersebut bermanfaat untuk menambah pengetahuan agama sekaligus membentuk karakter anak.

Seorang warga Bahtiar (49), mengaku anaknya sudah beberapa kali mengikuti kegiatan tersebut. Informasi mengenai kegiatan itu ia peroleh dari istrinya Siwi yang bekerja di sebuah radio.

“Saya mendapat informasi dari istri yang bekerja di radio. Anak saya sudah sekitar tiga sampai empat kali ikut kegiatan seperti ini,” ujarnya Minggu (8/3/2026).

Menurutnya, kegiatan seperti Pesantren Ramadan memberi kesempatan bagi anak untuk belajar agama dalam suasana yang menyenangkan bersama teman-teman sebaya.

Cerita serupa disampaikan Partini (41), warga Gajah, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang. Ia mengaku baru pertama kali mendaftarkan anaknya mengikuti Pesantren Ramadan di MAJT setelah mengetahui informasi dari media sosial milik temannya.

Awalnya ia hanya melihat unggahan tersebut secara sekilas. Namun setelah mengetahui lebih jauh mengenai kegiatan yang ditawarkan, ia pun tertarik untuk mendaftarkan anaknya.

“Baru pertama kali ikut setelah tahu dari media sosial teman,” katanya.

Partini berharap melalui kegiatan tersebut anaknya dapat memanfaatkan waktu Ramadan dengan kegiatan yang lebih positif, sekaligus menambah pemahaman tentang ajaran Islam.

Pesantren Ramadan di MAJT sendiri setiap tahun menjadi salah satu kegiatan yang dinanti masyarakat. Selain memberikan pembelajaran agama, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar disiplin, kebersamaan, dan memperkuat nilai-nilai spiritual selama bulan suci.

Berita terkait

Rembang Terapkan Metode PM-AAS, Produktivitas Padi Berpotensi Naik Jadi 10 Ton per Hektare

Rembang Terapkan Metode PM-AAS, Produktivitas Padi Berpotensi Naik Jadi 10 Ton per Hektare

Rembang-Spektroom: Pemerintah Kabupaten Rembang mendukung akselerasi Gerakan Tanam Padi Bersama se-Jawa Tengah melalui penerapan metode Pertanian Modern Advanced AgricuSSltural System (PM-AAS). Metode tersebut diharapkan mampu meningkatkan populasi tanaman sekaligus mendorong produktivitas padi. Penerapan PM-AAS dilakukan di lahan pertanian Desa Mojorembun, Kecamatan Kaliori, Selasa (15/9/2026). Wakil Bupati Rembang H.

Sigit Budi Riyanto, Buang Supeno
Menko Polkam Turun ke Kalbar, Kapolda dan Forkopimda Perkuat Strategi Hadapi Karhutla

Menko Polkam Turun ke Kalbar, Kapolda dan Forkopimda Perkuat Strategi Hadapi Karhutla

Pontianak - Spektroom : Pemerintah pusat memperkuat koordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat yang dalam beberapa pekan terakhir menjadi salah satu wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi di Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) penanganan dan penanggulangan karhutla di

Apolonius Welly, Buang Supeno
UMJ Luncurkan I-CHIP, Dorong Kebijakan Kesehatan Berbasis Riset

UMJ Luncurkan I-CHIP, Dorong Kebijakan Kesehatan Berbasis Riset

Jakarta — Spektroom : Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) meluncurkan Institute for Community Health and Innovation Policy (I-CHIP) melalui Seminar Nasional bertema “Kedaulatan Kesehatan: Akselerasi Transdisiplin Menuju Kebijakan yang Berbasis dan Berkeadilan” di Gedung Cendekia UMJ, Selasa (15/9/2026). Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat menjadi salah

Irvan Idris Saleh, Buang Supeno
ссс