Pacuan Kuda Tradisional Jeneponto Sulawesi Selatan

Reporter: M. Yahya Patta

Pacuan Kuda Tradisional Jeneponto Sulawesi Selatan
Lomba Pacuan Kuda Tradisional Jeneponto Sulsel (Foto: Dokumentasi Karaeng Sutte)

Spektroom - Kabupaten Jeneponto atau biasa disebut Butta Turatea identik dengan sebutan kota kuda. Kuda di bumi Turatea tidak hanya dikenal sebagai kuda beban atau Jarang yang dalam bahasa lokal disebut "Patteke" namun juga sebagai simbol gaya hidup dan status sosial sehingga sebagian besar masyarakat Turatea memiliki kuda. Ada kebiasaan menarik bagi pemilik kuda di Jeneponto terutama mereka yang memiliki hobby atau menggemari kuda pacu, dimana pada waktu-waktu tertentu mereka mengikutkan kudanya di arena pacuan kuda tradisional atau bahasa lokal “appa lumba jarang”.

Andi Thahal Fasni Karaeng Sutte, Pemilik Arena Pacuan Kuda Pantai Karsut Desa Kampala Kecamatan Arungkeke Jeneponto (Foto: M. Yahya Patta)

Adalah sosok Karaeng Sutte salah seorang tokoh masyarakat Turatea dan pemerhati kuda pacu menyiapkan arena pacuan kuda di kampung halamannya tepatnya di Pantai Karsut Kampala. Menurut Karaeng Sutte, lintasan arena pacuan kuda sepanjang 2 kilo meter dan kuda pacu selain kuda lokal juga kuda impor dengan joki usia antara 8 sampai 16 tahun tergantung jenis kuda yang ditunggangi. Tentang waktu  pacuan kuda dilaksanakan tidak memiliki jadwal khusus, tergantung kesepakatan pemilik kuda pacu dengan masyarakat.

Berita terkait

UMJ Luncurkan I-CHIP, Dorong Kebijakan Kesehatan Berbasis Riset

UMJ Luncurkan I-CHIP, Dorong Kebijakan Kesehatan Berbasis Riset

Jakarta — Spektroom : Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) meluncurkan Institute for Community Health and Innovation Policy (I-CHIP) melalui Seminar Nasional bertema “Kedaulatan Kesehatan: Akselerasi Transdisiplin Menuju Kebijakan yang Berbasis dan Berkeadilan” di Gedung Cendekia UMJ, Selasa (15/9/2026). Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat menjadi salah

Irvan Idris Saleh, Buang Supeno
Disnaker Jember: Perlindungan Pekerja Harus Sejalan dengan Keberlangsungan Perusahaan

Disnaker Jember: Perlindungan Pekerja Harus Sejalan dengan Keberlangsungan Perusahaan

Jember – Spektroom: Pemerintah Kabupaten Jember mendorong penguatan perlindungan pekerja tanpa mengabaikan keberlangsungan dunia usaha. Keseimbangan antara hak pekerja dan kepastian bagi perusahaan dinilai menjadi kunci membangun hubungan industrial yang sehat. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember Muhammad Zamroni, S.H., M.Si., dalam Customer Gathering BPJS Ketenagakerjaan

Budi Sucahyono, Buang Supeno
ссс