Pameran Kekayaan Batik dari Berbagai Daerah Dalam Satu Ruang Pamer

Pameran Kekayaan Batik dari Berbagai Daerah Dalam Satu Ruang Pamer
Pameran bertajuk “Merangkum Indonesia" berlangsung Senin-Selasa, 30-31 Maret 2026.

Pekalongan-Spektroom: Museum Batik Pekalongan menggelar pameran kekayaan batik dari berbagai daerah dalam satu ruang pamer.

Museum Batik berkolaborasi dengan AirNav Indonesia menghadirkan acara pameran bertajuk “Merangkum Indonesia".

Pameran ini berlangsung Senin-Selasa, 30-31 Maret 2026, sebagai upaya untuk mengangkat semangat merangkum keberagaman Indonesia melalui batik.

Tentunya dengan menghadirkan koleksi yang merepresentasikan berbagai wilayah sekaligus menegaskan batik sebagai penghubung budaya antar daerah.

Kepala Museum Batik Pekalongan Nurhayati Sinaga menjelaskan, tema tersebut dipilih untuk memperkuat peran museum sebagai jembatan budaya melalui batik.

“Melalui pameran ini, kami ingin menunjukkan bahwa Museum Batik Pekalongan tidak hanya menghimpun batik dari Pekalongan, tetapi juga dari seluruh Nusantara bahkan luar negeri,” jelasnya.

Dalam pameran ini, kata dia, pengunjung dapat melihat beragam batik yang merepresentasikan pulau-pulau besar di Indonesia.

Seperti halnya Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua. Keberagaman tersebut menjadi gambaran utuh kekayaan budaya Indonesia yang dirangkum dalam satu tempat.

Selain koleksi utama, Nurhayati mengatakan, pameran ini juga menampilkan karya batik sepanjang 13 meter yang dikerjakan bersama anak-anak disabilitas di lingkungan museum. Karya tersebut menjadi salah satu daya tarik sekaligus simbol inklusivitas yang diusung.

Secara keseluruhan, ujar dia, terdapat 13 koleksi dari AirNav Indonesia ditambah satu karya kolaboratif. Dengan demikian, total ada 14 karya dipamerkan dalam kegiatan ini.

Menurutmya, melalui pameran Merangkum Indonesia, Museum Batik Pekalongan tidak hanya menyuguhkan keindahan batik.

Namun juga memperkuat fungsinya sebagai ruang edukasi dan penghubung keberagaman budaya Indonesia kepada masyarakat luas.

Berita terkait