Partin Raih Medali Emas Ke-14 Indonesia di Arena Asian Paragames 2026
Oleh: Adi Wiyono
Jakarta-Spektroom : Kontingen Indonesia terus menambah perolehan emas menjadi 14 keping setelah Partin memecahkan rekor Asian Para Games 2026 dari arena Para Atletik.
Partin finis terdepan di cabor atletik nomor T63 putra 100 meter di Stadion Nagoya City Mizuhi Park Athletic, Nagoya, Jumat (23/10/2026) dengan mencatat 12,37 detik sekaligus memecahkan rekor Asian Para Games 2026.
"Alhamdulillah dapat mempersembahkan medali emas lagi untuk Indonesia. Perasaannya luar biasa, senang sekali karena memang prosesnya juga sudah lumayan lama," kata Partin usai lomba.
Sedangkan medali perak diraih oleh wakil Thailand, Phalathip Khamta dengan 12,72 detik. Kemudian perunggu disabet atlet Sri Lanka, Charitha Indrapala dengan 13,39 detik.
Meski mendominasi perlombaan, Partin mengaku sempat merasa khawatir menjelang akhir pertandingan. Ia menyadari para pesaingnya memiliki kemampuan untuk mengejar ketertinggalan pada meter-meter terakhir sebelum garis finis.
"Sangat emosional sekali karena bisa mempertahankan sampai akhir," ujar atlet asal Magelang, Jawa Tengah, tersebut.
Keberhasilan ini menjadi pencapaian penting bagi Partin setelah sempat mengalami cedera otot paha belakang (hamstring) seusai mengikuti ASEAN Para Games di Thailand pada awal tahun.
Cedera tersebut membuatnya harus menjalani pemulihan selama lebih dari tiga bulan sebelum kembali mengikuti program latihan penuh bersama tim para atletik Indonesia.
Partin mengatakan persiapan menuju Asian Para Games 2026 dilakukan melalui latihan terstruktur bersama tim pelatih dengan jadwal rutin setiap pagi dan sore.
"Latihannya sudah terstruktur sama tim para pelatih. Jadi setiap pagi sore, yang libur cuma hari Minggu sama Sabtu sore," katanya.
Meski telah meraih emas sekaligus mencatatkan rekor Asian Para Games, Partin masih menargetkan peningkatan performa dengan membidik catatan waktu 12,00 detik pada kejuaraan berikutnya. Diarena Asian Paragames lainnya Indonesia memborong medali dari cabor para badminton.
Leani Ratri Oktila/Hikmat Ramdani membuka keran emas Indonesia untuk para badminton setelah mengalahkan pasangan India, Thulasimathi/Kumar Nitesh, pada final ganda campuran SL3-SU5. Ratri/Hikmat menang melalui pertandingan tiga gim dengan skor 11-21, 21-19, 21-14.
Emas berikutnya dipersembahkan Rina Marlina/Subhan dari nomor ganda campuran SH6. Mereka menaklukkan wakil China, Shuangbao Lin/Qingtao Zeng, dengan skor 21-16, 11-21, 21-15.
Sukses itu membuat Kontingen Indonesia mengemas 14 emas, 20 perak, dan 37 perunggu. Pencapaian itu membawa tim Merah Putih menduduki peringkat kedelapan pada klasemen sementara medali.
Indonesia semakin menjauhi Kazakhstan dengan 12 emas, 16 perak, dan 22 perunggu. Kontingen Merah Putih juga kian meninggalkan Malaysia dengan 6 emas, 8 perak, dan 13 perunggu.(@Ng-AdWi).