Pasaman Barat Kirim 29 Kafilah ke MTQ Sumbar ke-41, Bupati Yulianto Beri Pesan Khusus

Pasaman Barat Kirim 29 Kafilah ke MTQ Sumbar ke-41, Bupati Yulianto Beri Pesan Khusus
Kafilah MTQ ke 41 Pasaman Barat. (Foto: Kominfo Pasbar)

Spektroom - Bupati Pasaman Barat, Yulianto, melepas kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Pasaman Barat pada Jumat (12/12/2025) di Aula Rumah Dinas Bupati. Kafilah tersebut akan berlaga pada MTQ ke-41 Tingkat Provinsi Sumatera Barat yang digelar di Bukittinggi pada 13–18 Desember 2025.

Acara pelepasan dihadiri Sekretaris Daerah Pasaman Barat Doddy San Ismail, Ketua TP-PKK Ny. Sifrowati, Kepala Kantor Kementerian Agama, Kepala BNN, pimpinan kafilah, serta para pelatih dan peserta MTQ. Tahun ini, Pasaman Barat mengirim 29 peserta yang didampingi 40 pelatih dan official.

Dalam sambutannya, Bupati Yulianto menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pelatih, dan official atas kesungguhan mereka mempersiapkan diri menghadapi ajang provinsi tersebut.

“Kita tidak harus menjadi juara satu, namun jangan sampai berada pada posisi terendah. Kami sangat mendukung dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pelatih dan peserta yang telah berlatih keras,” ujar Bupati.

Ia juga berpesan agar seluruh peserta menjaga kesehatan serta menjunjung tinggi nama baik daerah selama perlombaan berlangsung. Bupati berharap kafilah Pasaman Barat mampu mengangkat harkat dan martabat daerah pada MTQ tingkat provinsi tahun ini.

Acara ditutup dengan penyerahan bendera kafilah secara simbolis sebagai tanda resmi pelepasan kafilah MTQ Pasaman Barat menuju Bukittinggi. (RRE/Rel)

Berita terkait

Kelompok 4 KKN UNISKA 2026 Olah Limbah Sawit Menjadi Briket Cangkang Sawit di Desa Koanda

Kelompok 4 KKN UNISKA 2026 Olah Limbah Sawit Menjadi Briket Cangkang Sawit di Desa Koanda

Junaidi, Agung Yunianto Spektroom – Mahasiswa Kelompok 4 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Tahun 2026 melaksanakan program kerja berbasis potensi lokal dengan memanfaatkan limbah cangkang kelapa sawit menjadi briket sebagai energi alternatif. Kegiatan ini merupakan implementasi dari tema KKN UNISKA 2026, “Optimalisasi Pengelolaan Potensi Lokal untuk Mendorong Kemajuan

Junaidi