Pasar Jadi Cermin Ekonomi Rakyat, Riyanda–Jeffry Turun Langsung Pastikan Pembenahan Tak Sekadar Wacana

Pasar Jadi Cermin Ekonomi Rakyat, Riyanda–Jeffry Turun Langsung Pastikan Pembenahan Tak Sekadar Wacana
Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra (Foto: Prokopim Swl)

Sawahlunto-Spektroom : Denyut ekonomi rakyat tak pernah jauh dari pasar. Karena itu, ketika kenyamanan dan kelayakan fasilitas mulai dipertanyakan, Pemerintah Kota Sawahlunto memilih tidak menunggu laporan di atas meja.
Senin (13/4/2026), Wali Kota Riyanda Putra bersama Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah turun langsung meninjau Pasar Sawahlunto—menyisir lorong-lorong, melihat kondisi fasilitas, hingga mendengar keluhan pedagang secara terbuka.

Bukan sekadar inspeksi formal, kunjungan ini menjadi upaya membaca realitas lapangan secara utuh. Dari dialog yang berlangsung, terungkap sejumlah persoalan klasik: fasilitas yang mulai menua, penataan yang belum rapi, hingga persoalan kebersihan yang masih menjadi pekerjaan rumah.

“Kita ingin memastikan pasar ini benar-benar nyaman, bukan hanya bagi pedagang, tapi juga bagi masyarakat yang berbelanja,” kata Riyanda.

Sorotan utama tertuju pada kondisi lingkungan pasar yang dinilai belum optimal. Penataan yang kurang rapi dan kebersihan yang belum terjaga sepenuhnya menjadi faktor yang secara langsung mempengaruhi aktivitas ekonomi.

Menanggapi hal itu, Wali Kota langsung mengarahkan pembenahan konkret—mulai dari perbaikan lampu penerangan yang redup, plafon yang rusak, hingga penggantian terpal yang tak lagi layak. Langkah ini dipandang penting untuk mengembalikan fungsi pasar sebagai ruang ekonomi yang tertib dan representatif.

Tak kalah krusial, persoalan drainase juga masuk dalam daftar prioritas. Genangan air yang kerap muncul bukan hanya mengganggu aktivitas, tetapi juga berpotensi menurunkan minat pengunjung.

Bagi Pemko Sawahlunto, pasar bukan sekadar tempat transaksi, melainkan wajah ekonomi daerah. Pembenahan yang dilakukan pun diharapkan tidak berhenti pada perbaikan fisik semata, tetapi juga mampu membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap pasar tradisional.

Langkah turun langsung ke lapangan ini menjadi sinyal bahwa pembenahan pasar tidak akan berhenti pada rencana, melainkan bergerak menuju eksekusi yang terukur dan berdampak nyata. (Ris1)

Berita terkait

Pemkab Tanah Datar Gelar Forum  Kemitraan Kesehatan, Perkuat Komitmen Pelayanan Bagi Masyarakat

Pemkab Tanah Datar Gelar Forum Kemitraan Kesehatan, Perkuat Komitmen Pelayanan Bagi Masyarakat

Tanah Datar-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satunya melalui pelaksanaan Rapat Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan dan Pemangku Kepentingan Tingkat Kabupaten Tanah Datar Semester I Tahun 2026 yang digelar di Emersia Hotel Batusangkar, Kamis (18/6/2026). Kegiatan

Rafles
Presiden Prabowo Tegaskan Himbara sebagai Motor Ekonomi Nasional dengan Kapitalisasi Rp1.100 Triliun

Presiden Prabowo Tegaskan Himbara sebagai Motor Ekonomi Nasional dengan Kapitalisasi Rp1.100 Triliun

Jakarta-Spektroom : Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan bersama jajaran komisaris dan direksi Himpunan Bank Negara (Himbara) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (18/06/2026). Dalam pertemuan tersebut Kepala Negara menegaskan peran strategis bank Himbara bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam keterangannya usai pertemuan, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM yang juga CEO

Rafles
Hadapi El Nino Godzilla, Pemerintah Pastikan Kesiapan Cadangan Pangan dan Infrastruktur Pertanian Nasional

Hadapi El Nino Godzilla, Pemerintah Pastikan Kesiapan Cadangan Pangan dan Infrastruktur Pertanian Nasional

Jakarta-Spektroom : Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (18/6/2026). Pemanggilan Mentan oleh Presiden itu untuk memastikan ketersediaan stok pangan nasional serta kesiapan infrastruktur pertanian dalam menghadapi potensi dampak fenomena iklim El Nino Godzilla. Dalam keterangannya usai pertemuan, Mentan menjelaskan bahwa

Rafles