Pastikan Karya Seni Terlindungi, Kemenkum Sumbar Gandeng ISI Padang Panjang

Pastikan Karya Seni Terlindungi, Kemenkum Sumbar Gandeng ISI Padang Panjang
Pertemuan Kemenkum Simbar dengan pihak ISI Padang Panjang. (Foto: Dok. Kemenkum Sumbar)

Spektroom - Karya seni bukan sekadar ekspresi, melainkan aset berharga yang wajib dipagari oleh hukum.

Semangat inilah yang melandasi kunjungan koordinasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Barat (Kemenkum Sumbar) ke Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang pada Senin (28/01/2026).

Bertempat di Gedung Rektorat, tim Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual (KI) Kemenkum Sumbar mengajak pihak kampus untuk melangkah lebih jauh dalam melindungi setiap inovasi dan karya seni melalui pendirian Sentra KI.

Kepala Bidang Pelayanan KI Kemenkum Sumbar, Faisal Rahman, menjelaskan bahwa Sentra KI akan menjadi jembatan emas bagi para dosen dan mahasiswa.

Dengan adanya wadah ini, pendaftaran karya tidak lagi dilakukan secara parsial, melainkan terpusat dan lebih profesional.

"Kami siap memberikan pendampingan penuh bagi operator Sentra KI di ISI agar setiap permohonan, baik Hak Cipta maupun Desain Industri, bisa diproses lebih cepat dan akurat," ujar Faisal di hadapan jajaran pimpinan ISI Padang Panjang.

Wakil Rektor I ISI Padang Panjang, Prof. Rosta Minawati, menyambut hangat inisiatif ini. Menurutnya, selama ini banyak karya dosen yang berpotensi masuk dalam rezim Desain Industri namun masih terkendala administrasi.

Keberadaan Sentra KI diharapkan dapat membantu hilirisasi karya seni ke dunia industri secara lebih luas. Selain itu, legalitas kerja sama ini juga menjadi poin penting dalam mendongkrak data dukung akreditasi kampus melalui prestasi dan perlindungan karya yang sah.

Diskusi yang berlangsung konstruktif ini juga memberikan solusi atas beberapa permohonan Desain Industri yang sebelumnya sempat tertunda.

Kemenkum Sumbar berkomitmen untuk membantu melakukan pengecekan mendalam ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) pusat demi kepastian hukum bagi para pengabdi seni di ISI.

Sinergi ini diharapkan segera diformalkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS), sebagai langkah nyata menjadikan ISI Padang Panjang sebagai barometer perlindungan kekayaan intelektual seni di Sumatera Barat. (RRE/Rel)

Berita terkait

Festival Minangkabau 2026 Sukses Digelar, Dongkrak Ekonomi Rakyat dan Kunjungan Wisata Tanah Datar

Festival Minangkabau 2026 Sukses Digelar, Dongkrak Ekonomi Rakyat dan Kunjungan Wisata Tanah Datar

Tanah Datar–Spektroom : Festival Minangkabau (FM) 2026 kembali membuktikan bahwa kekuatan budaya tidak hanya mampu menjaga warisan leluhur, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Selama empat hari penyelenggaraan, ribuan wisatawan memadati berbagai lokasi kegiatan, sementara ratusan pelaku usaha kecil menikmati meningkatnya transaksi dari ramainya pengunjung. Festival yang menjadi puncak Program

Riswan Idris, Rafles
Mentawai Rebut 2 Medali pada Kejurnaswil Shorinji Kempo 2026 di Sawahlunto

Mentawai Rebut 2 Medali pada Kejurnaswil Shorinji Kempo 2026 di Sawahlunto

Sawahlunto - Spektroom : Dua atlet kempo (Kenshi) Kabupaten Kepulauan Mentawai berhasil meraih medali dalam Kejuaraan Nasional Wilayah (Kejurnaswil) Shorinji Kempo se-Sumatera di Kota Sawahlunto pada 23-27 Juni 2026. Pelatih kontingen Kabupaten Kepulauan Mentawai Aljufri mengatakan, sebanyak 8 atlet Mentawai telah diturunkan pada laga Kejurnaswil Shorinji Kempo se-Sumatera. Dijelaskan, sebelumnya mereka

Diah Utami, Rafles
Libur Sekolah, KAI Daop 4 Tingkatkan Patroli dan Pengamanan Jalur Kereta

Libur Sekolah, KAI Daop 4 Tingkatkan Patroli dan Pengamanan Jalur Kereta

SEMARANG- Spektroom: PT KAI Daop 4 Semarang memperkuat pengawasan di sepanjang jalur kereta api selama masa libur sekolah guna mencegah berbagai aktivitas yang berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan kereta api. Pengamanan dilakukan melalui patroli rutin petugas, pemeriksaan jalur, peningkatan pemantauan di titik rawan, serta koordinasi dengan aparat keamanan dan masyarakat sekitar

Karindra, Bian Pamungkas