Pastikan Pemudik Balik Selamat dan Aman Dalam Pelayaran, Kapolri Tinjau Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan

Pastikan Pemudik Balik Selamat dan Aman Dalam Pelayaran, Kapolri Tinjau Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menerima laporan situasi terkini di Pelabuhan Bakauheni dari Kapolda Lampung. (Foto Bidhumas Polda Lampung).

Lampung Selatan -Spektroom : Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djauzal hari ini Sabtu (28/3/2026) menyambut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Pelabuhan Bakauheni di Lampung Selatan guna meninjau perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (siskamtibmas) dan arus balik Lebaran 2026.

Peninjauan Kapolri tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran pergerakan pemudik balik gelombang kedua yang akan menyeberang dari Sumatera menuju Jawa.

Kapolri tiba di Pos Terpadu Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Sabtu (28/3/2026) siang. Nampak mendampingi Kapolri Menhub Dody Purwagandhi dan Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho.

Kedatangan Kapolri dan Menhub, selain disambut Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, juga Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf, dan Forkopimda Lampung serta Dirut ASDP Heru Widodo seluruh stakeholder di Pelabuhan Bakauheni.

Setelah menerima laporan situasi terkini di Pelabuhan Bakauheni dari Kapolda Lampung, Kapolri langsung menuju area tunggu kendaraan.

Di sana, mereka menyempatkan diri menyapa dan membagikan bingkisan kepada para pemudik yang tengah mengantre masuk ke dermaga.

Peninjauan kemudian berlanjut ke Pos Kesehatan, hingga Terminal Keberangkatan dan di Ruang Tunggu dalam Kapal di Dermaga 2. Kapolri juga Meninjau Pos Siaga SAR Brimob, Pos Pengamanan SAR Polairud, hingga Basarnas.

Pos ini dilengkapi berbagai perlengkapan untuk melayani dan memastikan keamanan seluruh pemudik balik.

"Guna mencegah penumpukan kendaraan di area pelabuhan, Polri telah menyiagakan sejumlah buffer zone di jalur menuju Bakauheni, tepatnya di Km 20B, Km 33B, dan Km 49B. Skema ini diterapkan agar arus kendaraan masuk ke dermaga lebih teratur" ujar Kapolri Listyo Sigit kepada sejumlah wartawan disela peninjauannya.

Berdasarkan laporan, data operasional di Dermaga 2, lanjut Kapolri sejumlah kapal Roro telah disiagakan untuk mengangkut ribuan penumpang dan kendaraan. Beberapa di antaranya adalah KMP Caitlyn 7, KMP Munic, KMP Rapurda Jaya dan KMP Tribuana.

Kapolri mengatakan, peninjauan ini untuk memastikan betul bahwa seluruh fasilitas pelayanan, mulai dari ruang tunggu hingga kesiapan kapal, benar-benar maksimal dalam melayani masyarakat yang akan kembali dari mudik.

"Peninjauan ini dilakukan dalam masa kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD). Meski Operasi Ketupat 2026 telah berakhir, kami melanjutkan operasi dengan KRYD untuk memastikan seluruh masyarakat yang mudik tiba di rumah dengan aman sesuai tagline mudik 2026 'Mudik Aman, Keluarga Bahagia" tutup dia.(@Ng).

Berita terkait

Prof. La Ode Husen: Indonesia Harus Jadi Mediator, Bukan Bagian dari Konflik Iran–Israel–AS

Prof. La Ode Husen: Indonesia Harus Jadi Mediator, Bukan Bagian dari Konflik Iran–Israel–AS

Makassar-Spektroom: Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) sekaligus Direktur Program Pascasarjana UMI Makassar, Prof. Dr. H. La Ode Husen, menegaskan bahwa Indonesia harus mengambil posisi sebagai mediator dalam konflik global, bukan menjadi bagian dari pusaran pertikaian antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat. Dalam analisis konstitusionalnya, Prof. La Ode

Yahya Patta, Buang Supeno
Irigasi Jadi Kunci, Pemkab Lumajang Siapkan Payung Hukum Demi Ketahanan Pangan

Irigasi Jadi Kunci, Pemkab Lumajang Siapkan Payung Hukum Demi Ketahanan Pangan

Lumajang-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa penguatan sistem irigasi menjadi langkah krusial dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus menopang keberlangsungan ekonomi masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan air dan keterbatasan sumber daya. Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menyampaikan bahwa sektor pertanian sebagai tulang punggung daerah sangat bergantung pada ketersediaan air yang

Budi Sucahyono, Buang Supeno
Prof. Dr. Mahfudnurnajamuddin Soroti Dilema Kebijakan Cukai Rokok Berlapis: Antara Penerimaan Negara dan Ancaman Pasar Ilegal

Prof. Dr. Mahfudnurnajamuddin Soroti Dilema Kebijakan Cukai Rokok Berlapis: Antara Penerimaan Negara dan Ancaman Pasar Ilegal

Makssar-Spektroom: Rencana pemerintah menambah lapisan tarif cukai rokok mulai Mei 2026 mendapat sorotan dari kalangan akademisi. Kebijakan yang ditujukan untuk meningkatkan penerimaan negara sekaligus menekan peredaran rokok ilegal ini dinilai berpotensi menimbulkan efek sebaliknya jika tidak diimbangi dengan pengawasan yang kuat. Pandangan tersebut disampaikan oleh Prof. Dr. Mahfudnurnajamuddin, Guru Besar

Yahya Patta, Buang Supeno