Pastikan Tidak Ada Korban Tertinggal, Operasi SAR Terus Dilakukan
Spektroom – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama tim gabungan Basarnas, TNI-Polri, dan relawan masih melakukan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) secara terbatas namun optimal pascabencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Upaya itu menjadi komitmen Pemerintah agar tidak ada korban tertinggal akibat bencana tersebut.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam konferensi pers di Pusat Informasi dan Media Center, di Banda Aceh, Sabtu (20/12/2025) mengatakan, operasi SAR di Provinsi Aceh dilakukan di 6 kabupaten, Sumut dilakukan di 4 sektor dan di Sumbar 5 sektor. Total operasi SAR hingga kini masih dilakukan di 6 kabupaten dan 9 sektor.
“Untuk Aceh, operasi SAR masih dioptimalkan di 6 kabupaten guna memastikan tidak ada lagi korban yang tertinggal di kawasan permukiman maupun wilayah terdampak,” ungkapnya.
Selain pencarian, proses identifikasi korban juga terus diintensifkan. Menurut Abdul Muhari, identifikasi by name by address menjadi penting untuk memastikan pemenuhan hak ahli waris, termasuk yang berkaitan dengan hunian sementara dan hunian tetap.
Berdasarkan data terkini situasi dan penanganan pasca bencana banjir dan longsor, hingga kini tercatat jumlah korban meninggal dunia mencapai 1.090 jiwa. Jumlah tersebut bertambah 19 korban jiwa dibandingkan data sebelumnya yang mencatat 1.071 korban meninggal dunia.
“Kami menyampaikan simpati dan belasungkawa yang mendalam atas seluruh korban,” ujar Abdul Muhari.
Data korban hilang berdasarkan rekapitulasi tiga posko tercatat bertambah satu orang. Data tersebut masih bersifat dinamis karena terus diperbarui dari tingkat kelurahan hingga RT, RW, dusun, kampung, dan gampong.
Jumlah pengungsi terkini sebanyak 510.528 jiwa, atau berkurang sekitar 16 ribu orang. Penurunan tersebut terjadi karena sebagian warga mulai kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan area terdampak. Meski demikian, kebutuhan makan pengungsi masih dipenuhi melalui dapur umum.
Dalam hal distribusi logistik, BNPB melaporkan penyaluran bantuan terus berlangsung di tiga provinsi terdampak. Di Provinsi Aceh, logistik yang tersalurkan dalam sehari mencapai 25,8 ton, terdiri dari 16 sorti udara seberat 22,6 ton dan 1 sorti darat seberat 3,3 ton.
Di Provinsi Sumut, bantuan logistik yang disalurkan mencapai 7,17 ton sehari, terdiri dari 4 sorti darat seberat 5,3 ton dan 4 sorti udara seberat 1,8 ton. Sedangkan di Provinsi Sumbar, logistik yang tersalurkan sehari mencapai 14,7 ton, terdiri dari 2 sorti udara seberat 1,6 ton dan 9 perjalanan darat seberat 13,13 ton.