Pelantikan PW PII Kalteng dan HARBA ke-79 Teguhkan Kebangkitan Pelajar Islam di Era Digital

Pelantikan PW PII Kalteng dan HARBA ke-79 Teguhkan Kebangkitan Pelajar Islam di Era Digital
Penandatanganan Berita Acara Pelantikan PW PII Kalteng Periode 2026-2028 (Foto: Polin/Spektroom)

Palangka Raya-Spektroom: Pelantikan Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Kalimantan Tengah yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Bangkit (HARBA) PII ke-79 menjadi momentum penting kebangkitan gerakan pelajar Islam di tengah tantangan era digital. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, Jumat (15/5/2026), berlangsung khidmat sekaligus penuh semangat perjuangan.

Mengusung tema “Revitalisasi Gerakan Pelajar Islam Indonesia sebagai Rumah Kaderisasi dan Wadah Kolaborasi Pengembangan Pelajar dalam Mewujudkan Kalteng Cerdas untuk Menyambut Indonesia Emas 2045,” kegiatan tersebut menegaskan komitmen PII sebagai organisasi kader yang tetap relevan dalam membentuk generasi muda berkarakter, kritis, dan berintegritas.

Pelantikan dan HARBA PII ke-79 dihadiri berbagai unsur masyarakat dan organisasi, mulai dari perwakilan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kalimantan Tengah, Rohis Kota Palangka Raya, hingga delegasi pelajar dari sejumlah sekolah di Kota Palangka Raya.

Kehadiran lintas elemen tersebut menunjukkan bahwa pembangunan generasi muda membutuhkan kolaborasi bersama seluruh komponen bangsa.

Prosesi Pelantikan PW PII Kalteng Periode 2026-2028 (Foto: Polin/Spektroom)

Sambutan Ketua Keluarga Besar (KB) PII Kalimantan Tengah yang juga Bupati Barito Selatan, Dr. H. Eddy Raya Samsuri, S.T., M.M., disampaikan oleh Drs. H. Rois Mahfud, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menyoroti fenomena “generasi scroll” yang kini menjadi realitas kehidupan pelajar di tengah derasnya arus informasi digital.

Menurutnya, tantangan generasi muda saat ini bukan lagi minimnya akses informasi, melainkan banjir informasi tanpa arah yang berpotensi memicu krisis karakter dan degradasi nilai.

“Pelantikan hari ini adalah awal dari amanah perjuangan. Pemimpin bukan soal jabatan, melainkan tentang tanggung jawab dan pengabdian. Harus siap bekerja, siap melayani, siap mendengar, dan siap berkembang demi organisasi serta umat,” tegasnya.

Ia menambahkan, PII harus hadir bukan sekadar organisasi formal, tetapi menjadi ruang pembinaan yang mampu melahirkan generasi pelajar yang literatif, produktif, kritis, dan tetap berakhlak mulia.

Dukungan terhadap eksistensi PII juga disampaikan Kabid Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Tengah, H. Elly Saputra, S.Pd., M.Si. Ia menilai kompleksitas persoalan pelajar saat ini membutuhkan organisasi yang benar-benar hadir mendampingi generasi muda.

“PII memiliki posisi strategis dalam membangun karakter, spiritualitas, dan kesadaran intelektual pelajar di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks. Kami berharap sinergi dan komunikasi antara PII dengan Kementerian Agama terus diperkuat melalui program-program pembinaan dan pengembangan pelajar di Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum PW PII Kalimantan Tengah terpilih, Haerul Anwar, menegaskan komitmennya menjadikan PII sebagai rumah bersama bagi seluruh pelajar untuk bertumbuh dan berkembang.

Menurutnya, PII tidak boleh hanya hidup dalam simbol dan atribut organisasi semata, melainkan harus hadir nyata di tengah kehidupan pelajar.

“Kami tidak ingin hanya menjadi organisasi yang hidup di atas nama dan atribut semata. PII harus menjadi rumah yang terbuka, tempat setiap pelajar merasa diterima untuk belajar, bertumbuh, dan menemukan arah perjuangannya,” ucap Haerul.

Ia juga menegaskan bahwa PW PII Kalimantan Tengah merupakan bagian dari ekosistem besar pembangunan daerah dan siap menjadi jembatan pengembangan potensi pelajar menuju Kalteng yang lebih cerdas dan berdaya saing.

Foto bersama dengan semua Unsur Pimpinan dan Tamu undangan (Foto: Polin/Spektroom)

Ketua Panitia, Abdul Sani, mengatakan pelantikan dan HARBA PII ke-79 bukan sekadar agenda seremonial tahunan organisasi, melainkan momentum refleksi sekaligus kebangkitan baru gerakan pelajar Islam.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum penting untuk menguatkan kembali peran Pelajar Islam Indonesia sebagai rumah kaderisasi, tempat lahirnya generasi pelajar yang berilmu, berakhlak, dan memiliki komitmen perjuangan,” katanya.

Sementara itu, perwakilan Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia, Abdul Rohim, S.T., menekankan pentingnya penguatan nilai dan literasi digital di tengah keterbukaan informasi yang semakin luas.

Menurutnya, kemajuan teknologi tidak boleh membuat pelajar kehilangan arah dan identitas. Karena itu, PII harus hadir sebagai ruang pembinaan, ruang solusi, sekaligus ruang perjuangan bagi generasi muda.

“PII harus mampu menjadi problem solver bagi pelajar. Trilogi perjuangan PII, yakni Muslim, Cendekia, dan Pemimpin, harus menjadi fondasi dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial,” tegasnya.

Pelantikan PW PII Kalimantan Tengah dan HARBA PII ke-79 akhirnya menjadi simbol bahwa gerakan pelajar Islam tetap memiliki peran penting dalam membangun masa depan bangsa. Di tengah tantangan era digital yang bergerak cepat, PII hadir menjaga idealisme, membina karakter, dan menyalakan semangat kepemimpinan di kalangan pelajar.

Dari Aula Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, semangat itu kembali diteguhkan: pelajar bukan sekadar pewaris masa depan, tetapi penentu arah peradaban menuju Indonesia Emas 2045. (Polin-Masrul)

Berita terkait

LAZNAS BMH Serahkan Bingkisan untuk Dai Tangguh Bentuk Apresiasi Untuk Pejuang Umat

LAZNAS BMH Serahkan Bingkisan untuk Dai Tangguh Bentuk Apresiasi Untuk Pejuang Umat

Ternate-Spektroom : Dalam rangkaian kegiatan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) 2026, Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Perwakilan Maluku Utara menyerahkan bingkisan apresiasi kepada para dai tangguh binaan BMH se-Maluku Utara yang berlangsung di Asrama Haji Transit Ternate. Pemberian bingkisan tersebut menjadi bentuk penghormatan dan dukungan kepada para dai yang selama ini istiqamah menjalankan

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Meningkatnya Jumlah Lansia di Maluku Utara, BKKBN Perkuat Program Lansia Berdaya

Meningkatnya Jumlah Lansia di Maluku Utara, BKKBN Perkuat Program Lansia Berdaya

Sofifi–Spektroom : Jumlah penduduk lanjut usia (lansia) di Provinsi Maluku Utara mengalami peningkatan. Berdasarkan hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025, persentase penduduk lansia mencapai 8,58 persen, yang didominasi oleh kelompok kelahiran tahun 1946–1964. Meski belum masuk dalam kategori ageing population, kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena sudah

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Presiden Prabowo Terima Delegasi Hisense di Kertanegara, Saksikan Penandatanganan MoU dengan Danantara

Presiden Prabowo Terima Delegasi Hisense di Kertanegara, Saksikan Penandatanganan MoU dengan Danantara

Jakarta-Spektroom : Presiden Prabowo Subianto menerima delegasi Hisense di kediamannya di Kertanegara, Jakarta, pada Jumat, 15 Mei 2026. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama investasi dan kemitraan strategis antara Indonesia dengan pelaku industri global. "Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo turut menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of

Rafles
Bupati dan Wabup Tanah Datar Tinjau Lokasi Longsor, Pastikan Seluruh Korban dan Kerusakan Terdata

Bupati dan Wabup Tanah Datar Tinjau Lokasi Longsor, Pastikan Seluruh Korban dan Kerusakan Terdata

Tanah Datar-Spektroom : Memasuki hari ketiga pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tanah Datar, Bupati Tanah Datar Eka Putra bersama Wakil Bupati Ahmad Fadly kembali meninjau langsung lokasi terdampak bencana, Jumat (15/5/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh dampak bencana, mulai dari warga terdampak,

Riswan Idris, Rafles