Pembangunan Pusat Pemerintahan Papua Selatan Tekankan Pentingnya Sistem Drainase Kota

Pembangunan Pusat Pemerintahan Papua Selatan Tekankan Pentingnya Sistem Drainase Kota
Menteri PU saat meninjau pembangunan pusat pemerintahan Papua Selatan ( birkom pu)

Spektroom – Kementerian Pekerjaan Umum  menekankan pentingnya perhatian serius terhadap sistem drainase kota sebagai upaya antisipasi potensi genangan dan banjir. Hal itu dikatakan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo ketika  meninjau progres pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan (KPP) Provinsi Papua Selatan di Kawasan Terpadu Mandiri (KTM) Salor, Kabupaten Merauke.

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pembangunan kawasan Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua Selatan berjalan sesuai rencana serta memperhatikan aspek keberlanjutan infrastruktur.

Pusat pemerintahan Papua Selatan hampir selesaj ( birkom pu)

Dalam tinjauannya, Menteri Dody menekankan pentingnya perhatian serius terhadap sistem drainase kota sebagai upaya antisipasi potensi genangan dan banjir. Menurut Menteri Dody, kesiapan drainase menjadi faktor kunci mengingat karakteristik curah hujan di wilayah Merauke serta dinamika perubahan pola cuaca.

“Saya titip kepada jajaran Cipta Karya, Sumber Daya Air, dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional, drainasenya harus benar-benar dijaga. Jangan sampai ketika hujan turun justru menimbulkan genangan. Walaupun daerah ini dikenal relatif kering, kita tetap harus antisipasi karena pola cuaca sekarang berubah-ubah," kata Menteri Dody di Merauke,Senin ( 9/2/2026).

Tim kementerian PU yang telah bekerja untuk pembangunan Papua Selatan ( birkom pu)

Menteri Dody menambahkan bahwa upaya pemeliharaan dan pengawasan sistem drainase harus menjadi bagian integral dari pembangunan kawasan, agar pusat pemerintahan Provinsi Papua Selatan dapat berfungsi optimal dalam jangka panjang tanpa terganggu persoalan banjir.

Pembangunan KPP Provinsi Papua Selatan meliputi Kantor Gubernur, Gedung DPRD, Gedung Majelis Rakyat Papua (MRP), Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) beserta jaringan perpipaan, Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST), Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT), serta pekerjaan land development yang mencakup penyiapan lahan, aksesibilitas kawasan, sistem drainase, utilitas dasar, dan penataan lingkungan.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Dody juga menyampaikan apresiasi atas progres pembangunan infrastruktur pendukung KPP Provinsi Papua Selatan yang dinilai menunjukkan perkembangan signifikan sejak dimulai pada 2024.

“Tadi saya mendarat masih sore, saya langsung menyempatkan diri melihat ke lokasi. Saya tidak kaget, progresnya sudah bagus,”ujar Menteri Dody.

Selain meninjau kawasan pemerintahan, Menteri Dody memastikan bahwa sejumlah ruas jalan menuju KPP Provinsi Papua Selatan yang belum tertangani akan diselesaikan secara bertahap pada Tahun Anggaran 2026 guna mendukung konektivitas dan aksesibilitas kawasan.

Dalam rangkaian kunjungan kerja di Merauke, Menteri Dody juga meninjau progres pengembangan Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN) di Wanam. Kementerian PU akan berdialog dengan para petani setempat untuk menyerap aspirasi dan memastikan dukungan infrastruktur dapat diberikan sesuai kewenangan.

Berita terkait

Tinjau Lokasi Bencana Gempa Sulteng, Menteri Dody Prioritaskan Keandalan Infrastruktur Dasar

Tinjau Lokasi Bencana Gempa Sulteng, Menteri Dody Prioritaskan Keandalan Infrastruktur Dasar

Palu – Spektroom : Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meninjau langsung sejumlah infrastruktur dasar pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah. Peninjauan dilakukan pada Minggu (21/6/2026) dengan menyusuri Jalan Alternatif Palolo–Napu di Kabupaten Sigi untuk memastikan kondisi konektivitas wilayah, keandalan infrastruktur jembatan, serta keberlangsungan layanan air

Nurana Diah Dhayanti
Gubernur DKI Jakarta Canangkan Pedestrian Deck Dukuh Atas Enam Moda Transportasi Bakal Terintegrasi

Gubernur DKI Jakarta Canangkan Pedestrian Deck Dukuh Atas Enam Moda Transportasi Bakal Terintegrasi

Jakarta - Spektroom: Pedestrian Deck Dukuh Atas akan mengintegrasikan enam moda transportasi, lebih banyak dari rencana awal yang disebut hanya menghubungkan empat moda.Hal tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang resmi mencanangkan pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (21/6/2026). Fasilitas tersebut

Irvan Idris Saleh, Nurana Diah Dhayanti