Pembiayaan Syariah Mendorong Pertumbuhan Bisnis Baru dan Tidak Memberatkan Bagi UMKM

Pembiayaan Syariah Mendorong Pertumbuhan Bisnis Baru dan Tidak Memberatkan Bagi UMKM
Kepala Divisi Komersial BSN, Veri ( kiri) saat menjadi pembicara saat talkshow UMKM di Jakarta ( Spektroom/ dd)

Jakarta -  Spektroom : Keberadaan  bank syariah di tengah-tengah bank konvensional yang terus tumbuh, sangat strategis dalam penguatan UMKM (Usaha Menengah Kecil Menengah) produk halal, terutama melalui penyediaan pembiayaan yang sesuai prinsip syariah dan berkeadilan.

Hal itu dikatakan Kepala Divisi Komersial BSN, Veri, di kesempatan menjadi pembicara dalam talkshow bertema  "Lebih Berkah Pembiayaan Syariah Bagi Pelaku UMKM Produk Halal" sekaligus Buka Puasa Bersama AMKI (Talkshow dan Santunan) yang digelar Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) DKI Jaya, di Jakarta, Kamis ( 26/2/2026)

Skema pembiayaan syariah, lanjut Very, dapat memberikan alternatif permodalan yang lebih inklusif bagi pelaku UMKM, sekaligus mendorong tata kelola usaha yang lebih baik.

"Bank syariah dapat mengintegrasikan pembiayaan dengan program pendampingan usaha, sehingga pelaku UMKM tidak hanya memperoleh akses modal, tetapi juga penguatan kapasitas manajerial dan keberlanjutan bisnisnya," ucapnya

Di sisi lain, bank syariah juga berperan dalam memperkuat ekosistem halal melalui sinergi dengan regulator, lembaga sertifikasi, dan pemangku kepentingan lainnya, imbuh Very.

Lebih jauh Very memaparkan,  perkembangan Bank Syariah Nasional beserta berbagai skema pembiayaan berbasis akad syariah, ramah bagi pelaku UMKM, mulai dari modal kerja, pembiayaan usaha, hingga program subsidi pemerintah.

Ia menegaskan bahwa pembiayaan syariah menyesuaikan cash flow usaha sehingga lebih fleksibel dan tidak memberatkan pelaku usaha, sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan halal.

Bank syariah, khususnya BSN, lanjut Very, juga memberikan dukungan pembiayaan untuk proses sertifikasi halal, pengembangan produk, hingga ekspansi pasar menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya saing UMKM halal.

Staf Ahli Menteri UMKM Bidang Komunikasi dan Hubungan Antar Lembaga, Sudaryano R Lamangkona. ( Spektroom/dd)

Staf Ahli Menteri UMKM Bidang Komunikasi dan Hubungan Antar Lembaga, Sudaryano R Lamangkona. menegaskan, pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung penguatan UMKM, termasuk melalui pembiayaan syariah.  “Kita harus bersama-sama membangun UMKM untuk mendorong peningkatan perekonomian nasional,” ujarnya.

Menurut Sudaryano, dukungan pembiayaan yang inklusif dan sesuai prinsip syariah menjadi instrumen penting untuk memperkuat UMKM produk halal. “Saya berharap AMKI juga terus berperan aktif dalam mengedukasi dan menyosialisasikan pentingnya pembiayaan syariah serta penguatan UMKM halal kepada masyarakat luas,” ucapnya.

Selain Talkshow juga kegiatan santunan anak yatim ( spektroom/ dd)

Ketua AMKI Jaya, Heryanto dalam kata sambutannya menyebut, antusiame yang diberikan oleh lembaga-lembaga pemerintah maupun swasta terhadap peran serta AMKI dalam menyosialisasikan berbagai programnya, menurutnya sangat baik dan sinergis.

"Penguatan UMKM atau pun produk halal, misalnya, bisa disinergikan dengan peran AMKI sebagai penyampai informasi kepada masyarakat luas agar sampai dengan detail dan benar," ujar heryanto

Berita terkait

Indikator Keberhasilan Asset Recovery Dapat Dilihat Dari Peningkatan Kesra dan Terwujudnya Keadilan Sosial

Indikator Keberhasilan Asset Recovery Dapat Dilihat Dari Peningkatan Kesra dan Terwujudnya Keadilan Sosial

Makassar-Spektroom : Kejahatan korupsi di Indonesia tidak hanya tercermin dari jumlah perkara dan pelaku yang di proses secara hukum namun juga dari besarnya dampak kerugian keuangan negara yang di timbulkannya.Hal tersebut dapat teihat dari laporan hasil pemantauan tren penindakan korupsi yang secara berkala di susun oleh Indonesian Corruption Watch ICW,

Yahya Patta, Nurana Diah Dhayanti
DWP Kemenag Tikep Salurkan Santunan Untuk Kaum Dhuafa, Anak Yatim, Lansia dan Disabilitas

DWP Kemenag Tikep Salurkan Santunan Untuk Kaum Dhuafa, Anak Yatim, Lansia dan Disabilitas

Tidore-Spektroom: Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) melaksanakan pemberian santunan untuk kaum dhuafa, anak yatim dan lansia serta disabilitas di Kota Tidore Kepulauan. Kegiatan DWP Berbagi dengan pemberian santunan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial DWP Kemenag Kota Tidore Kepulauan terhadap

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru