Pembiayaan yang Memadai Memungkinkan Pelaku Usaha untuk Meningkatkan Kapasitas Produksi

Pembiayaan yang Memadai Memungkinkan Pelaku Usaha untuk Meningkatkan Kapasitas Produksi
Promovenda Fyrdha Faradyba Hamzah saat presentasi Disertasi. (Foto: Yahya Patta/Spektroom)

Makassar-Spektroom : Akses pembiayaan merupakan salah satu kunci dalam mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan usaha kecil. Pembiayaan yang memadai memungkan.pelaku usaha untuk untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar serta menjaga keberlanjutan operasional usaha. Meski demikian dalam prakteknya, pelaku.usaha kecil masih masih menghadapi berbagai kendala dalam memperoleh pembiayaan dari lembaga keuangan formal, seperti persyaratan administratif yang kompleks, keterbatasan agunan serta rendahnya kemampuan dalam menyusun laporan keuangan.

Hal ini di ungkapkan Fyrdha Faradyba Hamzah dalam Disertasinya tentang Pengaruh Persepsi Kemudahan, Literasi Keuangan dan Sosialidasi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Terhadap Akses Pembiayaan Dengan Financial Technology Sebagai Variabel Intervening Pada elaku Usaha Kecil di Kota makassar, ketika mengikuti uji kompetensi untuk meraih Gelar Doktor Ilmu Managemen DIM Pada Program Pasca Sarjana PPs UMI Makassar di Kampus PPs UMI, Rabu 8 April 2026.

Uji Kompetensi dipimpin Direktur PPs Umi makassar Prof Dr.H La Ode Husen SH.M.Hum dengan Penyanggah Dr.Asdar Djumareng SE.MM. ,Prof Dr.Amir Mahmud SE.M Si.M Ak.,Prof Dr.Hj Aryati SE.M.Si , .Prof Dr.Ramlawati.SE.MSi. Prof Dr.Muhammad Ali.SE.MS.i.Prof Dr
H.Kamal Hijaz SH.MH,Sementara bertindak Co Promotor 2 Prof Dr.Suryanti,SE.M.S.i.,Co Promotor 1 Prof Dr.Hj Masdar Mas'ud SE MS.i,.Sementara Promotor Promotor Prof Dr Abd Rahman Mus SE.MS.i.

Memurut Promovenda Fyrdha Faradyba Hamzah, kondisi ini menyevabkan sebagian besar usaha kecil belum sepenuhnya terjangkau oleh sistim keuangan formal, sehingga menimbulkan kesenjangan pembiayaan yang cukup signifikan. Pada bagian lain Fyrdha Faradybha Hamzah yang berhasil meraih Nilai Sangat Memuaskan, di kota Makassas perkembangan usaha kecil menunjukkan tren memuaskan dimana data Dinas Koperasi dan UKM kota Makassar pada tahun 2024 menunjukkan angka pelaku usaha kecil meningkat dari 737 unit usaha pada tahun 2023 mebnjadi 910 unit pada tahun 2024.

Gambaran ini jelas Fyrdha Faradyba yang juga Dosen Pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis FEB UMI Makassar, mencerminkan potensi ekonomi yang besar dan peran strategi usaha kecil dalam mendorong perekonomian daerah, meski disisi lain peningkatan jumlah pelaku usaha tersebut juga diikuti dengan meningkatnya kebutuhan terhadap akses pembiayaan yang lebih luas dan inklusif.

Berita terkait

Wako Pekanbaru Tegaskan Profesionalisme Satpol PP, Larang Pungutan Terhadap PKL

Wako Pekanbaru Tegaskan Profesionalisme Satpol PP, Larang Pungutan Terhadap PKL

Pekanbaru-Spektroom : Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan pentingnya peningkatan profesionalisme Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebagai garda terdepan dalam menjaga ketertiban dan wajah kota Seluruh personel diingatkan agar tidak melakukan praktik pungutan liar (pungli), khususnya kepada pedagang kaki lima (PKL).Wali Kota Agung saat memberikan arahan di Kantor Satpol

Salman Nurmin, Rafles
Polres Kuansing Gelar Apel Akbar Sabuk Kamtibmas, Tingkatkan Kesiapsiagaan Atasi Potensi Gangguan Keamanan

Polres Kuansing Gelar Apel Akbar Sabuk Kamtibmas, Tingkatkan Kesiapsiagaan Atasi Potensi Gangguan Keamanan

Teluk Kuantan-Spektroom : Polres Kuantan Singingi menggelar Apel Akbar Sabuk Kamtibmas di Lapangan Polres Kuansing, Rabu (15/4/2026), sebagai upaya memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Apel dipimpin Kapolres Kuansing, AKBP Hidayat Perdana, SH, S.I.K., MH, dan dihadiri unsur Forkopimda serta perangkat daerah. Dalam amanatnya,

Salman Nurmin, Rafles
Pascalebaran Penerbangan di Bandara Internasional Minangkabau Masih Padat

Pascalebaran Penerbangan di Bandara Internasional Minangkabau Masih Padat

Padang Pariaman-Spektroom : Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Rabu, 15 April 2026, terpantau padat. Berdasarkan jadwal resmi yang dirilis InJourney Airports, BIM melayani 47 pergerakan penerbangan, terdiri dari 24 kedatangan dan 23 keberangkatan. Rute Jakarta–Padang masih menjadi jalur penerbangan yang paling dominan. Sejumlah maskapai yang melayani rute

Diah Utami, Rafles