Trending

Pemerintah Berencana Membuat 10 Kota Baru di Berbagai Daerah

Pemerintah Berencana Membuat 10 Kota Baru di Berbagai Daerah
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) ( humas pkp)

Jakarta - Spektroom :  Pemerintah berencana akan membuat 10 Kota Baru di berbagai daerah di Indonesia dengan memanfaatkan lahan kosong milik Pemerintah, Pemda dan Kabupaten. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) memastikan saat ini sudah ada tanah seluas 5 hektare di Kabupaten Tangerang untuk pengembangan kota baru."Menteri Hukum sudah menyiapkan tanah sekitar 4,5-5 hektare di Tangerang, nanti Kabupaten Tangerang," ucap Ara di Menara BTN, Jakarta Pusat, usai Ara bertemu dengan Direktur Utama Bank Syariah Nasional (BSN) Alex Sofjan Noor melalui rilis Kementerian PKP, Jumat (15/5/2026)

Menurut Ara, kota itu nantinya dapat dihuni oleh masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), masyarakat berpenghasilan menengah, dan masyarakat berpenghasilan tanggung. Tak hanya hunian, masyarakat juga mendapat berbagai fasilitas, termasuk sarana pendidikan, ibadah, kesehatan, dan olahraga.

Saat ini, Kementerian PKP bekerja sama dengan beberapa instansi sedang mensurvei lokasi-lokasi lain yang strategis untuk mengembangkan kota baru. Mereka juga mencari lokasi untuk membangun rumah susun (rusun) subsidi.

Selain itu, Ara mengatakan sudah mengajak perbankan untuk ikut mengembangkan kota baru di Kabupaten Tangerang. Ia menyebut BSN akan mendukung dari segi pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR).Sebelumnya, Ara pernah mengatakan pihaknya menerima data lahan potensial untuk mengembangkan kota baru. Lahan tersebut dinilai memiliki kebutuhan hunian tinggi."Yang kedua, kami sudah mendapatkan data untuk bakal 10 kota baru. Di antaranya ada Tangerang, Bogor, Batang, Deli Serdang, kemudian Kubu Raya, kemudian beberapa titik lainnya.

Di Jawa Timur juga sudah diberikan datanya kepada kami," kata Ara dikutip dari keterangan tertulis bulan lalu. Pesan itu disampaikan Ara usai bertemu dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid untuk membahas potensi pemanfaatan lahan aset negara buat pembangunan rusun dan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Langkah ini merupakan upaya pemerintah mempercepat penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi MBR. Hal itu juga mengoptimalkan pemanfaatan aset negara yang belum dimanfaatkan secara  maksimal.

Berita terkait

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan kualitas produk, UMKM perlu memiliki pola pikir global, akses pasar, pembiayaan, pemenuhan standar, serta kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan ekspor

Anggoro AP
Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Padang-Spektroom : Sebanyak 118 pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Sumatera Barat mulai dikaji secara terperinci oleh Komisi V DPRD Sumbar bersama mitra kerja. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Pembahasan berlangsung alot melalui rapat kerja di Ruang

Rafles