Pemerintah Kota Tanjungpinang terus Melakukan Pematangan Pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Kepri
Tanjungpinang-Spektroom : Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-12 tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dipusatkan di ibu kota Provinsi, Kota Tanjungpinang, pada 4 hingga 9 Juli 2026.
Persiapan seluruh rangkaian acara dilakukan panitia baik perlombaan tilawah maupun Tahfiz, perhelatan akbar ini juga di meriahkan dengan pawai Ta’aruf dan malam Ta’aruf, Bazar dan pameran UMKM produk lokal.
Tidak luput dari perhatian Waliko Tanjungpinang Lis Darmansyah yaitu peserta Kafilah Kota Tanjungpinang yang mengikuti Training Center (TC) di Hotel Alltrue Tanjungpinang, Selasa (30/6/2026).
Wako Lis Darmansyah minta seluruh peserta kafilah Kota Tanjungpinang menjadikan setiap koreksi dari pelatih sebagai bekal untuk menyempurnakan penampilan menjelang MTQ nanti.
“Alhamdulillah, ini pertama kali kita melaksanakan simulasi bagi kafilah. Hari ini seluruh peserta mendapat koreksi dari pelatih. Kalu penampilan kita sudah sempurna, saya yakin juri manapun tidak dapat mengurangi nilai kita,”katanya.
Diharapkan seluruh peserta menjadikan setiap masukan sebagai bekal meningkatkan kualitas perbnampilan. Hasil Evaluasi perlu di tindak lanjuti agar setiap peserta mengetahui yang masih harus diperbaiki.
Lis minta Kesra mencatat setiap hasil penilai dan koreksi dari pelatih, kemudian membagikannya kepada masing masing peserta agar menjadi bahan evaluasi.
“Semangat untuk memperbaiki harus betul betul dijaga, seluruh hasil penilaian dan koreksi di catat, kemudian dibagikan kepada masing masing peserta agar mereka mengertahui secara spesifik apa yang harus di perbaiki,” ungkap Lis.

Kementrian Agama Tanjungpinang berkomitmen menghadirkan kafilah terbaik untuk berlaga pada MTQ tingkat Provinsi.
Kepala Kantor Kementerian Agama Tanjungpinang, Erizal menyampaikan simulasi menjadi bagian dari tahapan akhir pemusatan latihan untuk mengukur kesiapan seluruh peserta.
Sebanyak 54 peserta tampil sesuai cabang masing-masing dan langsung mendapat penilaian dari para pelatih. Hasil simulasi menjadi bahan evaluasi agar setiap peserta dapat membenahi kekurangan sebelum tampil pada MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau.
"Kita ingin mengetahui perkembangan hasil training center. Dari simulasi ini akan terlihat kelebihan dan kekurangan peserta sehingga masih ada waktu untuk melakukan pembenahan. Sehingga,pada penampilan di tingkat provinsi seluruh peserta dapat memberikan yang terbaik," tutur Erizal.
Ia menjelaskan, Kota Tanjungpinang mengikuti sejumlah cabang lomba, yakni tilawatil Quran, qiraat Al-Quran, hifzhil Quran, fahmil Quran, syahril Quran, khath Al-Quran, karya tulis ilmiah Al-Quran, serta tafsir Al-Quran dalam bahasa Indonesia, Arab, dan Inggris. Selama pemusatan latihan, para peserta didampingi 12 pelatih.
"Cabang tartil Al-Quran untuk peserta tunanetra tidak kami ikuti karena tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan. Alhamdulillah, seluruh peserta yang kami kirim dalam kondisi sehat," tambah Erizal.